Informasi dan Tips – informasitips.com

Pantangan Seputar Kehamilan, Mitos atau Fakta? (1)

informasitips.com – Beragam wejangan masuk ke telinga Ibu hamil. Harus begini, harus begitu. Pantang makan ini, pantang makan itu. Beberapa diantaranya fakta, namun tidak sedikit pula yang hanya merupakan mitos turun-temurun semata. Lalu, apa saja sih pantangan seputar kehamilan yang perlu dicari tahu kebenarannya?
Simak beberapa mitos dan pantangan seputar masalah kehamilan yang kami berikan berikut ini :

  1. Makan nanas dapat menyebabkan keguguran?
    Pendapat tersebut secara ilmiah belum terbukti.
    Namun, meskipun secara ilmiah pendapat tersebut belum terbukti, ada juga banyak orang yang mengalami kasus kram perut dan keguguran setelah makan nanas. Hal tersebut mungkin saja terjadi, terlebih bila mengkonsumsi buah nanas dalam jumlah yang sangat banyak. Di dalam buah nanas terkandung enzim bromelain yang diduga dapat mengganggu perut dan melembutkan jaringan ikat pada dinding rahim. Enzim inilah yang diduga bisa menyebabkan keguguran. Jadi, andaikan pun Anda tetap ingin mengkonsumsi nanas, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.
  2. Makan, pisang ambon, mentimun saat hamil muda bisa mengakibatkan keguguran.
    Pendapat tersebut hanyalah sebuah mitos. Faktanya buah-buahan tersebut baik bagi Ibu hamil karena kaya Vitamin C dan serat. Menurut sebuah penelitian, 74 % resiko kelahiran prematur dapat dicegah atau dikurangi dengan asupan vitamin C yang cukup selama kehamilan yaitu 100 mg per hari.

    Berkaitan dengan masalah keguguran selama hamil, Ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk memakan sayuran Pare, dan Pepaya muda, karena di dalamnya mengandung suatu zat yang bisa memicu terjadinya keguguran.

    Fakta baru mengenai vitamin selama kehamilan :
    Ibu hamil sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi aneka vitamin dalam jumlah yang berlebihan, terutama vitamin E.
    Menurut salah satu peneliti dari University Medical-Center, Rotterdam, Belanda, vitamin E yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan senyawa oksidan dan antioksidan di dalam jaringan tubuh janin. Akibatnya janin beresiko 5 – 9 kali lebih besar mengalami gangguan perkembangan jantung.

  3. Mitos tentang makan makanan asam terlalu banyak.
    Mitos ini sebenarnya ada benarnya juga karena makan makanan asam yang terlalu banyak selama hamil dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga berakibat sakit lambung (sakit mag). Tetapi justru jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terlalu banyak dapat membantu meringankan rasa mual saat kehamilan.
  4. Jangan makan makanan pedas.
    Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran sebaiknya menghindari makanan yang terlalu pedas, karena khawatir akan terjadi kontraksi sebelum waktu melahirkan. Bila hal ini terjadi dapat meningkatkan resiko keguguran.
  5. Mual dan muntah, ngidam pertanda janin yang dikandung sehat?
    Pendapat tersebut hanyalah mitos belaka. Perubahan hormonal dalam tubuh Ibu hamil dapat mengakibatkan Ibu mengalami mual dan muntah. Kondisi janin yang sehat dipengaruhi oleh faktor kesehatan fisik, psikis dan gizi Ibu hamil.
  6. Jika perut lebar dan mancung, berarti janin laki-laki.
    Hal ini memang hanya sekedar mitos. Sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan kebenarannya. Yang pasti, lebar dan mancungnya perut Ibu hamil disebabkan posisi dari janin yang ada dalam rahim.
  7. Jika denyut jantung janin kuat berarti janin laki-laki.
    Ini juga bukan merupakan fakta. Denyut jantung janin laki-laki maupun janin perempuan biasanya 110-180 kali/menit dan bervariasi dari waktu ke waktu.
  8. Persalinan normal akan melemahkan kandung kemih.
    Memang ada beberapa Ibu yang melahirkan secara normal mengalami kerusakan otot dan jaringan ikat rongga panggul sehingga tidak dapat menahan buang air kecil. Namun hal tersebut bisa diperbaiki dengan cara melakukan latihan kegel yang dapat menguatkan otot panggung yang menyangga kandung kemih. Caranya kerutkan otot seputar v*g*n* seperti saat menahan air kencing. Tahan selama 10 detik, lepaskan dan ulangi 10 kali per hari.
  9. Makan buah, maka janinnya perempuan.
    Hal ini mungkin saja benar karena buah akn meningkatkan keasaman v*g*n* yang disenangi sel sperma pembawa kromosom X yang merupakan cikal bakal bayi perempuan.
  10. Makan belut, maka janinnya laki-laki.
    Hal ini juga mungkin saja benar karena untuk mendapatkan bayi laki-laki Ibu hamil memerlukan protein tinggi dan kadar protein belut memang tinggi.
  11. Berhubungan intim selama kehamilan akan memperlancar persalinan.
    Kesehatan janin selama dalam rahim tidak ada hubungannya dengan jumlah sperma yang ditengarai sebagai penyubur. Juga tidak ada hubungan dengan frekuensi hubungan intim. Ibu hamil yang memiliki pengalaman keguguran atau bayi lahir premature diingatkan untuk “ puasa” sementara waktu dalam hubungan intim. Karena hubungan intim akan meningkatkan kontraksi otot rahim sehingga janin berpeluang mengalami keguguran atau lahir premature.
  12. Saat ketuban pecah berarti persalinan harus segera dilaksanakan.
    Umumnya setelah air ketuban pecah masih perlu waktu berjam-jam untuk kontraksi sampai akhirnya bayi lahir. Namun, dengan pecahnya ketuban, proses persalinan harus segera dilakukan karena dikhawatirkan bakteri di v*g*n* masuk ke rahim dan menginfeksi janin.
  13. Susu membuat bayi yang dikandung menjadi cerdas.
    Hal ini tentu saja benar karena susu selain sumber kalsium, juga kaya kolin yang berperan membentuk penghantaran rangsangan di saraf otak. Dampaknya potensi genetik bayi untuk memiliki memori yang baik dapat dioptimalkan.
  14. Minum es menyebabkan janin besarr
    Pantangan minum es selama hamil sering kita dengar. Es ataupun air es tidak mengandung kalori. Berbeda dengan es sirup yang tinggi karbohidrat yang dapat meningkatkan berat badan yang bisa berdampak pada pertambahan berat badan janin. Jadi, unsur gula atau pemanis yang ada dalam es tersebutlah yang mengandung kalori tinggi dan bisa meningkatkan berat badan
  15. Garis regangan jangan digaruk
    Ada benarnya karena selama hamil akibat perubahan hormonal dan kulit yang meregang, kulit di daerah perut, panggul, pinngul, dan pay*d*ra menjadi gatal. Sebaiknya memang jangan digaruk karena akan menyebabkan kulit luka. Untuk membantu mengatasinya cukup olesi dengan lotion saja.
  16. Mengadopsi anak membuat Anda hamil.
    Jika dilihat lebih dalam lagi sebenarnya hal ini mungkin saja terjadi karena secar apsikologis kondisi Ibu lebih tenang. Dengan mengadopsi anak, jiwa Ibu tidak lagi ngoyo untuk segera hamil, sehingga organ reproduksi dapat bekerja optimal dan mempermudah terjadinya pembuahan. Namun dengan catatan pasangan suami istri tidak mengalami gangguan fungsional dan anatomis.
  17. Banyak makan ikan bayi cerdas.
    Ikan laut kaya akan yodium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan janin. Penelitian di Jerman menunjukkan anak-anak dari Ibu yang kekurangan yodium saat hamil, IQ nya 4 point lebih rendah. Selain itu yang terpenting ikan laut banyak mengandung omega 3 asam lemak yang penting bagi perkembangan jaringan otak.
    Namun, sekarang banyak ikan di laut yang sudah terkontaminasi logam berat terutama merkuri. Akibatnya beberapa ikan laut menjadi tidak aman dikonsumsi oleh ibu hamil semasa kehamilan.
    Menurut FDA (Food and Drug Administration), Badan pengawasan makanan dan obat di Amerika, ada 4 jenis makanan laut yang masih aman dikonsumsi ibu hamil, ibu menyusui dan balita, yaitu :
    1. ikan sardin, sumber kalsium
    2. ikan salmon, sumber asam lemak omega-3
    3. udang, sumber protein
    4. ikad kod yang rendah kandungan lemaknya.

Sekarang bagaimana pendapat kamu dengan pantangan seputar kehamilan yang telah diuraikan di atas, mitos atau fakta? Mitos atau faktanya, tergantung dari bagaimana kamu menyikapinya. Apapun itu, berikan yang terbaik untuk si buah hati demi masa depannya kelak.

Artikel Terkait

3 thoughts on “Pantangan Seputar Kehamilan, Mitos atau Fakta? (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih