Informasi dan Tips – informasitips.com

Enzim Pencernaan Dalam Tubuh Manusia

informasitips.com – Proses pencernaan makanan yang terjadi dalam tubuh manusia bertujuan untuk memecah molekul-molekul besar menjadi molekul-molekul sederhana penyusunnya, sehingga mudah untuk diserap ke dalam aliran darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Proses pemecahan itu secara otot matis pasti terjadi, namun perlu dikatalisis oleh enzim-enzim yang terdapat di sepanjang saluran pencernaan. Tanpa enzim-enzim itu, maka proses pemecahan akan berjalan lambat. Nah, apa saja enzim-enzim pencernaan yang terlibat di dalamnya?

Beberapa jenis enzim yang terlibat dalam proses pencernaan manusia adalah sebagai berikut:

  • Enzim Amilolitik.

    Enzim pencernaan ini berfungsi untuk memecah karbohidrat menjadi gula-gula sederhana. Yang termasuk ke dalam enzim amilolitik antara lain enzim ptialin, amilase, gastrik amilase, pankreatik amilase, sukrase, maltase, laktase, diastase, invertase, dan alfa-galaktosidase.

  • Enzim Proteolitik.

    Enzim proteolitik berperan dalam memecah protein menjadi asam-asam amino. Kelompok enzim yang termasuk ke dalam enzim proteolitik adalah pepsin, tripsin, kimotripsin, dan bromelaine.

  • Enzim Lipolitik.

    Enzim lipolitik merupakan grup enzim yang memiliki peran dalam memecah lemak menjadi gliserol dan asam-asam lemak penyusunnya. Enzim pencernaan yang termasuk dalam kelompok lipolitik adalah enzim lipase, baik itu gastrik lipase ataupun pankreatik lipase.

  • Enzim Nukleolitik.

    Enzim ini bertugas untuk memecah asam nukleat menjadi nukleotida-nukleotida penyusunnya. Nuklease adalah enzim yang termasuk ke dalam enzim nukleolitik.

Alur Terjadinya Proses Pencernaan

Makanan yang masuk ke dalam mulut dan telah dihancurkan secara mekanik melalui proses mengunyah, selanjutnya akan diproses secara enzimatik di sepanjang saluran pencernaan agar dapat dipecah menjadi molekul-molekul penyusunnya, sehingga dapat diserap ke dalam aliran darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Perjalanan makanan dimulai dari mulut, perut atau lambung, berlanjut ke usus halus, dan usus besar, hingga akhirnya sisa proses pencernaan dibuang. Dalam setiap alur pencernaan itu, enzim selalu terlibat di dalamnya. Dalam hal ini, enzim mengkatalisis proses pemecahan nutrisi yang terkandung dalama makanan, seperti karbohidrat, protein dan lemak, menjadi molekul-molekul penyusunnya yang berukuran lebih kecil.

Enzim Pencernaan di dalam Mulut

Pada saat awal pencernaan, yaitu di dalam mulut, beberapa enzim sudah mulai terlibat, antara lain:

  • Enzim Ptialin, enzim ini termasuk ke dalam golongan enzim amilolitik dan berfungsi dalam mengkatalisis proses pemecahan karbohidrat menjadi molekul disakarida, yaitu maltosa. Pemecahan Karbohidrat oleh enzim ptialin tidak sampai ke tingkat monosakarida, karena ptialin tidak mampu memecah karbohidrat rantai cabang. Peran ptialin mirip dengan enzim amilase, oleh karena itu jangan heran jika ada yang mempersamakan antara keduanya.
  • Enzim Amilase, enzim ini juga termasuk enzim amilolitik dan berperan dalam memecah karbohidrat menjadi gula penyusunnya. Bedanya dengan enzim ptialin adalah enzim ini mampu memecah karbohidrat hingga ke tingkat monosakarida.
  • Bromelaine. Bromelaine sebenarnya adalah campuran enzim yang diekstrak dari buah nenas. Bromelaine memiliki efek anti peradangan, serta diketahui memiliki manfaat dapat melembutkan daging.

Enzim Pencernaan di Perut

  • Pepsin. Pepsin merupakan enzim yang bertugas dalam memecah protein menjadi asam amino.
  • Gastrik amilase. Enzim pencernaan yang dihasilkan di lambung atau perut ini berperan dalam memecah karbohidrat menjadi gula-gula yang lebih sederhana.
  • Gastrik lipase. Seperti namanya, enzim ini dihasilkan di lambung dan berfungsi untuk mengkatalisis proses pemecahan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  • Gelatinase. Enzim gelatinase berfungsi dalam memecah gelatin dan kolagen yang terkandung di daging.

Enzim yang Diproduksi oleh Pankreas

  • Tripsin. Enzim pencernaan ini berperan dalam memecah protein menjadi asam-asam amino penyusunnya.
  • Kimotripsin. Mirip dengan tripsin, namun enaim kimotripsin bertugas dalam memecah protein menjadi asam amino aromatik.
  • Pankreatik amilase. Layaknya amylase yang lain, pankreatik amylase ini juga berfungsi untuk memecah karbohidrat menjadi gula. Namun, pankreatik amilase ini bekerja di dalam usus halus.
  • Pankreatik lipase. Enzi mini berperan dalam memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol, namun hanya bekerja di sepanjang usus halus.
  • Nuklease. Enzim yang termasuk golongan enzim nukleolitik ini berfungsi dalam memecah asam nukleat menjadi nukleotida.

Enzim yang terdapat di Usus Halus

  • Maltase, bekerja dengan cara memecah maltose menjadi glukosa.
  • Sukrase, enzim ini berfungsi untuk memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.
  • Laktase, enzim pencernaan ini berperan dalam memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *