Perbedaan Batang Monokotil dan Dikotil

Perbedaan Batang Monokotil dan Dikotil


informasitips.com – Salah satu pembeda antara tanaman monokotil dan dikotil adalah batang dari kedua tanaman itu. Perbedaan utama dari batang monokotil dan batang dikotil adalah ikatan pembuluhnya. Jika diamati pada penampang melintang dari kedua batang, maka akan terlihat bahwa ikatan pembuluh pada batang dikotil tersusun lebih teratur dibandingkan dengan susunan ikatan pembuluh pada batang monokotil.

Perbedaan Pada Ikatan Pembuluh

Ikatan pembuluh pada batang dikotil lebih tersusun rapih ketimbang ikatan pembuluh pada batang monokotil yang terlihat lebih tersebar. Ikatan pembuluh pada batang dikotil tersusun membentuk sebuah silinder atau pada penampang melintangnya akan tampak seperti titiik-titik cincin. Perbedaan tersebut secara jelas dapat terlihat pada gambar penampang melintang dari kedua batang monokotil dan dikotil di bawah ini:

Perbedaan Batang Monokotil dan Dikotil

Ikatan pembuluh pada batang monokotil terlihat menyebar dan jika lebih diperhatikan sebarannya lebih terkonsentrasi menjauhi bagian tengah batang atau lebih terkonsentrasi di permukaan batang, sedangkan ikatan pembuluh pada batang dikotil lebih terkonsentrasi pada bagian tengah batang. Ikatan pembuluh pada batang monokotil yang berada pada bagian tengah batang terlihat memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan ikatan pembuluh yang berada di pinggir batang. Namun, ikatan pembuluh yang berada di tengah dan lebih besar itu terdapat dalam jumlah yang sedikit, sementara ikatan pembuluh yang berada di pinggir dan berukuran kecil terdapat dalam jumlah yang banyak.

Ada atau Tidaknya Sel-sel Seludang Pembuluh

Loading...

Pada batang tanaman dikotil tidak dijumpai adanya sel-sel seludang pembuluh, sementara pada batang tanaman monokotil terdapat sel-sel seludang pembuluh yang tersusun oleh jaringan sklerenkim. Jaringan sklerenkim merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel mati.

Lapisan Hipodermis

Perbedaan selanjutnya antara batang monokotil dan dikotil adalah jaringan yang menyusun lapisan hipodermis batangnya. Pada tanaman dikotil, hipodermis batang tersusun atas jaringan kolenkim. Lapisan kolenkim pada batang dikotil berada di bawah lapisan epidermisnya. Pada batang tanaman monokotil, lapisan hipodermisnya tersusun atas jaringan sklerenkim.

Jaringan kolenkim (batang dikotil) tersusun atas sel-sel yang masih hidup, sedangkan jaringan sklerenkim (batang monokotil), seperti telah disebutkan di atas, tersusun atas sel-sel yang telah mati. Oleh karena itu, jaringan kolenkim masih terlibat dalam proses fotosintesis dan masih mengalami pertumbuhan, oleh karenanya batang tanaman dikotil masih terus mengalami pembesaran. Tidak heran jika kita amati lebih seksama pada batang dikotil maka akan tampak bahwa ketebalan dinding selnya tidak seragam, hal itu disebabkan oleh tidak meratanya proses pertumbuhan yang terjadi. Berbeda dengan batang monokotil yang ukuran ketebalan dinding selnya akan tampak seragam.

Ada atau Tidaknya Kambium

Batang dikotil memiliki kambium, sedangkan batang monokotil tidak memiliki kambium. Oleh karena itu, batang dikotil mengalami pertumbuhan sekunder, sedangkan pada batang monokotil tidak. Kambium pada batang dikotil terletak di antara xylem dan floem. Karena adanya kambium maka ikatan pembuluh pada batang dikotil tetap terbuka, sedangkan pada batang monokotil ikatan pembuluhnya tertutup.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...

NEWSLETTER:

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan:

FOLLOW US: