Berapa Kebutuhan Asam Folat per Hari Bagi Ibu Hamil?

informasitips.com – Salah satu nutrisi bagi ibu hamil yang paling penting untuk diperhatikan asupannya per hari adalah Asam Folat, atau disebut juga vitamin B9. Sangat PENTING bagi ibu hamil untuk mendapatkan asam folat dalam jumlah cukup per harinya. Sebenarnya, berapa kebutuhan per hari Asam Folat untuk ibu hamil?

Kebutuhan per Hari Asam Folat Bagi Ibu Hamil

Menurut Perturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia, kebutuhan asam folat bagi ibu hamil per hari adalah sebesar 600 mcg (microgram), atau 0,6 mg (miligram). Angka tersebut (600 mcg Folat per hari) berlaku untuk 3 Trimester selama masa kehamilan ibu hamil segala usia.

Bagaimana Jika Hamil Kembar?

Jika Anda mengalami hamil kembar, maka kebutuhan asam folat Anda akan lebih banyak dibandingkan dengan ibu hamil biasa. Ibu Hamil Kembar membutuhkan asam folat sebanyak 1000 mcg per hari atau 1 mg per hari.

Pentingnya Asam Folat Bagi Perkembangan Janin

Kecukupan asupan asam folat per hari oleh ibu hamil selama masa kehamilan memiliki peran yang sangat penting bagi perkembangan janin. Asa Folat berfungsi dalam mencegah terjadinya kelainan/cacat pada tabung saraf atau Neural Tube Defects (NTDs). NTDs merupakan cacat lahir yang sangat serius yang terjadi pada saraf tulang belakang (seperti pada Spina Bifida) dan juga pada otak (anensefali). Tabung Saraf atau Neural Tube merupakan bagian dari embrio yang darinya akan berkembang tulang belakang dan otak.

NTDs atau cacat tabung saraf biasanya terjadi di saat-saat awal perkembangan kehamilan, sebelum kebanyakan perempuan menyadari dirinya hamil. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan asupan asam folat yang cukup sebelum terjadi pembuahan atau sebelum mulai hamil. Kebutuhan asam folat untuk perempuan yang tidak hamil, menurut AKG Kemenkes, adalah sebesar 400 mcg per hari.

Penelitian menunjukkan bahwa kecukupan asupan asam folat juga berperan dalam mencegah cacat lainnya, selain NTDs, pada bayi, seperti bibir sumbing dan kelainan pada jantung. Asam folat juga berperan dalam mengurangi risiko terjadinya preeclampsia, yaitu kelainan tekanan darah yang serius yang terjadi selama masa kehamilan (menurut penelitian, preeclampsia memengaruhi sekitar 5 persen dari ibu hamil).

Peran Lain Asam Folat

Berikut ini beberapa peran atau fungsi lain asam folat bagi ibu hamil dan janin, yaitu:

  • dalam proses poduksi sel darah merah yang normal dan mencegah terjadinya anemia tipe tertentu.
  • dalam proses produksi, perbaikan, dan untuk fungsi normal DNA atau gen.
  • dalam perkembangan sel plasenta yang cepat dan perkembangan bayi.

Sumber Asam Folat Alami

Asam folat tersedia secara alami pada berbagai bahan makanan, seperti alpukat, kacang-kacangan, sayuran yang berwarna hijau gelap (contoh: brokoli, bayam, okra, dll), buah jeruk dan jus-nya. Meski folat terkandung secara alami pada makanan, namun, menurut para ahli, asam folat tersebut akan lebih sulit untuk diserap saat berada di dalam tubuh. Justru asam folat yang berasal dari suplemen akan lebih mudah diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, asam folat alami yang terdapat dalam bahan makanan hendaknya tidak dijadikan sebagai sumber utama bagi ibu hamil dalam memperoleh asam folat bagi tubuhnya dan bagi perkembangan janin, tetapi hendaknya dijadikan sebagai sumber folat pelengkap atau pendamping dari sumber folat utama, yaitu suplemen asam folat.

Loading...

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>