Informasi dan Tips – informasitips.com

Keluhan Nyeri Pinggang (Punggung Bawah)

informasitips.com – Nyeri pinggang atau nyeri punggung bagian bawah merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering diderita banyak orang. Penyebabnya bisa karena berbagai faktor, diantaranya adalah karena duduk terlalu lama. Kondisi nyeri di pinggang tersebut pastinya mengganggu kenyamanan dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, keberadaannya perlu dicegah. Bagaimana cara mencegahnya?

Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara mencegah timbulnya nyeri pinggang atau nyeri punggung bawah, ada baiknya kita ketahui dulu beberapa fakta dan hal penting lainnya tentang gangguan kesehatan ini.

  1. Seberapa banyak penderitanya?
    Nyeri pinggang atau nyeri punggung bawah merupakan gangguan kesehatan berupa rasa nyeri dan sakit yang terjadi di sekitar daerah pinggang atau punggung bagian bawah. Gangguan ini sering dialami banyak orang. Hampir sebagian besar orang pernah mengalami nyeri pinggang atau punggung bawah dalam hidupnya. Sebuah studi kesehatan di Amerika menyebutkan bahwa 51% pria dan 57% wanita pernah mengeluh menderita nyeri pinggang atau punggung bawah. Dari sejumlah penderita itu, 50% nya tidak dapat berkerja selama beberapa waktu, dan 8% nya harus beralih pekerjaan ke jenis pekerjaan lain. Persentase penderita yang mengalami keluhan kesehatan ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

  2. Siapa yang beresiko besar terkena nyeri punggung bawah (nyeri pinggang)?
    Orang yang lebih beresiko untuk terkena nyeri pinggang atau punggung bawah adalah orang yang sering mengangkat beban berat, sering duduk lama, kelebihan berat badan, memiliki riwayat sakit pada persendian, sering mengalami stress, orang yang sudah lanjut usia dan mereka yang kurang berolahraga.

    Wanita hamil juga beresiko lebih besar untuk mengalami keluhan nyeri punggung bawah (nyeri pinggang). Memasuki trimester kedua kehamilan, janin akan bertambah berat sehingga dapat mengakibatkan nyeri pada daerah pinggang dan punggung (daerah belakang tubuh).

    (Untuk mengetahui lebih jelas tentang keluhan nyeri pinggang (punggung bawah) pada ibu hamil, Anda bisa membaca artikel tentang Sakit Punggung Saat Hamil)

  3. Apa saja faktor penyebab timbulnya nyeri pinggang (punggung bawah)?
    Beberapa hal yang menjadi faktor penyebab timbulnya keluhan nyeri pinggang (punggung bawah) adalah saraf terjepit atau disebut juga Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Terdorongnya nukleus pulposus (zat yang berada di antara ruas-ruas tulang belakang) ke arah luar akan menekan sumsum tulang belakang atau serabut-serabut saraf sehingga menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

    Penyebab selanjutnya bisa karena spasme otot atau disebut juga ketegangan otot. Spasme terjadi karena gerakan pinggang cukup keras dan mendadak, misalnya ketika mengangkat beban yang berat dalam posisi salah. Kondisi ini membuat otot sekitar pinggang menjadi tegang sehingga timbul rasa nyeri.

    nyeri pinggang bawah

    Duduk terlalu lama juga bisa menjadi penyebab munculnya nyeri pinggang (punggung) bawah. Sering atau banyak duduk dalam waktu lama terlebih dalam posisi yang salah dapat menyebabkan otot-otot pinggang menjadi tegang yang dapat merusak jaringan lunak di sekitarnya.

    Faktor lain penyebab keluhan nyeri pinggang adalah adanya tumor dan infeksi di sekitar pinggang, adanya gangguan pada ginjal seperti batu ginjal, bendungan pada ginjal, pendarahan ginjal, dan lain-lain. Diagnosa untuk penyebab karena adanya gangguan pada ginjal bisa dilakukan dengan tes urin, pemeriksaan dengan USG atau alat lainnya di sekitar daerah perut.

  4. Apa saja gejala atau tanda-tanda terkena nyeri pinggang?
    Gejalanya bisa berupa sulit dan sakit saat bergerak yang menyebabkan penderita tidak bisa berdiri atau berjalan. Gejala lainnya bisa berupa timbulnya rasa nyeri cukup hebat yang timbul di sekitar area belakang tubuh, timbul rasa sakit dan nyeri di daerah bawah tubuh sampai ke kaki, mulai timbul spasme (ketegangan otot), mati rasa atau kesemutan di daerah bawah tubuh, timbul nyeri di perut, otot, dan sendi.

  5. Apa saja dampak dari gangguan nyeri pinggang (punggung bawah)?
    Dampak dari adanya nyeri pinggang tentu tidak ringan. Selain menimbulkan rasa sakit dan nyeri, gangguan ini juga dapat mengahambat tubuh dalam beraktivitas. Namun, besarnya dampak yang ditimbulkan juga bergantung pada penyebabnya. Bila penyebabnya karena duduk terlalu lama, maka nyeri pinggang akan hilang setelah penderita berisitirahat. Tapi, bila penyebabnya karena adanya gangguan pada ginjal, nyeri baru akan hilang setelah gangguan pada ginjal tersebut diatasi.

    Yang cukup mengkhawatirkan adalah bila rasa nyeri timbul akibat saraf terjepit dan tidak segera ditangani. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan pada kedua kaki. Nyeri pinggang atau daerah punggung bagian bawah juga dapat menjalar ke bagian belakang tubuh lainnya, bisa sampai ke bagian punggung atas (pundak). Keluhan tersebut tentu saja sangat mengganggu dan membuat penderitanya mengalami kesulitan bergerak.

  6. Bagaimana cara pengobatannya nyeri pinggang (punggung bawah)?
    Hampir sebagian besar keluhan nyeri pinggang bisa hilang dengan bantuan istirahat di rumah. Namun, ada beberapa kondisi sakit pinggang yang mengharuskan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter, yaitu bila sakit di pinggang tak kunjung mereda, sakit cukup hebat dan tak mereda meski Anda sudah dalam posisi tiduran, tubuh bagian bawah (kaki) lemah dan mati rasa, timbul pembengkakan dan kemerah-merahan di pinggang.

    Untuk mengatasi nyeri pinggang haruslah dicari terlebih dahulu penyebabnya. Untuk mengetahui penyebabnya, perlu pemeriksaan langsung oleh dokter, ditunjang dengan pemeriksaan medis lainnya seperti foto rontgen pada poros tulang belakang. Terkadang, juga diperlukan pemeriksaan khusus seperti pemeriksaan dengan menggunakan MRI.

    Apabila penyebabnya sudah diketahui, maka penanganan yang tepat bisa dilakukan. Misalnya, penyebabnya karena ketegangan otot akibat duduk terlalu lama, maka penderita disarankan untuk istirahat. Selain itu, penderita juga akan diberikan obat-obatan yang dapat mengendurkan kontraksi otot. Untuk menghilangkan rasa nyeri, bisa dengan obat pereda nyeri.

    Apabila dengan pengobatan belum juga berhasil, mungkin diperlukan fisioterapi dengan alat-alat khusus. Tindakan operasi bisa saja diperlukan apabila berbagai tindakan pengobatan yang sudah dilakukan tak juga membuahkan hasil.

  7. Bagaimana cara mencegah nyeri pinggang?
    Cara pendegahannya ternyata tidak sulit. Kita bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk mencegah timbulnya keluhan nyeri pinggang atau punggung bagian bawah:

    • Hindari duduk terlalu lama
      Tuntutan pekerjaan terkadang mengharuskan orang untuk duduk terlalu lama. Meskipun itu sebuah tuntutan pekerjaan, namun kebiasaan duduk terlalu lama jelas tidak baik karena bisa menimbulkan nyeri pinggang. Untuk mencegah timbulnya nyeri karena sering duduk lama, sebaiknya lakukan selingan dengan sesekali bangkit dari tempat duduk dan berjalan-jalan sebentar. Jika memang harus lama duduk, setiap satu jam cobalah berjalan-jalan sejenak untuk mengurangi ketegangan pada otot-otot pinggang.

    • Duduk dengan posisi yang benar
      Disarankan untuk duduk dengan posisi yang benar, yaitu duduk dengan punggung lurus, lutut tetap setinggi atau lebih tinggi sedikit dari panggul. Gunakan penyangga kaki bila diperlukan. Sebaiknya pula kedua kaki tidak saling menyilang, dan jaga agar kedua kaki tidak menggantung.

    • Posisi badan tegak saat mengangkat beban
      Bila ingin mengangkat barang yang berat, jangan langsung membungkuk untuk mengangkatnya. Hal itu bisa membuat pinggang cedera. Cara mengangkat benda (beban) yang benar adalah dengan menjongkok terlebih dahulu, tekuk lutut, posisi badan dalam keadaan tegak lurus, lalu ambil dan angkat barang.

    • Jaga berat badan ideal
      Sangat disarankan untuk menjaga berat badan ideal dan menghindari kegemukan. Tubuh yang terlalu gemuk membuat punggung harus bekerja keras menopangnya. Kondisi tersebut memicu munculnya nyeri pinggang. Agar berat badan bisa normal, lakukan olahraga secara rutin dan teratur dan jaga pola makan Anda. Kurangi makanan yang tinggi kalori, dan perbanyaklah konsumsi buah dan sayur.

    • Olahraga teratur
      Disarankan juga untuk melakukan olahraga dengan rutin dan teratur. Pilihlah jenis olahraga yang tidak membebani pinggang, seperti jalan kaki, renang, senam yang bisa memperkuat dan menjaga fleksibilitas (kelenturan) otot-otot bagian belakang dan perut. Lakukan olahraga sesuai kemampuan tubuh Anda, jangan olahraga berlebihan dan jangan diforsir karena dapat menimbulkan nyeri dan cedera otot.

    • Pola hidup sehat
      Terapkan gaya hidup yang sehat. Saran ini sudah sering kita dengar tentunya. Namun, menjaga pola dan gaya hidup sehat memang diperlukan agar tubuh kuat dan tidak mudah sakit. Hindari rokok, alkohol, makanan yang mengandung banyak lemak dan asam urat untuk memperlambat terjadinya pengapuran tulang belakang. Jaga pola makan Anda dengan memerhatikan kecukupan kalsium agar tulang tetap kuat. Hindari stres dan pastikan bahwa tubuh Anda cukup istirahat agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Itulah beberapa hal yang perlu kita waspadai dan ketahui tentang nyeri pinggang atau punggung bagian bawah. Semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: