TORCH, Waspadai Bahaya dan Infeksinya
informasitips.com – TORCH merupakan singkatan dari Toxoplasma gondii (toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV) and other diseases. Penyakit ini sering menimbulkan berbagai masalah kesuburan (fertilitas) wanita dan pria sehingga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan. Apabila hamil pun bisa menyebabkan keguguran dan mengancam keselamatan janin yang akan dilahirkan nanti (bayi lahir cacat). Beberapa kecacatan yang bisa timbul akibat TORCH yang menyerang wanita hamil antara lain kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik, hidrosepalus, dan lain sebagainya.
Penyebab utama dari TORCH sebagian besar adalah hewan-hewan yang ada di sekitar kita seperti kucing, ayam, burung, tikus, kambing, sapi, anjing, babi, dan lainnya yang mengandung virus dan parasit TORCH di dalam darahnya. Hewan-hewan tersebut bisa sebagai pembawa langsung TORCH melalui interaksi dengan manusia, dan bisa juga sebagai perantara (pembawa tak langsung) TORCH melaui kotorannya.
Kotorannya yang mengandung TORCH bisa mencemari tanah, sehingga juga bisa mencemari sayuran yang tumbuh di tanah. Kotoran hewan yang terinfeksi TORCH bisa terbang terbawa bersama lalat, serangga atau burung dan menempel pada makanan, kemudian makanan tersebut masuk ke dalam mulut manusia dan hidup dalam darah manusia.
Kita tentu sering mendengar bahwa toxo adalah virus kucing. Padahal toxo sebenarnya bukan merupakan virus melainkan parasit yang hidup dalam darah. Beberapa penelitian di dalam maupun di luar negeri menyebutkan bahwa sekitar 70 % penyebab penyakit TORCH ini berasal dari kotoran kucing.
TORCH menganggu kesuburan tak hanya bagi wanita, namun juga bagi pria. Pada wanita TORCH menginfeksi sel telur sehingga sel telur dan inti sel menjadi rusak, mengecil dan tidak bisa dibuahi. Infeksi tersebut pada wanita juga bisa menyebabkan timbulnya miom, penyumbatan atau pelengketan saluran telur sehingga sel telur tidak bisa dibuahi dan mengakibatkan sulitnya terjadi kehamilan. Sementara pada pria, TORCH menginfeksi sel sperma sehingga akan memperburuk dan menurunkan kualitas sperma, mengurangi kekentalan sperma, dan menurunkan kemampuan gerak (motilitas) sel sperma sehingga sulit mencapai sel telur.
Lalu, bagaimana penularan TORCH melalui manusia satu ke manusia lainnya?
Toxo karena bukan merupakan virus maka tidak menular melalui hubungan seksual kepada pasangan. Toxo bisa menular pada keturunan (misalnya ibu hamil ke bayi yang dilahirkannya nanti). Sedangkan Rubella, CMV, dan Herpes bisa menular ke pasangan (suami atau istri) melalui hubungan seksual, karena merupakan virus. Selain hubungan seksual, penularan Rubella, CMV, dan Herpes juga dapat melalui air liur, keringat, urin, darah, dan Air Susu Ibu (ASI).
Gejala-gejala terinfeksi TORCH pada masa kehamilan misalnya timbul flek berkepanjangan pada wanita hamil, janin tidak berkembang, hamil anggur, atau bayinya meninggal pada trimester akhir kehamilan, dan seringkali menimbulkan keguguran. Namun ada juga kasus dimana infeksi yang terjadi pada ibu hamil tidak disertai dengan gejala dan akan berlalu begitu saja tanpa diketahui. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi TORCH adalah dengan pemeriksaan darah di laboratorium.
Kemungkinan terinfeksi TORCH pada trimester pertama cukup kecil (sekitar 15 %), namun tingkat kerusakannya cukup parah, seperti janin cacat bahkan kematian. Pada trimester kedua kemungkinan terinfeksi TORCH lebih besar, namun tingkat kerusakannya tidak separah bila terinfeksi pada trimester pertama. Sedangkan kemungkinan terinfeksi TORCH pada trimester ketiga cenderung paling besar, namun resiko kerusakan atau bahaya yang ditimbulkan lebih kecil, namun tetap berbahaya.
Bahaya TORCH tidak hanya berkaitan dengan masalah kehamilan saja. TORCH juga bisa meyerang orang tua, anak muda, dari berbagai kalangan, usia, dan jenis kelamin. TORCH bisa menyerang otak (timbul gejala sering sakit kepala misalnya), menyebabkan sering timbul radang tenggorokan (seperti yang dulu selalu penulis alami), flu berkepanjangan, sakit pada otot, persendian, pinggang, sakit pada kaki, lambung, mata, dan sebagainya. Meskipun demikian, kita tidak bisa langsung menyimpulkan seseorang pasti terkena TORCH bila menderita salah satu penyakit yang telah disebutkan di atas. Diperlukan pemeriksaan yang valid dan akurat melalui pemeriksaan darah di laboratorium, yaitu dengan mendeteksi adanya antibodi dalam darah.
Biaya pemeriksaan TORCH secara keseluruhan di laboratorium berkisar antara 1-2an juta. Anda tentu bisa menanyakan hal ini langsung ke laboratorium yang ingin dituju. Hasil pemeriksaan sering menunjukkan nilai TORCH dengan indikator antibody IgG dan IgM.
IgG merupakan bentuk antibody penghalang yang dihasilkan tubuh, yang bertugas menangkap semua bibit penyakit untuk menghambat penyebarannya. Sementara IgM merupakan bentuk antibody tubuh yang timbul setelah perkembangan penyakit dihambat, yang bertugas untuk menangkap sisa bibit penyakit yang tertinggal. Dengan kata lain bila terinfeksi TORCH, tubuh menghasilkan IgM terlebih dahulu, baru kemudian membentuk IgG.
Antibodi IgG dan IgM ini memiliki nilai ambang batas, dimana apabila nilai IgG atau IgM melebihi nilai ambang batasnya disebut bernilai positif, dan sebaliknya. Nilai ambang batas tersebut biasanya tertera pada hasil pemeriksaan laboratorium.
Apabila IgG positif dan IgM negative disimpulkan infeksi sudah lama terjadi. Bila IgG negative dan IgM positif disimpulkan infeksi baru saja terjadi. Namun, apabila IgG dan IgM dua-duanya positif maka disimpulkan bahwa infeksi sedang berada pada tahap manifest, yaitu sudah terjadi infeksi namun waktunya belum terlalu lama. Untuk itu, pada kasus IgG dan IgM dua-duanya positif sebaiknya juga dilakukan pemeriksaan aviditas IgG anti toksoplasmosis. Bila nilai aviditas IgG rendah, hal itu menunjukkan infeki tersebut baru terjadi, dan bila aviditas IgG tinggi merupakan tanda adanya antibodi lampau (infeksi sudah lama terjadi).
Wanita hamil yang sudah posistif terinfeksi TORCH sebaiknya juga melakukan pemeriksaan Protein C Reaktif (PCR). Pemeriksaan ini memiliki sensitivitas yang cukup tinggi untuk dapat mendeteksi TORCH pada darah, amnion (cairan ketuban), cairan otak. Hal tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendeteksi apakah ada kelainan pada janin yang dikandung sehingga bisa segera diberikan penanganan yang tepat.
Pengobatan TORCH secara medis diyakini bisa dengan menggunakan obat-obatan seperti isoprinocin, repomicine, valtrex, spiromicine, spiradan, acyclovir, azithromisin, klindamisin, alancicovir, dan lainnya. Namun tentu pengobatannya membutuhkan biaya yang sangat mahal dan waktu yang cukup lama. Selain itu, terdapat pula cara pengobatan alternatif yang mampu menyembuhkan penyakit TORCH ini, dengan tingkat kesembuhan mencapai 90 %. Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis.
Pengobatan TORCH secara medis pada wanita hamil dengan obat spiramisin (spiromicine), azithromisin dan klindamisin misalnya bertujuan untuk menurunkan dampak (resiko) infeksi yang timbul pada janin. Namun sayangnya obat-obatan tersebut seringkali menimbulkan efek mual, muntah dan nyeri perut. Sehingga perlu disiasati dengan meminum obat-obatan tersebut sesudah atau pada waktu makan.
Berkaitan dengan pengobatan TORCH ini (terutama pengobatan TORCH untuk menunjang kehamilan), menurut medis apabila IgG nya saja yang positif sementara IgM negative, maka tidak perlu diobati. Sebaliknya apabila IgM nya positif (IgG bisa positif atau negative), maka pasien baru perlu mendapatkan pengobatan. Namun, menurut beberapa sumber dan juga berdasarkan pengalaman pribadi penulis, apabila ingin sembuh dari TORCH dan ingin mendapatkan kehamilan yang lancar, baik IgG dan IgM harus dua-duanya bernilai negative. Oleh karena itu, sebelum hamil sebaiknya pasien harus benar-benar sembuh terlebih dahulu dengan IgG dan IgM keduanya bernilai negative, baru kemudian merencanakan kehamilan. Hal ini tentu amat berguna untuk mendapatkan kehamilan yang sehat dan lancar.
Lalu, bagaimana cara pencegahan agar tidak terkena TORCH?
Cara yang paling efektif adalah dengan sebisa mungkin menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan terinfeksi TORCH. Perilaku hidup bersih amat dibutuhkan. Misalnya, mencuci tangan sebelum makan, mencuci makanan daging dan sayuran sampai bersih kemudian dimasak sampai matang (jangan setengah matang, apalagi mentah), sedapat mungkin menjauhi hewan-hewan yang bisa menularkan TORCH. Apabila ingin memelihara hewan seperti kucing dan anjing misalnya, harus benar-benar dirawat dan dijaga kebersihannya. Pastikan juga hewan-hewan tersebut dalam kondisi yang baik dan sehat.
Bagi wanita yang ingin hamil, selain perlu menghindari pencetus-pencetus terinfeksinya TORCH juga perlu melakukan pemeriksaan TORCH dan kondisi kesehatan lainnya. Pastikan Anda dan pasangan bebas dari TORCH guna mendapatkan kehamilan yang lancar, sehat bagi Ibu dan janin yang dikandung. (ST)







42 Comments
Pas banget, kebetulan pisan lagi ada kasus yang kena toxo.
Izin share ya. Sangat bermanfaat untuk pencerahan nih!
Thx
terima kasih infonya.
Aku baca tulisannya juga berdasarkan pengalaman pribadi penulis ya?
kebetulan aku sedang punya pengalaman yang sama. aku boleh tau gimana cara pengobatannya?
terima kasih.
Iya, kurang lebih memang seperti itu. Saya menulis hal ini karena ingin menyampaikan informasi yang sangat penting, namun belum sepertinya belum banyak diketahui orang. Terutama masalah IgG dan IgM dan fakta bahwa TORCH bisa disembuhkan. Kebetulan sekali Anda bertanya, jadi saya bisa memberikan informasi mengenai pengobatannya.
Waktu itu saya melakukan pengobatan di daerah Bogor tepatnya di klinik pak Juanda
yang beralamat di :
Perumahan Indraprasta
Jl. Sutiragen IX no 6
(0251)341094
situs : http://pengobatantorch.com/
Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai pengobatannya, sepertinya saya tidak memiliki wewenang untuk menjawab hal tersebut. Jadi saya sarankan Anda untuk menghubungi dan menanyakannya langsung ke yang benar-benar ahlinya. InsyaAllah bisa sembuh.
kalo saya baru cek kemaren dan igg positif igm negtf..penulis kemarn bagaimana diobatinya? apakah harus rutin datang berobatnya? soalnya saya di kalimantan
Saya dulu juga hasilnya IgGnya positif dan IgM negatif. tapi memang dua2nya harus negatif makanya saya berobat ke pengobatantorch.com (dulu saya di cabang bogor)
Kedatangan pertama datang langsung dengan membawa hasil lab TORCH nya (krn ini memang diminta oleh mereka). Pada kedatangan pertama pasien harus datang untuk mendapatkan pencerahan langsung ttg TORCH dari sang terapist. Kedatangan selanjutnya pasien bisa mengambil obatnya saja dan itupun bisa diwakilkan.
Untuk posisi Anda yang jauh di kalimantan, itu tidak masalah. Coba Anda hubungi langsung pihak pengobatannya di cabang pusat bogor : Perumahan Indraprasta
Jl. Sutiragen IX no 6
(0251)341094
situs : http://pengobatantorch.com/
Mereka punya cabang banyak selain yg di bogor. Untuk pengobatan pertama yg biasanya mengharuskan pasien dtg bertemu terapis, Anda bisa dtg ke cabang pengobatan terdekat dengan daerah Anda. Anda tidak perlu rutin dtg kesana krn posisi Anda jauh. Mereka punya pelayanan untuk mengirimkan obatnya ke alamat pasien lewat jasa pengiriman Tiki misalnya. Anda hanya perlu menghubungi pihak sana bagaimana teknis pelaksanaannya.
terima kasih.
Namun, menurut beberapa sumber dan juga berdasarkan pengalaman pribadi penulis, apabila ingin sembuh dari TORCH dan ingin mendapatkan kehamilan yang lancar, baik IgG dan IgM harus dua-duanya bernilai negative. Oleh karena itu, sebelum hamil sebaiknya pasien harus benar-benar sembuh terlebih dahulu dengan IgG dan IgM keduanya bernilai negative, baru kemudian merencanakan kehamilan.
ini untuk semua kasus Torch? penulis kemarin pengalamannya positif di penyakit yang mana? Dan mohon maaf, sepengetahuan saya untuk kasus herpes (secara medis maupun pengobatan tradisional) tidak pernah dijumpai IgG yang diterapi jadi benar2 negatif dan bukan hanya sekedar turun. Hanya IgM saja yang bisa dibuat negatif. Mohon pencerahannya. Karena kalo memang ada kasus IgG herpes yang dapat diterapi negatif, saya juga memiliki saudara yang berminat.
Terima kasih atas pertanyaannya.
Karena Anda bertanya ke saya, tentu saya akan menjawab dengan merujuk pada referensi yang saya yakini, yaitu dengan metode pengobatan TORCH secara tradisional di Yayasan Aquatrat Therapy Indonesia.
Mengapa saya merujuk ke sana, karena pengobatan tersebut adalah pengobatan khusus spesialis ttg TORCH, dimana terapisnya mengklaim bisa menyembuhkan TORCH (semua TORCH termasuk TOXO, Rubela, CMV, Herpes & other virus) dengan tingkat kesembuhan mencapai 90 % (tentu tidak ada yang 100 % bukan, karena ada kuasa Allah yang menentukan segalanya). Dan ini bukan tanpa dasar loh, kasus TORCH ini juga merupakan pengalaman pribadi sang terapis sendiri.
Kasus saya dulu memang yang positif adalah nilai Toxo dan CMV nya. Namun berdasarkan beberapa kasus pasien yang berobat di sana banyak sekali yang datang dengan keluhan nilai Herpes yang sangat tinggi namun ternyata Alhamdulillah berhasil sembuh setelah melakukan pengobatan selama kurang lebih 3-6 bulan (tergantung kondisi fisik dan keparahan tiap individu).
Jadi, bila Anda menyatakan bahwa secara pengobatan tradisional, herpes yang bisa diobati hanya IgM nya saja, saya rasa tidak.
Karena di pengobatan tersebut justru terbukti bahwa dua-duanya (nilai IgG dan IgM dua2nya bisa turun sampai negatif, utk semua jenis TORCH termasuk Herpes).
Tapi kalo secara medis, saya tidak tahu. Karena untuk kasus pengobatan TORCH ini saya merujuk ke pengobatan tradisional tersebut.
Memang semuanya kembali lagi ke keyakinan tiap individu. Ingin memilih jenis pengobatan yang seperti apa. Tapi, kalo di sekitar kita terhampar fakta dan kesaksian yang mengatakan bisa sembuh dari TORCH, saya rasa kita tidak boleh mengabaikannya begitu saja. Jika ingin berobat secara medis, ya tentu tidak masalah, silahkan saja. Namun bila Anda bertanya ke saya dimana tempat yang insyaAllah juga bisa menyembuhkan TORCH (termasuk Herpes) sampai bernilai negative, jawaban saya di pengobatan Yayasan Aquatreat Theray Indonesia. InsyaAllah.
Mungkin saya hanya bisa menjawab sebatas ini saja. Selebihnya tentu bukan wewenang saya untuk menjawab lebih detail ttg pengobatan TORCH tsb, termasuk masalah herpes. Jika masih kurang puas, Anda bisa langsung bertanya ke pengobatan tsb di http://www.pengobatantorch.com
Dengan bertanya langsung ke ahlinya saya yakin Anda akan mendapatkan pencerahan yang lebih luas.
Terima kasih.
dulu, saya pernah berobat dialternatif dan divonis kena miom, saya g brani priksa karena takut pernyata’an itu benar. yang saya mau tanyakan, sekarang sayakan lagi proses kehamilan, kalaupun pernyataan itu benar apakah dalam prose kehamilan itu ada gangguankah,,,,,,
Saran saya, tentu sebaiknya Anda memeriksakan mengenai masalah miom itu secara medis terlebih dahulu.
Dari pemeriksaan secara medis tersebut, akan terlihat dengan jelas dan dokter akan bisa mendiagnosa apakah itu miom atau bukan, dan apakah berbahaya atau tidak. Namun, sebaiknya Anda tidak perlu cemas, karena kasus miom memang banyak dialami wanita. Biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan keluhan.
Mengenai masalah miom dan kehamilan, ada jenis miom yang bisa menghambat proses terjadinya kehamilan. Jenis miom ini biasanya miom yang terletak di saluran telur. Tentu harus dihilangkan terlebih dahulu karena bisa menghambat sperma untuk membuahi sel telur.
Namun, ada juga jenis miom yang tidak menghambat terjadinya kehamilan. Pasien tetap bisa hamil dan Miom tetap ada bersama kehamilan. Biasanya jenis miom ini adalah jenis yang tidak membahayakan, ukurannya kecil, dan posisinya berada di dalam dinding rahim. Tentunya sepanjang kehamilan, pasien harus benar-benar mendapatkan pengawasan ekstra secara medis. Dokter akan terus memantau apakah miom tersebut bisa mengganggu kehamilan dan proses persalinan. Dan apakah si pasien bisa melahirkan secara normal atau tidak.
Ada juga kondisi dimana miom ada bersamaan kehamilan dan ternyata miom tersebut beresiko membahayakan kehamilan. Miom jenis ini biasanya akan menimbulkan komplikasi pada saat kehamilan dan melahirkan. Misalnya pendarahan, bahkan keguguran, atau kelahiran preamtur. Untuk kasus ini, mungkin dokter akan mengambil tindakan untuk mengoperasi mengangkat miom tersebut. Operasi pengangkatan baru boleh dilakukan bila kehamilannya sudah lebih dari 16 minggu, karena pada usia kehamilan ini, plasenta sudah terbentuk dengan baik.
Meskipun demikian, Anda tak perlu langsung panic dan khawatir. Banyak kasus dimana wanita hamil dengan miom, kehamilannya tidak terganggu dan bisa melahirkan bayi yang sehat.
Saran saya, sebaiknya Anda konsultasi lebih jelas mengenai masalah ini ke dokter.
Terima kasih.
Artikel yg sangat bermanfaat,saya jg sedang mengalami duka karna bayi saya meninggal karna organ2nya digerogoti tokso
Turut prihatin dengan hal tersebut….
semoga kita semua menjadi semakin sadar akan akan bahaya TORCH dan kedepannya tidak ad lg kasus seperti itu…
terima kasih komennya…
Cara alternatif bgmn?dmn?biaya¥ brp?
Klo pengobtn diRS brp,karna rubella IgG&cmv IgG sy positf.
Sy mengetahui trkn virus stlh perks drh karna sblm¥ sy hbs kgu2rn.
Thx & ditnggu lbh lnjt info¥
Cara alternatif maksudnya dengan pengobatan secara herbal. Anda bisa baca komen-komen di atas (sebelumnya) di situ sudah cukup jelas mengenai tempatnya, dan info lebih lanjut ttg pengobatannya. Insya Allah Rubella & CMV nya bisa sembuh.
Kalo pengobatan di RS, saya kurang tahu karena saya pribadi tidak mengikuti pengobatan di RS. Sepengetahuan saya, pengobatannya memakan waktu cukup lama dan agak mahal…
terima kasih
Thanx infonya.. Sangat jelas, dan mudah dipahami.
Thanks jg..
sama-sama…
[...] 4. Adanya infeksi penyakit TORCH Infeksi TORCH sering menimbulkan gangguan kesuburan wanita. Sel telur yang terinfeksi TORCH menjadi rusak, mengecil dan tidak bisa dibuahi sehingga menjadi sulit hamil. Lebih jauh mengenai TORCH, Anda bisa membaca artikel “TORCH, Waspadai Infeksi dan Penyebarannya“. [...]
[...] resiko kontaminasi yang mengancam diantaranya bakteri coliform, toxoplasmosis (baca juga tentang TORCH), dan [...]
KEMARIN K HABIS KEGUGURAN,USIA KANDUNGANKU KEMARIN 4 BULAN. TAPI SELAMA KEHAMILAN K SELALU MENGELUARKAN FLEK2 BANYAK SETIAP HARI. SETELAH DIKIRET, K PERIKSA KELABABORATORIUM,TERNYATA RUBELLAKU 335,TP TOKSOKU SEMUANYA NEGATIF.BERAPA KIRA2 HARGA OBATNYA UNTUK MENURUNKAN RUBELLANYA?TERUS PANTANGAN MAKANNYA APA AJA? BERAPA LAMA LAGI DIPERBOLEHKAN HAMIL
Kalo dulu (kira2 thn 2007) sewaktu saya mengkonsumsi obat tsb harganya 600 rb. Kalo saat ini saya kurang tahu berapa harga persisnya. Anda bs tanyakan langsung saja ke tempat pengobatan tsb bila memang ingin berobat kesana.
Pantangan makannya tidak ada. Boleh hamil lg kalo memang semuanya sudah negatif (semua TORCH negatif) atau sudah sembuh, agar di kehamilan berikutnya, insyaAllah tdk ada masalah serupa. Tiap org berbeda reaksinya, namun biasanya butuh waktu sekitar 6 bulan utk sembuh, br setelah itu diperbolehkan hamil lagi.
Artikel yg sangat bermanfaat…
Apalagi utk aku yg direcomend utk test TORCH karena 2 x keguguran.
Mba wall ini boleh kah ku share ke group di FB yg sedang menanti buah hati yg memiliki sekian kasus mungkin dgn membaca wall ini bisa termotivasi dan memberikan alternatif solusi.
thank’s…
Silahkan saja, tp tlg tetap dicantumin sumbernya ya..;-)
mw nanya saya sedang hamil jln 3 bln,drmh sy punya bnyk kucing,cara menghindari tokso gmn y????
Sebisa mungkin minimalkan kontak dengan kucing..
Meskipun Anda cukup yakin kucing peliharaan di rumah Anda selama ini sehat-sehat saja dan terjaga kebersihannya, ada baiknya selama masa kehamilan ini Anda membatasi kontak dengan kucing..
tanda2 khusus orang terinfeksi TORCH tu seperti apa???
Tanda-tanda khusus tak bisa terlihat secara langsung.. untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi TORCH dilakukan lewat pemeriksaan di laboratorium
saya 4th menikah blm hamil ternyata cmv igm positif trus berobat ke dokter kandungan dr.lilien semarang, satu bulan langsung hamil dan cmv sudah negatif. adik ipar saya juga keguguran sampe 3x ternyata cmv igm jg positif trus berobat ke dr. lilien jg, satu bln langsung hamil lg dan cmvnya negatif.
jd torch bisa disembuhkan tp cari dokter yg tepat soalnya gak semua dokter kandungan tahu pengobatan yg tepat, dr semua dokter kandungan ato spesialis penyakit dalam yg sy datangi bilang cmv ga bisa sembuh tp ternyata bisa.
setelah cari2 info tentang torch, dsini sy merasa tidak sendiri, baru saja hari ini sy dr lab dgn hasil igg positif dan igm negatif..
pengobatan secara herbal itu membutuhkan wkt brp lama penulis? agar bisa negatif hasilny.. thx
Bergantung pada kondisi tubuh dan keparahan penyakit tiap orang. Namun, rata-rata pasien yang berobat ke sana membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan untuk sembuh..
q sgat setuju dng tips d’atas , karena mjaga kebersihan itu bisa mencegah berbagai pyakit .
tapi sayang pemeriksaan TORCH sangat mahallllllllllllllll, siapapun ingin memeriksakan diri sebelum kehamilan tetapi dengan harga tadi berat untuk ekonomi menengah kebawah apalagi di jaman sekarang yang begitu sulittttttttttttt
Alhamdulillah, semua sudah kami lakukan. Demi mendapatkan momongan, biaya pengobatan sudah menembus biaya hampir Rp.20 juta (test lab, HSG, USG 2-4 Dimensi, suntik PLI, termasuk inseminasi). Akhirnya, kami memang harus tetap bersabar… Allah SWT belum juga KUN FAYAKUN pada usaha dan doa kami. Tetapi kami tetap semangat..!
apakah ada tempat pengobatan tsb di daerah kebumen ?kalau ada di mana dan berapa kira2 biaya pengobatannyA?
@Noer : Saya kurang tau apakah di daerah kebumen ada atau tidak. Coba langsung ditanyakan saja (telp) ke tempat pengobatannya. Alamatnya dapat Anda liat di komen2 yg ada di atas.
Untuk biayanya saat ini saya kurang tahu persis, namu dulu waktu saya berobat ke sana biaya obatnya Rp 600rb (tiap bulan). Pengobatan selama 3-6 bulan tergantung kondisi pasien (saya dulu selama 5 bulan), trus alhamdulillah membuahkan hasil. Tak hanya itu, kondisi tubuh saya sekarang juga semakin membaik. Dulu saya sangat sering mengalami masalah radang tenggorokan, mudah sakit. Dengan izin Allah, setelah mengkonsumsi obat tersebut, sampai sekarang kondisi tubuh saya semakin sehat dan kuat. Tidak mudah sakit lagi.
Saya tidak terikat apa-apa dengan tempat pengobatan tersebut, saya hanya merekomendasikan saja, karena saya pernah mengalami kejadian itu. Jadi, bila Anda tertarik, Anda bisa menghubungi langsung tempat pengobatan tersebut.. Terima kasih..
@Deynitri Memang hal seperti itu lah yang sangat dibutuhkan, kebesaran hati, berdoa, bersabar namun tetap berusaha. Tetap optimis, segala sesuatu atas kehendak dan izin Allah..
Apakah Anda sudah mencoba pengobatan alternatif seperti yg saya rekomendasikan di atas….? bila blm, saya sarankan Anda untuk mencobanya..
Saya tidak terikat apa-apa dengan pengobatan tersebut, bila Anda tertarik, Anda dapat langsung menghubungi tempat pengobatan tersebut.
Namun, apapun jalan yang Anda tempuh, semoga Allah selalu memberi kemudahan dan juga mengabulkan doa-doa dan usaha Anda..
Tetap semangat.. !
Mau nanya mbak/mas admin, itu yang herbal Ir.Juanda 600rb bisa untuk pemakaian berapa lama, sepengetahuan anda bisa sekalian buat ngobatin hipertensi ngak? karena selain mau brantas TORCH kalo bisa sekalian ama hipertensinya..makasih.
600rb utk 1 bln. Lama pengobatan bisa 3-6 bulan.
sy dah menikah 3 tahun, ada penyumbatan di kedua tuba falopi. salah satu sebab penyumbatan tersebut karna torch, info nya sangat bermanfaat, makasih admin, dan sy merasa masih ada harapan. utk saudariku yang mengalami hal yang sama, semoga dapat bersabar, dan kita akan saling mendoakan, semoga ALLOH mempermudah usaha kita utk segera memiliki buah hati… amiiin YRA
saya dulu suka kucing,dari bermain sampai tidur sering dg kucing.skrng saya sudah stahun menikah,saya belum hamil.saya sering rasakan nyeri di perut kiri bagian bawah.saya bingung
mbak/mas tolong donk dimana alamat lengkap pengobatan herbal untuk torch
Coba liat komen2 yg ada di atas.. sudah saya tulis lengkap di sana..
alhamdulillah, di sini saya tidak merasa sendiri. baca info dr sumber lain malah bikin hati tambah was-was. sebulan yg lalu saya dikuretase karena di diagnosa BO (blighted ovum). saya sgt awam masalah ini dan berusaha mencari info. akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan TORCH. hasilnya Rubella dan CMV sama-sama IgG positif dan IgM negatif.
Thankz bgt infonya, mba. Cuma sy jadi was was. Sy lg hamil 4 bulan. Suami sya suka banget sm kucing. Suami sy lebih milih kucing daripada khamilan sy.