informasitips.com - Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011 di Harvard University menyatakan bahwa di antara berbagai makanan sehat yang ada, yogurt adalah bahan makanan yang paling memberikan pengaruh positif pada proses diet atau penurunan berat badan.
Yogurt merupakan produk fermentasi susu oleh bakteri (umumnya bakteri asam laktat dan bifidobakteria), dimana bakteri tersebut dapat bertindak sebagai probiotik bagi tubuh. Oleh karena itu, di dalam yogurt masih terkandung sejumlah bakteri baik atau probiotik yang akan memberikan manfaat positif bagi tubuh manakala nanti dikonsumsi.
Seorang dokter di kota New York yang menulis buku “The Microbiome Diet” mengatakan bahwa jika bakteri yang ada di dalam saluran pencernaan Kita sehat, maka secara otomatis bobot badan Kita bisa turun. Di lain sisi, seperti apa kondisi bakteri di dalam tubuh Kita tergantung dari apa yang Kita makan. Dengan kata lain, jika ingin mendapatkan kondisi bakteri di dalam tubuh sehat, maka Kita pun harus mengonsumsi makanan yang sehat pula, salah satunya adalah yogurt.
Kandungan bakteri baik di dalam yogurt memiliki peran yang sangat penting bagi proses diet atau penurunan bobot badan, berikut ini penjelasan beberapa mekanismenya:
Beberapa probiotik atau bakteri baik juga diketahui berperan dalam mencegah peningkatan bobot badan saat seseorang mengonsumsi makanan yang tinggi kalori.
Beberapa pemaparan di atas menunjukkan bahwa bakteri baik yang terkandung dalam yogurt memiliki peran yang signifikan dalam menurunkan bobot badan. Hal itu menjadikan yogurt sebagai salah satu bahan pangan yang terbukti secara ilmiah berperan positif dalam proses diet seseorang.
Terlepas dari hal-hal di atas, ada satu hal yang perlu diperhatikan terkait probiotik dan penurunan bobot badan. Tidak semua probiotik atau bakteri baik berperan dalam menurunkan bobot badan, malah ada bakteri baik yang meningkatkan bobot badan. Bakteri itu, menurut studi yang dilakukan, adalah Lactobacillus acidophilus. Nah, jika yogurt yang Anda konsumsi malah banyak mengandung probiotik dari jenis tersebut, maka jangan heran jika program diet yang dijalankan gagal. Sayangnya, jenis bakteri baik itu, Lactobacillus acidophilus, termasuk bakteri yang umum terdapat di yogurt. Jadi, jika Kamu memang concern dalam penggunaan yogurt untuk diet, maka hal yang paling penting untuk Kamu cari tahu adalah kandungan jenis bakteri baik yang terdapat dalam suatu produk yogurt. Kamu bisa menanyakan hal tersebut ke produsennya langsung jika memang tidak tercantum pada kemasannya.