Pantangan Seputar Kehamilan, Mitos Atau fakta? (2)
informasitips.com - Banyak hal yang menjadi pantangan atau justru sebaliknya sangat dianjurkan untuk Ibu hamil. Informasi tersebut terkadang membingungkan, apakah itu hanya mitos ataukah fakta. Informasi yang tidak akurat seringkali menyesatkan, apalagi bila informasi tersebut terus melekat secara turun-temurun sebagai suatu hal yang wajib dipatuhi. Bukannya ingin mengabaikan nasehat dan wejangan yang diberikan secara turun temurun, namun ada baiknya Anda juga mencari tahu kebenaran dan penjelasan mengenai pantangan-pantangan dan mitos yang sering Anda dengar tersebut.
Pada tulisan sebelumnya yang berjudul Pantangan Seputar Kehamilan, Mitos Atau Fakta? (1) telah dijelaskan apa saja pantangan seputar kehamilan yang merupakan mitos atau fakta. Dalam tulisan kali ini kembali akan ditambahkan hal-hal yang masih menjadi tanda tanya seputar mitos atau fakta seputar kehamilan.
Berikut beberapa pantangan, mitos, dan fakta seputar kehamilan:
- Ibu hamil tidak boleh makan daging kambing karena akan membahayakan janin
Pantangan ini ada benarnya bagi Ibu hamil yang memiliki kelebihan kolesterol dan sakit jantung, karena daging kambing memiliki kadar lemak jenuh tinggi yang akan memengaruhi metabolisme asam urat. Namun, apabila tidak memiliki masalah kolesterol dan jantung, Ibu hamil diperbolehkan menyantap daging kambing asalkan dengan porsi yang wajar. Satu lagi yang perlu diingat, pastikan daging kambing yang dikonsumsi benar-benar matang untuk menghindari risiko infeksi TORCH dan infeksi lainnya yang bisa mengancam kehamilan.
- Ibu hamil tidak boleh minum minuman bersoda, karena bisa membahayakan janin
Pantangan ini ada benarnya juga, karena hampir semua minuman bersoda diberi tambahan zat pengawet, zat pewarna, zat perasa yang tidak baik dikonsumsi oleh Ibu hamil.
- Mitos soal minum jamu, amankah jamu bagi Ibu hamil?
Ibu hamil yang sudah terbiasa dengan jamu tertentu yang terbukti aman dan bermanfaat, boleh-boleh saja meminum jamu untuk meningkatkan stamina tubuh. Namun, belakangan ini marak sekali beredar jamu-jamu dengan tambahan berbagai bahan kimia berbahaya. Bahan-bahan kimia tersebut bisa saja sangat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Lebih membahayakan lagi, karena bahan-bahan kimia yang dioplos di dalam jamu itu ternyata dimasukkan dengan takaran yang sembarangan.
Jamu oplosan tentu saja berbahaya. Lalu, apakah jamu yang asli, terbuat dari bahan-bahan alami aman untuk dikonsumsi? Jawabannya, belum tentu aman. Jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami sekalipun, bisa saja mengandung bahan (tanaman) tertentu yang mengandung alkohol sehingga bisa berbahaya bagi janin. Selain itu, mungkin saja jamu juga mengandung bahan-bahan alami yang tidak boleh dikonsumsi sembarangan oleh ibu hamil karena berisiko menyebabkan keguguran. Oleh karena itu, ada baiknya ibu hamil terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter bila ingin meminum jamu tertentu. Intinya, konsumsi obat-obatan baik itu obat kimia maupun obat herbal (termasuk jamu) harus atas sepengetahuan dokter Anda.
- Pemeriksaan Ultra Sono Grafi (USG) berbahaya bagi janin
Banyak pertanyaan yang muncul seputar USG selama kehamilan. Apakah USG berbahaya bagi janin? Amankah USG yang dilakukan selama kehamilan? Pendapat yang menyatakan bahwa USG berbahaya bagi janin hanyalah mitos. Kenyataannya, Ibu hamil disaranakan untuk rutin memeriksakan kondisi kehamilannya, salah satunya dengan USG. Pemeriksaan ini menggunakan energi gelombang suara bukan menggunakan gelombang radiasi, jadi tidak berbahaya. Justru banyak hal positif yang bisa diperoleh melalui pemeriksaaan kehamilan dengan USG. Dengan USG, informasi kondisi kesehatan janin akan lebih akurat, seperti informasi berat janin, plasenta, air ketuban, letak dan posisi janin, usia janin, kelainan janin, jenis kelamin dan sebagainya. Pemakaian USG bahkan sangat diperlukan bagi Ibu hamil dengan risiko tinggi.
- Ibu hamil dilarang bekerja atau olahraga
Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena justru Ibu hamil diperbolehkan bekerja dan disarankan untuk berolahraga agar tubuhnya lebih bugar dan peredaran darah jadi lebih lancar. Namun, dengan catatan, kegiatan olahraga dan kerja yang dilakukan harus yang sifatnya ringan, tidak berbahaya, dan dalam takaran yang sewajarnya.
Contoh olahraga yang bisa dilakukan Ibu hamil adalah senam hamil. Banyak manfaat yang diperoleh dari olahrga ini, diantaranya menurunkan resiko terjadinya keguguran dan memudahkan persalinan.
- Dilarang mengurut pertu selama hamil
Hal ini merupakan fakta, bukanlah mitos. Mengurut perut sangat berbahaya bagi Ibu hamil, karena amat berisiko bagi janin. Janin bisa mengalami stress, sehingga bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Apabila ada perlekatan plasenta, mengurut perut dapat menyebabkan perdarahan dan keguguran.
- Minum air kelapa akan mempercepat persalinan
Pendapat ini masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun, tidak ada pantangannya bila Ibu hamil ingin meminum air kelapa. Justru air kelapa banyak mengandung zat-zat gizi yang bermanfaat bagi Ibu hamil dan janin.
Untuk lebih mengetahui manfaat air kelapa bagi ibu hamil dan janin, silahkan membaca artikel:
Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil Secara Ilmiah
- Ibu hamil tidak boleh melakukan perjalanan jauh
Ibu hamil yang pernah mengalami keguguran berulang atau kehamilannya memasuki trimester akhir tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan jauh. Kondisi capek di perjalanan dapat membahayakan janin. Namun, bukan berarti ibu hamil tidak boleh bepergian di sepanjang masa kehamilannya. Ada waktu dan kondisi tertentu yang memperbolehkan ibu hamil untuk bepergian dan melakukan perjalanan jauh. Untuk mengetahui lebih jelas tentang hal tersebut, Anda bisa membaca artikel:
- Tips Mudik Bagi Wanita Hamil
- Tips Aman Bepergian dengan Pesawat Terbang Ketika Hamil
- Minum air rebusan kacang hijau akan melebatkan rambut bayi
Hal ini hanya mitos. Lebat tidaknya rambut bayi tidak ditentukan oleh minuman ataupun makanan tertentu yang dikonsumsi Ibu selama hamil, melainkan karena faktor keturunan.
- Mitos tentang meminum rumput Fatimah bagi Ibu hamil yang susah melahirkan
Menurut penelitian, rumput Fatimah mengandung oksitosin yaitu suatu zat yang digunakan oleh tubuh untuk merangsang kontraksi rahim. Secara medis, sebenarnya tidak terlalu dianjurkan untuk meminum rumput Fatimah, karena kontraksi rahim yang dihasilkan akan sangat tinggi tanpa ada jeda waktu istirahat. Kontraksi yang benar-benar kencang namun pembukaannya tidak sesuai dengan kontraksinya akan mengakibatkan Ibu hamil mengalami kesakitan yang luar biasa dan bayi mengalami stress. Sehingga pada akhirnya, tindakan operasi untuk persalinan harus segera dilakukan.
- Ibu hamil harus makan dengan porsi dua kali lipat
Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena, selama hamil ibu tidak perlu melipatgandakan porsi makannya menjadi dua kali lipat dengan alasan makan untuk ibu dan bayi. Meningkatkan porsi makanan memang dapat menambah pasokan energi yang dibutuhkan selama hamil, namun yang lebih perlu untuk ditingkatkan adalah kualitas gizi yang diasup, bukan hanya kuantitasnya.
Menambah porsi makanan selama hamil, boleh-boleh saja, asalkan tidak berlebihan. Karena, bila berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan berlebih ketika hamil.
- Jangan terlalu gemuk saat hamil agar lebih mudah kurus kembali
Ada pendapat yang mengatakan bahwa sebaiknya kenaikan berat badan ibu hamil tidak boleh terlalu banyak agar nanti setelah persalinan lebih mudah untuk langsing (kurus) kembali. Hal itu tentu saja tidak benar. Jangan menahan-nahan makan hanya karena takut gemuk selama hamil. Terlalu kurus saat hamil (penambahan berat badan selama kehamilan kurang) akan menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur (tidak cukup bulan), masalah kesehatan paru-paru dan jantung janin.
Bicara soal berat badan selama hamil, ternyata ada juga yang beranggapan bahwa makin gemuk ibu hamil berarti ibu dan janin makin sehat. Anggapan ini juga tidak tepat. Ibu hamil bukan hanya tidak boleh terlalu kurus selama hamil, tapi juga tidak boleh terlalu gemuk. Terlalu gemuk saat hamil (penambahan berat badan selama kehamilan berlebih) akan menimbulkan masalah diabetes kehamilan, preeklamsia, kelahiran prematur, dan pendarahan.
Demikianlah, beberapa mitos dan fakta seputar kehamilan yang banyak beredar di masyarakat. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Terima kasih atas usaha anda mengumpulkan dan membantah mitos-mitos dalam kehamilan. Dari hasil penelusuran Mbah Google, hanya situs anda yang mengulas mitos kehamilan dengan cukup dan pantas. Karena tidak ada perbandingan situs yang lain, boleh lah saya memberi nilai 7 untuk laman ini.
makasih infonya,jd lbih banyak tau nih…
Makasih yaaa,informasi seperti ini sgt bagus buat ibu ibu hamil
Terimakasih…..informasinya sungguh bermanfaat untuk saya
makasih banyak info’a sy jd lbh banyak tau..
saya mau bertanya, disaat hamil apakah kita dilarang menjual perhiasan milik kita sendiri ya bund….?