Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Sukses Wawancara Kerja

informasitips.com – Saya ucapkan selamat bagi Anda yang akan menjalani wawancara kerja. Ini berita baik. Tinggal selangkah lagi Anda akan mendapatkan pekerjaan impian Anda. Apakah Anda merasa gugup? Itu wajar. Bagi Anda yang belum berpengalaman menjalani tes wawancara, Anda ibarat orang kota yang dipaksa masuk hutan tanpa membawa kompas dan peta. Anda pasti merasa gugup karena tak tahu apa yang akan terjadi di depan sana. Maka dari itu, Anda harus mulai menyiapkan diri. Tips di bawah ini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang awam dan belum memiliki gambaran umum mengenai tes wawancara. Tips ini juga akan bermanfaat bagi mereka yang telah memiliki pengalaman kerja.

Persiapan Mental

Ada beberapa mitos pewawancara yang sering menghantui dan merusak mental kita. Jika Anda sanggup menepis motos-mitos ini, Anda selangkah lebih maju dibanding pelamar kerja yang lain. Ini akan menumbuhkan kepercayaan diri yang belum tentu dimiliki oleh kompetitor Anda.

  • Mitos 1 : Pewawancara suka mempermalukan pelamar kerja

    Itu tidak benar. Apa untngnya mereka buang-buang waktu hanya untuk mempermalukan orang yang baru dikenal? Pewawancara juga memiliki pekerjaan. Apa masuk akal jika mereka membuang waktu mereka yang berharga hanya demi membuat Anda tampak kikuk, bingung dan salah tingkah? Justru mereka ingin Anda tampil penuh percaya diri agar mereka tahu seberapa kredibelnya Anda. Pewawancara pasti menyadarai bahwa kepercayaan diri seseorang akan muncul saat ia berada dalam suasana yang santai dan rileks. Tak ada gunanya mereka mengintimidasi Anda.

  • Mitos 2 : Pewawancara suka memberi pertanyaan jebakan

    Pernahkah menonton film bertema perang dimana ada tentara yang memasang ranjau untuk menghabisi musuh-musuhnya? Tentara itu menyimpan benci yang mendalam dan berharap musuhnya musnah bersama ranjau yang mereka pasang. Apabila pewawancara sampai mempersiapkan pertanyan jebakan untuk Anda, mereka pasti benar-benar sangat membenci Anda seperti gambaran tentara dalam film perang. Dan apabila mereka benar-benat tidak suka pada Anda, untuk apa mereka mau bertatap muka lalu mewawancarai Anda? Ayolah. Gunakan akal sehat Anda.

  • Tips Sukses Wawancara Kerja

  • Mitos 3 : Pewawancara suka mengeksploitasi kelemahan pelamar kerja

    Ini yang lebih tidak masuk akal. Kalo mereka mengira Anda lemah dan tidak sanggup bekerja di perusahaan mereka, mengapa mereka repot-repot memanggil Anda? Tak ada individu yang sempurna. Setiap orang punya kelemahan masing-masing. Pewawancara pasti sepenuhnya menyadari hal itu. Yang mereka cari dalam diri Anda adalah kualifikasi yang cocok bagi perusahaan mereka. Mereka akan berfokus pada kinerja yang dibutuhkan perusahaan. Mengeksploitasi kelemahan Anda hanya akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Dan itu menghalangi mereka untuk melihat sejauh mana potensi dan kredibilitas yang Anda miliki.

Persiapan Informasi

Kita akan mengambil contoh mengenai industri perhotelan. Ceritanya, Anda sedang melamar kerja di sebuah hotel sebagai manager pemasaran. Mungkin Anda memiliki pemahaman yang baik seputar dunia perhotelan. Tapi mengetahui informasi tentang dunia pariwisata secara umum akan sangat bermanfaat untuk Anda. Karena kedua hal itu terkait satu sama lain. Anda bisa mendapatkannya di perpustakaan umum. Bacalah buku-buku tentang pariwisata dan hubungannya dengan jasa perhotelan. Cari tahu tentang objek wisata di sekitar hotel tersebut.

Yang berikutnya, dapatkan informasi tentang seluk beluk hotel. Pelajari dengan baik. Pengetahuaan Anda mengenai hambatan perluasan pangsa pasar hotel tersebut dan solusi yang bisa Anda berikan dapat menarik simpati dan minat pewawancara Anda. Mereka akan tahu bahwa Anda adalah calon kompeten yang bersungguh-sungguh untuk mendapatkan pekerjaan ini.

Cara mendapatkan informasi ini sangat mudah. Sebelum hari wawancara berlangsung, Anda bisa menelpon pihak pengelola hotel dan mengatakan bahwa Anda akan melakukan tes wawancara. Anda tak perlu sungkan. Katakan bahwa Anda membutuhkan beberapa informasi seperti brosur iklan, koran staf internal dan laporan tahunan. Hotel yang terbuka dan kredibel akan menyanggupi permintan Anda. Namun jika mereka tidak mengabulkannya, Anda dapat mencoba alternatif lain seperti website resmi hotel tersebut, berita, chat group, dan society website.

Intinya, cari gambaran umum yang berhubungan erat dengan perusahaan tempat Anda melamar. Lalu cari informasi terkait hal-hal di dalam perusahaan, berikut permasalahan umum yang sering dihadapi. Ini adalah senjata ampuh untuk menarik perhatian pewawancara Anda.

Persiapan Jawaban

Ada semacam pola pertanyaan yang sering diajukan. Pertanyaan ini dapat berbeda antara pelamar satu dengan yang lain, tergantung latar belakang dan pengalaman. Jika Anda seorang fresh garduated pertanyaan yang biasa diberikan seperti…

Kenapa Anda memilih jurusan yang Anda ambil?

Anda dapat memberikan jawaban yang menghubungkan disiplin ilmu Anda dengan jenis pekerjaan yang sedang Anda lamar. Andaikan Anda memilih jurusan sastra inggris sedangkan pekerjaan yang Anda lamar bergerak di bidang jasa telekomunikasi, Anda bisa menjabarkan bahwa bahasa inggris amat berperan untuk memperluas pangsa pasar konsumen di luar negeri. Banyaknya informasi yang datang dari luar membutuhkan tenaga Anda sebagai seorang penterjemah.

Apabila Anda adalah pelamar yang memiliki pengalaman kerja di beberapa tempat yang berbeda, pertanyaan untuk Anda..

Anda sering berganti-ganti pekerjaan. Apa alasannya?

Ini bukan pertanyaan jebakan. Mereka hanya khawatir jika telah menerima Anda sebagai bagian dari perusahaan, Anda akan mengundurkan diri dalam waktu yang tidak lama. Karena jika sampai hal itu terjadi, mereka harus mencari pengganti Anda. Dan itu hanya akan membuang waktu mereka. Berikan alasan yang dapat menenangkan mereka. Jelaskan bahwa pekerjaan yang sedang Anda lamar ini adalah pekerjaan yang sudah lama Anda nantikan. Dan pengalaman Anda di beberapa perusahaan sebelumnya akan sangat bermanfaat bagi calon perusahaan baru Anda.

Misalkan posisi yang Anda inginkan saat ini berhubungan lansung dengan pelanggan, mereka menginginkan jabatan itu diisi oleh orang yang memiliki sikap supel dan mudah bergaul. Pertanyaan umumnya seperti..

Bagaimana cara Anda berhubungan dengan orang baru?

Yakinkan pewawancara bahwa Anda adalah pribadi yang ramah. Ceritakanlah pengalaman Anda saat berkenalan dengan orang-orang baru yang baru Anda kenal. Dimana dan bagaimana Anda berkenalan, berikan detailnya. Katakan bahwa Anda adalah orang yang bisa membuat pelanggan merasa nyaman untuk menyampaikan kritik dan uneg-uneg mereka.

Semoga Berhasil!!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: