Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Menyimpan Sayuran Agar Tahan Lama dan Tetap Segar

informasitips.com – Memiliki stok sayuran untuk jangka waktu seminggu merupakan solusi yang cerdas karena anda tidak harus membeli sayuran tiap hari ke pasar. Selain hemat waktu, anda mempunyai planning sayur apa saja yang akan diolah setiap harinya. Cara ini cukup efektif membantu Anda menyiapkan menu makan sayuran yang lebih variatif untuk anggota keluarga tercinta.

Namun sayang, untuk menyimpan sayuran dalam jangka waktu lama tidaklah mudah. Terkadang timbul masalah sayur menjadi layu dan busuk sehingga tidak layak lagi diolah menjadi makanan. Lalu, bagaimana menyiasati agar sayuran bisa bertahan lebih lama dan tetap segar? Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

1. Cerdas saat membeli sayuran
Sebelum membeli sayur mana yang akan anda simpan sebagai stok mingguan anda, datalah terlebih dahulu sayuran yang akan anda beli. Jika perlu, buatlah tabel kecil agar mempermudah anda mendata sayuran apa saja yang akan anda beli di pasar untuk persediaan seminggu.

Selanjutnya, belilah sayuran yang masih segar. Sayuran segar secara mudah bisa terlihat dari tampilan luarnya yang masih segar. Hindari membeli sayuran yang sudah tidak segar lagi karena dijamin, sayuran tersebut tentunya tidak akan bisa bertahan lama bila disimpan.

Tips menyimpan sayuran agar tahan lama dan segar

2. Cuci sayuran yang baru dibeli
Jika anda sudah membeli sayur, cucilah sayuran sesuai dengan jenisnya. Seperti kelompok sayur-sayur hijau, untuk sayur seperti wortel, nangka, lobak, terong, sawi putih dan sayur lainnya, cucilah satu per satu agar bersih dan untuk sayuran yang mudah lembek seperti oyong, anda cukup mencucinya sebanyak 2 kali bilas saja karena sayur tersebut sudah memiliki kadar air yang banyak. Catatan, sayur yang sudah dicuci jangan langsung disimpan tapi tiriskan terlebih dahulu. Jangan langsung menyimpan sayuran dalam keadaan masih basah.

3. Simpan sayuran dalam keadaan utuh
Hindari menyimpan sayuran dalam keadaan sudah dipotong-potong. Menyimpan sayuran dalam keadaaan utuh justru bisa membuatnya bertahan lebih lama.

4. Pastikan kulkas bersih dan bersuhu pas
Tempat yang tepat untuk menyimpan sayuran adalah kulkas, di mana suhu di dalamnya sejuk dan dingin. Suhu dalam kulkas sebaiknya adalah antara 1 – 4 derajat celsius. Lebih tinggi dari itu bisa menimbulkan bakteri yang bisa memengaruhi rasa dan aroma makanan yang disimpan, sementara bila lebih rendah dari suhu tersebut bisa membuat makanan (sayuran yang disimpan) menjadi beku.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyimpan sayur di kulkas, yaitu:

Keadaan kulkas harus bersih
Keadaan dalam kulkaslah yang menentukan apakah sayur bisa tetap segar atau mungkin malah menjadi layu dan busuk. Ciri kulkas bersih adalah tidak mengeluarkan bau busuk (tidak sedap) saat dalam keadaan mati . Kulkas yang bersih saat dalam keadaan mati akan kering dan tidak berbau. Jadi, sebelum anda memasukan sayuran, pastikan kulkas Anda berada dalam keadaan bersih dan tidak berbau sehingga sayuran yang disimpan nantinya tidak mudah layu dan busuk.

Suhu kulkas harus dingin tapi stabil
Suhu dingin kulkas saat diisi bermacam-macam sayuran harus stabil, tidak terlalu dingin tapi bisa membuat seluruh sayur tetap segar dan bertahan sampai seminggu.

5. Cara menyimpan dan menata sayur dalam kulkas harus benar
Ketahui dengan benar cara penataan sayur yang akan disimpan di dalam kulkas. Pada umumnya, ada beberapa bagian dalam kulkas, yaitu bagian saku lemari yang terdapat di pintu (biasa digunakan untuk minuman, telur), bagian badan kulkas (tempat seperti rak bersusun), dan bagian freezer yang cocok untuk tempat menyimpan makanan hewani seperti ayam, daging dan ikan.

Bagian yang sangat cocok dan tepat untuk menyimpan sayuran adalah pada bagian badan kulkas. Di bagian sinilah anda harus menata sayur. Umumnya badan kulkas memiliki 4 lantai:

Lantai 1 (paling bawah): untuk sayur berdaun hijau
Pada lantai ini anda bisa menyimpan kelompok sayur hijau karena letaknya paling bawah dan memiliki suhu dingin yang stabil. Tempatnya seperti wadah yang berbentuk segi empat besar. Tatalah sayur hijau hingga rapi dengan arah tidur vertikal sehingga bisa terisi banyak.

Lantai 2: untuk sayuran berkadar air rendah
Posisi ini cocok untuk menyimpan sayuran yang memiliki kadar air rendah seperti kol, wortel (buang bagian pucuknya terlebih dahulu sebelum disimpan), buncis, kacang panjang. Sayuran jenis ini pada dasarnya bisa bertahan lama walau tanpa dimasukan ke dalam kulkas. Selain itu, suhu pada lantai 2 biasanya tidak terlalu dingin karena tidak dekat dengan pendingin yang terletak di lantai 4 (lantai atas).

Lantai 3: untuk bumbu-bumbu masak
Sama dengan lantai 2, bedanya suhu pada lantai ini mulai terasa lebih dingin. Oleh karena itu, sangat pas untuk menyimpan bumbu dapur seperti bawang merah dan bumbu dapur lainnya. Jika anda memiliki stok kuah kaldu, simpanlah di lantai ini karena akan lebih awet aromanya

Lantai 4 (paling atas dekat frezeer): untuk sayuran berkadar air tinggi
Kebalikan dari sayuran yang terdapat pada lantai 2, sayuran yang dimasukan pada lantai 4 ini adalah jenis sayuran yang mengandung kadar air tinggi. Karena, suhu di lantai 4 lebih dingin dari lantai lainnya. Masukkanlah sayur-sayuran seperti tomat, terong, timun, cabai, paprika, dan sayuran yang jika disimpan akan mengeluarkan air.

6. Lindungi sayuran dari sinar matahari
Agar sayuran tidak cepat layu, jauhkan sayuran yang Anda miliki dari tempat-tempat yang banyak mendapatkan sinar matahari.

7. Tempatkan sayuran dalam kantung atau wadah plastik
Sebaiknya sayuran dimasukkan dalam kantong atau wadah plastik terlebih dahulu sebelum disimpan di kulkas. Menyimpan dalam plastik berlubang justru akan lebih baik. Sayuran membutuhkan kelembaban yang cukup, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Memasukkan sayuran ke dalam kantong plastik saat disimpan di kulkas merupakan salah satu cara untuk mengurangi hilangnya kelembaban pada sayuran, sehingga tidak mudah rusak. Sebaliknya bila disimpan tanpa dimasukkan ke dalam kantong plastik, sayuran biasanya akan menjadi kering.

Demikian beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dalam menyimpan sayuran agar lebih awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: