Informasi dan Tips – informasitips.com

Enzim Amilase Dalam Pencernaan Manusia

informasitips.com – Peranan enzim amilase akan lebih mudah dipahami apabila terlebih dahulu memahami sistem pencernaan manusia. Sistem pencernaan manusia terdiri atas saluran-saluran pencernaan yang didukung oleh berbagai aksesori seperti kelenjar-kelenjar dan enzim-enzim yang mensekresikan getah pencernaan kedalam saluran-saluran (ductus) pencernaan.

Aksesori kelenjar-kelenjar pada sistem pencernaan manusia yaitu terdiri dari tiga pasang kelenjar ludah (salivary gland), pankreas, hati (liver), dan kantong empedu (gallbladder). Aksesori enzim-enzim pada sistem pencernaan manusia terdiri dari enzim amilase (ludah, pankreas), enzim pepsin (lambung), Pada usus halus (enzim tripsin, enzim kimotripsin, enzim aminopeptidase, enzim karboksipeptidase, enzim nuklease, enzim lipase, enzim garam empedu, enzim dipeptidase, enzim nukleotidase, dan enzim nukleosidase.

Sistem pencernaan manusia secara mekanis dan kimiawi dapat dijabarkan sederhana melalui tahap-tahap pencernaan. Tahap mekanis yaitu: Setelah mengunyah dan menelan makanan, dibutuhkan 5 sampai 10 detik bagi makanan untuk turun melalui esophagus lalu masuk ke lambung, makanan yang turun melalui esophagus selanjutnya membutuhkan 2 sampai 6 jam agar dapat tercerna secara parsial, akhir pencenaan dan penyerapan terjadi pada usus halus dalam waktu 5 sampai 6 jam, dan dalam 12 sampai 24 jam, setiap bahan yang tidak tercerna akan masuk usus besar menjadi feses lalu dikeluarkan dari anus.

Alur pengolahan makanan diawali dari rongga mulut, faring, esofagus, kemudian penimbunan makanan dan pencernaan pendahuluan dilakukan oleh lambung. Alur terakhir yaitu pada usus halus yang merupakan organ utama pencernaan dan penyerapan makanan.

Tahap kimiawi pencernaan makanan terdapat pada peranan hidrolisis enzim-enzim yang sangat penting untuk pencernaan dan penyerapan pada usus halus, karena hidrolisis enzimatik secara makromolekul dalam makanan bertanggung jawab dalam penyerapan sebagian besar nutrisi ke dalam darah.

Fungsi Enzim Amilase pada Rongga Mulut

Fungsi Enzim Amilase

Kehadiran enzim amilase dalam rongga mulut mendukung pencernaan secara kimiawi, namun pencernaan secara kimiawi juga mempunyai implementasi dengan pencernaan mekanis. Hal itu ditandai ketika proses pengunyahan makanan oleh gigi memicu reflek syaraf yang menyebabkan kelenjar ludah mengeluarkan ludah (saliva) melalui ductus ke rongga mulut.

Pada manusia lebih dari satu liter ludah disekresikan ke dalam rongga mulut setiap harinya. Zat-zat terlarut dalam ludah terdiri dari musin (glikoprotein licin kompleks karbohidrat protein yang berfungsi melindungi lapisan lunak/epitel mulut di rongga mulut serta melumasi makanan supaya lebih mudah ditelan), buffer (berfungsi untuk melindungi pembusukan gigi dengan cara menetralkan asam didalam rongga mulut) dan terahir yaitu Amilase ludah atau lebih dikenal dengan Enzim Amilase.

Enzim amilase dalam rongga mulut merupakan sumber energi kimia utama untuk pencernaan karbohidrat. Enzim amilase menghidrolisis pati (polimer glukosa dari tumbuhan) dan glikogen (polimer glukosa dari hewan). Lidah juga membantu mengecap makanan, pengunyahan, membantu makan menjadi bolus (bentuk menyerupai bola) dan bersama dengan enzim amilase mencena produk utama dari pencernaan yaitu polisakarida (pati dan glikogen) dipecah menjadi polisakarida yang lebih kecil yaitu maltosa.

Peran Enzim Amilase pada Organ Faring

Faring atau yang lebih dikenal dengan kerongkongan berfungsi untuk penutupan lubang batang tenggorakan dan melindungi sistem respirasi terhadap masuknya makanan atau cairan selama penelanan. Enzim amilase masih melakukan pencernaan polisakarida dan faring akan menjamin bahwa bolus akan dipandu masuk ke organ sistem pencernaan esophagus.

Fungsi Enzim Amilase pada Esophagus (Kerongkongan)

Esophagus menerima bolus makanan dari faring untuk selanjutnya diturunkan ke lambung. Peristaltis akan mendorong bolus sepanjang esophagus yang sempit dengan enzim amilase terus menghidrolisis pati dan glikogen selama makanan melewati esophagus.

Peran Enzim Amilase pada Usus Halus

Enzim amilase tidak berperan menghidrolisis makanan di dalam lambung disebabkan lambung mencerna makanan yang mengandung protein. Enzim amilase pada usus halus dari rongga mulut terus berlanjut dalam usus halus. Enzim amilase didalam usus halus menghidrolisis senyawa karbohidrat yang telah dihidrolisis pada rongga mulut (pati, glikogen, polisakarida) menjadi disakarida seperti maltosa. Proses selanjutnya, disakarida dan maltosa disempurnakan oleh enzim maltase (enzim turunan enzim amilase) menjadi dua molekul gula monosakarida (glukosa) dan disakarida (sukrosa dan laktosa).



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: