Informasi dan Tips – informasitips.com

11 Tips Aman Naik Taksi

informasitips.com – Akhir-akhir ini semakin sering terdengar tindak kriminal yang kerap terjadi di dalam Taksi. Penumpang yang menjadi korbannya sebagian besar adalah perempuan (meski tidak menutup kemungkinan bahwa laki-laki pun juga bisa menjadi korbannya). Alhasil, banyak orang yang menjadi takut menggunakan Taksi untuk berpergian.

Padahal, jika kita bisa mawas diri dengan baik, kemungkinan terjadinya kriminalitas di dalam Taksi bisa diminimalisir. Di sini, peran penumpang dituntut harus jeli, cekatan, dan berani menentukan sikap. Kebanyakan korbannya adalah penumpang yang pikirannya sedang kosong sehingga ia terlambat menyadari bahwa dirinya sedang dalam bahaya.

Oleh sebab itu, kami menyajikan beberapa tips aman menggunakan Taksi. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Hindari Berpenampilan Mencolok

    Penampilan penumpang menjadi daya tarik supir Taksi yang hendak melakukan tindakan kriminal. Penumpang yang berpakaian s*ksi bisa mengundang hasrat supir Taksi untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan, sedangkan penumpang yang menggunakan perhiasan berlebihan akan memancing terjadinya perampokan di dalam Taksi. Oleh karena itu, berpenampilanlah sewajarnya saat akan menggunakan kendaraan umum apapun termasuk Taksi. Ingat, kejahatan bukan hanya terjadi karena niat pelaku, tapi juga karena ada kesempatan!

  2. Manfaatkan Mobile Reservation

    Alangkah baiknya bila Anda lebih dulu memesan taksi lewat telepon/Mobile Reservation ke nomor pemesanan Taksi langganan Anda. Memesan Taksi melalui telepon lebih aman karena Anda meminta layanan Taksi melalui lumbung yang benar-benar mengorganisir Taksi yang legal. Ketimbang harus menghentikan Taksi di jalanan yang kemungkinan hanya Taksi gadungan untuk menjerat korbannya.

  3. Sediakan Benda yang Bisa Diandalkan Sebagai Senjata

    Perempuan seringkali menjadi korban kejahatan dikarenakan perempuan dianggap makhluk yang lemah. Mereka akan mudah menyerah dibawah ancaman. Itu yang membuat pelaku semakin mudah melancarkan aksinya. Nah, bila ingin menggunakan angkutan umum apapun, tidak ada salahnya menyediakan benda bisa diandalkan menjadi senjata. Contohnya, payung kecil/payung lipat, bubuk merica botolan, parfum untuk disemprot ke mata pelaku, dan benda-benda yang cukup keras namun tetap memudahkan Anda membawanya.

  4. Tips Aman Naik Taksi

    sumber gambar: www.gotagotaxi.com

  5. Teliti Kondisi Fisik Taksi

    Bila Anda memberhentikan Taksi di jalanan ataupun melalui mobile reservation, Anda tetap harus melihat kondisi fisik Taksi. Lihat kelengkapan Taksi seperti nama Taksi, logo, dan nomor telepon perusahaan Taksi tersebut. Biasanya tiga komponen penting tersebut tertera pada badan luar Taksi. Bila salah satu atau lebih terlihat janggal, sebaiknya jangan menggunakan Taksi tersebut. Sebaiknya juga hindari Taksi dengan kaca film yang gelap. Kaca film yang gelap akan mempermudah terjadinya tindak kriminalitas di dalam Taksi tanpa sepengetahuan orang-orang di luar.

  6. Ingat Nomor Polisi Taksi yang Digunakan

    Dalam kondisi apapun, Anda harus lebih dulu melihat nomor polisi dari Taksi yang Anda gunakan. Kalau perlu catat agar menghindari Anda dari kemungkinan lupa. Nomor Taksi menjadi bukti yang penting untuk melacak keberadaan Taksi tersebut bila terjadi tindakan kriminal oleh supir Taksi.

  7. Kenali Ciri-Ciri Fisik Supir Taksi

    Korban kejahatan di dalam Taksi biasanya tidak bisa memaparkan secara detail tentang supir Taksi yang menjadi tersangkanya, terutama nama. Kondisi yang terjepit, trauma, dan di bawah ancaman membuat korban sulit berkosentrasi mengenali ciri-ciri fisik pelaku. Untuk menghindari hal yang demikian, Anda perlu melihat secara s*ksama ciri-ciri supir Taksi yang Anda gunakan. Misalnya, tahi lalat yang terlihat, alis, warna kulit, dan rambut. Cocokan pula pada foto yang tertera pada bagian dashboard tentang identitas supir. Bila terjadi perbedaan mencolok antar wajah supir yang asli dengan yang ada di foto, lebih baik segera turun dari Taksi tersebut.

  8. Pegang Selalu Telepon Genggam

    Genggam selalu telepon genggam atau handphone Anda saat berada di dalam Taksi. Bukan untuk pamer loh, tapi untuk mempermudah Anda menghubungi seseroang bila terlihat ada indikasi yang tidak baik akan menimpa Anda di dalam Taksi. Kalau perlu set speed dial atau panggilan cepat ke nomor-nomor penting agar Anda tidak perlu repot mencari-cari nomor yang ingin Anda tuju dalam keadaan darurat.

  9. Bila Memungkinkan, Jangan Tutup Kaca Mobil

    Bila Taksi yang Anda tumpangi menggunakan kaca film yang terlalu gelap, sebaiknya Anda tidak perlu menggunakan AC mobil. Minta supir membuka sebagian kaca mobil. Tujuannya jelas untuk mempermudah Anda mendapat pertolongan bila sesuatu yang buruk terjadi pada diri Anda di dalam Taksi. Mungkin Anda riskan berpanas-panasan dalam Taksi tanpa AC yang dinyalakan. Tapi ingatlah bahwa keselamatan Anda jauh di atas segalanya.

  10. Fokuslah Dalam Perjalanan

    Menjadi penumpang Taksi bukan berarti Anda bak seorang ratu/raja di dalam mobil. Anda sedang menumpang angkutan yang Anda sendiri sesungguhnya tidak mengenal betul sikap dan sifat si supir Taksi. Oleh karena itu, fokuslah dalam perjalanan. Lihat arah yang ingin Anda tuju. Apakah jalan yang dipilih si supir sesuai dengan tujuan Anda. Bila terlihat supir sudah berkelililng-keliling membawa Anda tanpa ujung yang pasti, segeralah minta berhenti dan turun dari Taksi tersebut. Biasanya supir yang berniat jahat akan membawa mobilnya berputar-putar arah yang membuat penumpang sulit mengenali tempat keberadaannya sendiri. Itu sebabnya Anda harus fokus. Bila lengah, supir akan membawa Anda ke tempat yang tidak Anda kenali untuk melancarkan aksi kejahatannya. Dan ingat, sebisa mungkin jangan tidur selama perjalanan Anda di dalam taksi.

  11. Bercengkramalah dengan Supir Taksi

    Sesekali Anda dipersilahkan bercengkrama dengan supir Taksi. Bukan apa-apa, dengan bercengkrama, Anda bisa mengenali suara si supir. Selain itu bisa mencairkan suasana di dalam perjalanan ketimbang Anda sibuk menggunakan gadget Anda saja. Bercengkrama bisa membuat perlanan menjadi lebih menyenangkan, namun tetap bisa membuat Anda mawas diri.

  12. Mengunyahlah!

    Mengunyah bisa jadi alternatif pembuang jenuh dan kantuk saat di perjalanan bila Anda sungkan untuk bercengkrama dengan supir Taksi. Anda mungkin bisa mengunyah permen karet atau cemilan kecil agar mulut Anda terus bergerak dan itu bisa mengusir rasa kantuk yang sering menyerang dalam perjalanan. Serangan kantuk saat di perjalanan akan sangat berbahaya. Anda bisa dengan mudah “dikerjai” supir Taksi saat Anda tertidur. Tapi ingat, jangan mau ditawari makanan apapun dari supir Taksi, sebab Anda tidak akan tahu apakah makanan tersebut mengandung racun atau tidak yang akan membahayakan diri Anda sendiri.

Demikian tips aman menggunakan Taksi. Anda tidak perlu takut berpergian dengan angkutan umum apa saja asal Anda bisa bersikap bijak dan cerdas dalam bertindak! Semoga bermanfaat.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: