Migrain Karena Haid (Migrain Menstruasi)

informasitips.com – Salah satu pemicu terjadinya migrain yang kerap dialami banyak perempuan adalah siklus bulanan atau mens (menstruasi). Kondisi tersebut secara spesifik disebut sebagai migrain menstruasi atau Menstrual Migraine.

Identifikasi Migrain Menstruasi

Hingga saat ini, belum ada metode khusus untuk mendeteksi apakah seorang perempuan secara spesifik akan mengalami migrain ketika dia datang bulan ataukah tidak. Untuk mengetahuinya, maka perempuan yang bersangkutan harus memerhatikan dan mencatat hal-hal yang dirasakan pada 3 siklus datang bulan berturut-turut, apakah selalu terjadi migrain atau tidak selalu? Jika memang migrain selalu mengiringi siklus mens, maka hal tersebut harus dikonsultasikan ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Waktu Terjadi Migrain Saat Menstruasi

Menurut sebuah studi, migrain yang mengiringi siklus datang bulan terjadi pada 2 hari menjelang haid dan pada 3 hari pertama haid. Migrain akibat haid terjadi pada 10% perempuan.

Sebab Terjadinya Migrain Karena Haid

Ada 2 teori yang berkembang dan paling diterima terkait dengan penyebab terjadinya migrain yang dialami perempuan saat mengalami haid, yaitu:

  • Menurunnya kadar hormon estrogen yang biasanya terjadi sebelum masuk ke masa menstruasi.
  • Terjadinya pelepasan prostaglandin selama 48 jam pertama siklus haid.

Kedua hal di atas merupakan hal normal yang memang terjadi manakala seorang perempuan mengalami haid. Hal tersebut menuntun kita untuk berpendapat bahwa migrain yang kerap dialami oleh perempuan haid sejatinya dapat terjadi tergantung dari kondisi masing-masing perempuan, karena tidak semua perempuan mengalami migrain menstruasi atau tidak setiap siklus seorang perempuan pasti mengalami migrain. Oleh karena itu, proses perekaman dari apa saja yang terjadi dan kapan waktu terjadinya pada setiap siklus bulanan perempuan penting untuk dilakukan agar tahu polanya, sehingga penanganan tepat bisa dilakukan.

Penanganan Migrain Saat Menstruasi

Masuk ke masa menstruasi sekaligus merasakan sakitnya migrain akan meninggalkan trauma tersendiri bagi seorang perempuan yang mengalaminya. Oleh karena itu, jika memang migrain yang dirasakan sedemikian mengganggu, maka sebaiknya dikonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pemberian Obat Anti-inflamasi Non Steroid (AINS). Obat dari golongan ini yang sering diresepkan oleh dokter untuk mengatasi migrain akibat haid adalah ibuprofen ataupun naproksen. Asam mefenamat juga sering diberikan, obat ini tidak hanya ditujukan untuk mengatasi migraine namun juga diresepkan untuk mengurangi gejala nyeri saat menstruasi yang biasan dialami oleh banyak perempuan.

Obat yang disebut Triptan juga kerap diresepkan dokter untuk mengatasi migrain, termasuk migrain saat menstruasi. Triptan bekerja melalui mekanisme penyempitan pembuluh darah dan mengurangi rasa sakit.

Jika memang setiap menstruasi mengalami migraine, maka disarankan untuk mengonsumsi obat yang telah disebutkan di atas 2 hari sebelum masuk masa haid hingga masa haid berakhir.

Bagikan artikel:

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>