Informasi dan Tips – informasitips.com

Menanamkan Rasa Percaya Diri Kepada Anak

Menanamkan rasa percaya diri kepada anakDari artikel utama 8 Nilai Penting yang Harus Diajarkan Orang Tua Kepada Anak

informasitips.com – Kepercayaan diri adalah keyakinan positif yang harus dimiliki seseorang atas dirinya sendiri. Misalnya keyakinan bahwa dirinya memiliki nilai, kemampuan dan keunikan karakter. Setiap orang harus memiliki kepercayaan diri yang baik. Kepercayaan diri akan membuat seseorang menjadi lebih diterima dan diakui keberadaannya. Kepercayaan diri yang baik akan mempermudah dan memperlancar usaha seseorang dalam menggapai apa yang diharapkannya. Tanpa kepercayaan diri, segala kemampuan dan segala usaha tak akan optimal sehingga akan menjadi penghambat terbesar dalam sebuah kesuksesan.

Seseorang yang tidak memiliki kepercayaan diri tidak akan tahu dimana posisinya, apa saja potensi dan keterampilannya. Bahkan meskipun ia tahu segala potensi dan bakat yang dimilikinya, potensi dan bakat tersebut tidak akan menjadi suatu kelebihan dalam dirinya melainkan akan terpendam dan semakin pudar.

Seseorang yang tidak memiliki rasa kepercayaan diri yang baik akan lebih mudah menyerah dalam segala hal, mudah terombang-ambing, mudah dipatahkan dan dihancurkan orang lain. Seseorang yang kurang percaya diri biasanya lebih sering menjadi pribadi yang pesimis dan merasa terpinggirkan dalam pergaulan.

Kepercayaan diri yang lemah adalah musuh terbesar dalam diri anak itu sendiri yang akan menghambatnya langkahnya. Untuk itu, kenalkan dan tanamkan rasa percaya diri yang kuat dalam diri anak Anda, karena nilai ini akan melekat dan menjadi modal yang amat penting baginya dalam segala sisi kehidupannya kelak. Berikut beberapa hal dan cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menanamkan dan memupuk rasa percaya diri anak:

  1. Tunjukkan rasa cinta dan kasih sayang Anda kepada anak. Karena salah satu hal yang bisa merusak dan menurunkan rasa percaya diri anak adalah perasaan kurang (tidak) dicintai. Perasaan kurang dicintai akan membuat anak merasa tidak diterima. Lambat laun, hal tersebut akan semakin mengikis rasa percaya dirinya. Untuk itu, Anda sebagai orang tua jangan pernah bosan dan malu untuk menunjukkan rasa cinta dan sayang kepada anak. Katakan “I Love You” kepada anak. Katakan kalimat-kalimat positif yang bisa memupuk optimisme dan percaya diri anak. Hindari perkataan-perkataan negatif yang bisa membuatnya merasa tidak berharga, hindari perlakuan negatif terhadap anak yang mampu menghancurkan rasa percaya dirinya.
  2. Tanamkan kepada anak keyakinan bahwa dirinya adalah unik dan spesial. Setiap pribadi terlahir unik dan spesial. Anda harus menanamkan hal tersebut kepada anak agar anak tidak mudah merasa minder dan malu apabila berbeda dari orang lain.
  3. Berikan kesempatan kepada anak untuk menikmati dunia mereka, kebebasan bersenang-senang, bermain dan bereksplorasi untuk mengenal dunia dan lingkungannya agar imajinasi dan kreativitasnya berkembang. Jangan terlalu banyak melarang atau membatasi anak karena hal ini justru hanya akan mematikan kreativitas anak dan juga akan menghambat perkembangan rasa percaya dirinya.
  4. Berikan banyak kesempatan kepada anak untuk mencoba banyak hal. Anak perlu mencoba banyak hal dalam hidupnya. Hal ini penting untuk memperkaya memori, pengalaman, dan wawasannya. Pengalaman akan menempa anak menjadi pribadi yang lebih kuat, berani dan percaya diri, sementara wawasan akan semakin menunjang diri anak agar bisa tampil lebih percaya diri lagi.
  5. Selalu berikan dukungan kepada anak bila anak merasa gagal dalam melakukan sesuatu yang ingin dicapainya. Jangan pernah menyudutkan, memvonis, atau menyalahkan anak atas kegagalannya. Dengarkan kesedihan dan kekecewaannya, tunjukkan bahwa Anda mengerti akan apa yang ia rasakan, namun tetap dorong dan berikan keyakinan pada dirinya bahwa “ia bisa”. Beri semangat padanya agar ia mau mencoba lagi.
  6. Hadapkan anak pada situasi yang membuatnya harus berinteraksi dan berhadapan dengan banyak orang, dunia baru, atau aktivitas menantang untuk mengasah mental dan kepercayaan dirinya.
  7. Andaikan si anak melakukan kesalahan, jangan menyalahkan anak di depan orang lain. Perasaan malu karena merasa disudutkan di depan orang lain menimbulkan rasa ketidaknyamanan dan bisa membekas dalam dirinya yang akan menurunkan rasa percaya dirinya.
  8. Jangan pernah membanding-bandingkan antara anak yang satu dengan anak yang lainnya, atau membandingkan anak dengan saudara-saudaranya yang lain. Apalagi bila sering melebihkan salah satu anak namun menyudutkan anak yang lain. Ingatlah bahwa setiap anak itu unik. Tiap anak tidaklah sama baik psikis maupun mentalnya. Yang harus Anda lakukan sebagai orang tua adalah memaksimalkan semua potensi dan keunikan yang dimiliki masing-masing anak.
  9. Dukung segala aktivitas positifnya. Jangan terlalu banyak mengkritik anak, dan jangan patahakn semangatnya bila ia ingin melakukan sesuatu yang positif. Tunjukkan pada anak bahwa Anda yakin pada kemampuannya, hal ini akan semakin memompa semangat anak dan meningkatkan rasa percaya dirinya.
  10. Pujilah anak sesuai porsinya bila ia berhasil dalam melakukan sesuatu. Tunjukkan rasa bahagia dan bangga Anda padanya, namun tentu jangan dalam porsi yang berlebihan.
  11. Dengarkan anak ketika ia bicara. Dengarkan pendapatnya. Jangan menyepelekan pendapat dan suara anak. Buat anak merasa dirinya diterima.
  12. Jangan segan mengucapkan terima kasih bila ia melakukan sesuatu untuk Anda. Jangan segan pula untuk meminta maaf bila Anda salah.
  13. Habiskan banyak waktu dengan anak-anak Anda dan tunjukkan cinta yang nyata untuk anak-anak Anda.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2011


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: