Informasi dan Tips – informasitips.com

Busana (Pakaian) Untuk Wawancara Kerja

informasitips.com – Tak hanya kesiapan fisik dan mental yang dibutuhkan saat wawancara. Kesiapan dan kepantasan dalam berbusana juga perlu diperhatikan. Aturan berbusana untuk sesi wawancara kerja tentulah berbeda dengan aturan busana untuk ke pesta. Busana yang dikenakan saat wawancara kerja haruslah pantas dan layak digunakan oleh si pelamar kerja sehingga bisa menciptakan “kesan pertama” yang baik dan profesional di mata si pewawancara. Bukan tidak mungkin, kesan pertama tersebut berperan besar dalam menentukan diterima atau tidaknya si pelamar kerja.

Seperti apa aturan berbusana (berpakaian) yang pantas dan baik untuk dikenakan saat wawancara?

  • Pastikan kamu menggunakan pakaian (busana) kerja yang rapi, bersih, dan sopan.
    Memang perlu tampil menarik, tapi jangan menor! Dari poin inilah biasanya si pewawancara akan menilai seperti apa karakter dan kepribadian kamu. Bila dari soal berbusana untuk momen penting seperti wawancara saja kamu tidak bisa mempersiapkannya dengan baik maka bukan tidak mungkin si pewawancara akan menilai bahwa kamu tidak akan bisa bertanggung jawab untuk hal-hal lainnya, khususnya hal-hal yang menyangkut pekerjaan nantinya.

    Kepantasan kamu dalam berbusana juga akan dinilai oleh si pewawancara sebagai sebuah kepandaianmu dalam menempatkan diri di segala macam kondisi. Selain mencerminkan kepribadian, penampilan yang rapi, bersih, dan pantas juga bisa meningkatkan rasa percaya diri kamu.

  • Sesuaikan dengan jenis pekerjaan
    Sebelum kamu memutuskan busana seperti apa yang akan kamu gunakan saat wawancara nanti, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu jenis busana seperti apa yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang kamu lamar. Contoh, kamu melamar pekerjaan yang bergerak di bidang hukum dan keuangan, maka jenis busana kerja yang formil akan lebih cocok dikenakan. Misalnya, untuk wanita bisa memakai kemeja putih dibalut blezer dan dipadukan dengan celana panjang atau rok hitam panjang selutut. Sementara untuk pria bisa memakai kemeja dipadukan dengan celana bahan panjang.

    Namun, berbeda halnya bila kamu melamar jenis pekerjaan bidang entertain atau periklanan yang tak terlalu menuntut kesan formil. Biasanya jenis pekerjaan seperti ini lebih menuntut kesan aktif, kreatif, dan dinamis dari si pelamar, namun tetap terkesan profesional. Untuk jenis pekerjaan ini, biasanya tidak “diharamkan” bagi si pelamar untuk mengenakan baju kaos berkerah, kemeja yang tidak terlalu formil dipadukan dengan celana jeans. Meskipun demikian, kesan rapi, bersih, dan pantas tetap harus diperhatikan.

  • Perhatikan Ukuran dan Warna Pakaian
    Dua hal penting yang juga perlu diperhatikan dalam berbusana adalah ukuran dan warna pakaian. Untuk wawancara kerja, tidak disarankan bagi kamu untuk memakai busana yang ukurannya mini, ketat, sehingga memberi kesan s*ksi. Hindari pula baju yang terlalu longgar (gombrong). Pilihlah ukuran yang pas dan sesuai dengan tubuhmu, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.

    Bagi wanita, bila memang ingin memakai rok, jangan memakai rok mini. Pilihlah rok yang cukup panjang (di bawah lutut) agar memberikan kesan sopan dan nyaman untukmu terutama saat kamu duduk.

    Pakaian (busana) untuk interview (wawancara) kerja

    Gambar : techlifemag.ca

    Untuk pemilihan warna pakaian, pilihlah warna yang netral dan tidak terlalu mencolok, misalnya warna putih, hitam, abu-abu, biru, pastel, krem, cokelat. Paduan warna hitam dan putih biasanya sangat cocok untuk dipilih karena bisa menampilkan kesan elegan dan profesional.

  • Perhatikan aksesoris yang digunakan
    Bolehkah memakai aksesoris untuk busana kerja? Boleh-boleh saja, asalkan tidak terkesan berlebihan dan glamor.

    Jika kamu adalah wanita yang mengenakan jilbab, kamu bisa menggunakan aksesoris seperti bros yang tidak terlalu besar. Jika kamu tidak berjilbab, boleh mengenakan sedikit pita di rambutmu, untuk memberi kesan rapi di rambut, namun jangan berlebihan.
    Khusus untuk wanita yang berambut panjang, sangat disarankan untuk mengikat rambut agar lebih terkesan rapi dan rambut tidak berantakan.

    Sementara untuk pria, pastikan rambutmu disisir rapi, bila perlu memakai sedikit hair gel agar rambut lebih rapi, tidak acak-acakan atau terkesan seperti belum mandi.

    Untuk wanita, hindari menggunakan aksesoris perhiasan berlebihan, misalnya anting, kalung, cincin, atau gelang yang terlalu mencolok. Gunakan saja seperlunya. Akan lebih baik bila kamu tidak menggunakan perhiasan terlebih perhiasan yang aneh-aneh. Gunakan saja jam sebagai aksesorismu.

    Busana dan aksesoris yang kamu gunakan juga bisa dipadupadankan dengan tas dan sepatu yang warnanya senada dengan busana (baju) yang kamu gunakan. Pilih jenis tas kerja yang tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar, yang bisa memuat dokumen-dokumen penting yang sekira akan kamu butuhkan selama wawancara berlangsung.

    Gunakan sepatu yang memang diperuntukkan untuk kerja, bukan sepatu santai, sepatu boots, atau sepatu kets (sepatu olahraga). Hindari pula memakai sepatu yang modelnya unik dan bermacam-macam.

    Untuk wanita, sebaiknya pilih sepatu yang sedikit bertumit, namun tidak terlalu tinggi. Sementara untuk pria, bisa memilih jenis sepatu kerja warna hitam atau cokelat. Hindari memakai sepatu yang berwarna-warni, atau warna putih karena bisa menimbulkan kesin tidak serius dan terlalu santai.

    Untuk pria, kamu juga bisa menggunakan ikat pinggang dan dasi bila memang diperlukan, agar penampilanmu menjadi lebih rapi lagi.

  • Gunakan make up natural
    Poin ini tentunya hanya berlaku untuk wanita. Penampilanmu belum lengkap bila tidak dilengkapi dengan make up (riasan) wajah. Meski diperbolehkan, namun make up yang dipakai hendaklah yang sifatnya natural, simple, tidak berlebihan sampai-sampai terkesan menor. Gunakan bedak secukupnya, jangan terlalu tebal dengan sedikit pemerah bibir yang warnanya netral (tidak mencolok). Tak perlu memakai blush on, bulu mata palsu, atau aneka riasan make up wajah lainnya yang berlebihan.

  • Perhatikan kebersihan diri
    Poin ini sangat perlu diperhatikan baik oleh kaum pria maupun wanita. Tubuhmu haruslah bersih pada saat akan melakukan wawancara kerja. Percuma penampilan dan busana yang kamu pilih sudah ok namun tubuhmu tidak bersih. Mandi yang bersih dan gosoklah gigi terlebih dahulu sebelum berangkat. Pastikan pula kuku dan rambutmu bersih.

    Jangan sampai bau. Bila memang diperlukan, kamu bisa menggunakan parfum. Namun ingat, jangan berlebihan sampai menimbulkan bau yang terlalu menyengat di hidung. Gunakan secukupnya saja, hanya agar bau keringatmu tidak tercium oleh orang lain di sekitarmu. Hindari memakai baju yang sudah lama tidak dicuci, karena sudah pasti bisa ditebak akan seperti apa aroma yang akan tercium.

  • Nyaman
    Pastikan kamu memilih busana yang memang nyaman kamu gunakan. Berbusanalah yang nyaman, rapi, sopan, dan pantas agar kamu juga bisa tampil lebih percaya diri saat sesi wawancara berjalan nantinya.

Siapkan semua busana yang akan kamu kenakan semalam sebelumnya agar kamu tidak terburu-buru menyiapkan semuanya di detik-detik terakhir menjelang wawancara berlangsung.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: