Dosis Asam Folat Untuk Program Hamil


informasitips.com – Mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat selama masa kehamilan banyak disarankan oleh praktisi kesehatan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya Neural Tube Defect pada janin. Namun, tahukah Kamu bahwa asam folat juga dibutuhkan oleh perempuan yang sedang menjalankan program untuk hamil? Berapa dosis asam folat untuk program hamil? Apakah sama dengan dosis saat menjalani kehamilan?

Biasanya, suplemen asam folat dapat mulai dikonsumsi oleh wanita yang hendak merencanakan kehamilan 3 bulan sebelum pembuahan terjadi. Kadar asam folat yang cukup di dalam tubuh wanita yang tengah program hamil dibutuhkan demi menjamin tercegahnya berbagai kelainan pada janin sebagai akibat dari kurangnya asupan asam folat.

Dosis Asam Folat Saat Program Kehamilan

Menurut para ahli yang tergabung dalam American Academy of Pediatric, dosis asam folat yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh wanita yang merencanakan kehamilan adalah sebesar 400 mcg (microgram) per hari. Jumlah tersebut sedikit berbeda dengan kebutuhan asam folat bagi ibu hamil yang sebesar 600 mcg.

Konsumsi Asam Folat Pengaruhi Kesuburan

Apakah mengonsumsi Asam Folat dapat memengaruhi kesuburan sehingga seseorang bisa cepat hamil? Ya, mungkin saja demikian, karena defisiensi asam folat dapat menyebabkan anemia yang, menurut para ahli, berhubungan dengan kasus infertilitas (ketidaksuburan).

Baca Juga:

Berapa Kebutuhan Asam Folat Per Hari Bagi Ibu Hamil

Loading...

Asam Folat Sangat Penting untuk Ibu Hamil

Buah Alpukat Kaya Asam Folat Bermanfaat Bagi Ibu Hamil dan Janin

Mengonsumsi asam folat dapat menjamin pemenuhan kebutuhan nutrisi seseorang, sehingga dapat membantu terjadinya proses pembuahan (ovulasi).

Sumber Asam Folat (Selain Suplemen)

Selain dari suplemen vitamin, Kamu juga bisa mendapatkan asam folat dari beberapa bahan makanan, seperti roti yang difortifikasi, oat, beras merah, kedelai, sayuran yang berwarna hijau gelap (bayam ataupun brokoli), kacang-kacangan, asparagus, akar bit, kembang kol, wortel, jagung, jeruk, semangka, pisang, pepaya, nanas, stroberi, dan ati. Meski terdapat dalam banyak bahan pangan, namun, menurut para ahli, untuk mendapatkan asam folat dalam jumlah yang cukup tidak akan bisa hanya dengan mengandalkan dari makanan. Oleh karena itu, kehadiran suplemen asam folat dirasakan memang perlu.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>