Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Agar Badan Tidak Tambah Gemuk Saat Puasa

informasitips.com – Pada saat puasa, frekuensi makan kita sebenarnya berkurang, yang sebelumnya 3 kali sehari, menjadi hanya 2 kali sehari, yaitu saat sahur dan berbuka. Bila melihat pola makan yang seperti itu, seharusnya, pada saat puasa terjadi penurunan berat badan pada tubuh kita.

Namun, yang kebanyakan terjadi tidaklah demikian. Banyak orang yang berat badannya justru naik atau jadi tambah gemuk saat puasa. Penyebab dari hal tersebut biasanya adalah karena pola makan yang salah saat puasa.

Hal ini tentu saja amat disayangkan. Karena, selain untuk beribadah, Ramadhan seharusnya juga bisa menjadi momen bagi kita untuk mengatur dan menerapkan pola makan yang sehat. Dan, bila memungkinkan, puasa juga dapat membantu kita untuk menurunkan berat badan, bukan sebaliknya.

Anda tentu tidak mau tubuh Anda jadi semakin gemuk setelah puasa nanti, kan? Nah, agar berat badan Anda tidak melonjak naik selama puasa, berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan:

  1. Banyak minum air putih
    Saat puasa, kita tetap perlu menjaga kecukupan air bagi tubuh kita. Caranya adalah dengan banyak minum air putih saat sahur dan berbuka.

    Tubuh kita membutuhkan sekitar 6-8 gelas air putih per hari. Selama puasa, kita dapat minum 2 gelas air putih saat buka puasa, 1 gelas air putih setelah makan berat, 2 gelas air putih pada malam hari di waktu antara buka dan sahur, 1 gelas air putih sebelum sahur dan 2 gelas air putih setelah makan sahur.

    Selain untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, banyak minum air putih juga penting untuk mencegah kita makan berlebih, terutama saat buka puasa.

    Terjadinya kenaikan berat badan saat puasa disebabkan karena tubuh kita terlalu banyak menyantap makanan yang tinggi kalori, seperti makanan yang manis-manis, bersantan, bersoda, dan lain sebagainya. Makanan-makanan tersebut biasanya tanpa sadar bisa disantap oleh kita dalam porsi yang cukup banyak saat buka puasa.

    Coba perhatikan aneka makanan yang tersedia saat berbuka, biasanya selalu dipenuhi dengan makanan-makanan yang manis dan tinggi lemak. Bila tidak dikontrol, makanan-makanan tinggi kalori tersebut dapat menjadi biang penyebab terjadinya kenaikan berat badan pada tubuh kita selama puasa.

    Ditambah lagi, saat puasa biasanya aktivitas fisik yang dilakukan jauh lebih sedikit (menurun). Nah, bila jumlah kalori yang masuk ke tubuh jauh lebih banyak daripada kalori yang terpakai (dibakar saat beraktivitas fisik), maka dampaknya akan terjadi penimbunan lemak dalam tubuh kita yang membuat berat badan naik dan tubuh jadi tambah gemuk.

    Oleh karena itu, sebaiknya perbanyaklah konsumsi air putih saat sahur dan berbuka puasa. Selain agar tubuh tetap terhidrasi, juga berguna untuk mencegah kita makan dalam jumlah berlebih atau kebanyakan.

  2. Jangan makan “balas dendam” saat buka puasa
    Agar badan tidak gemuk saat puasa, aturlah makanan yang Anda makan, terutama ketika berbuka. Jangan makan kebanyakan seperti “balas dendam” saat buka puasa.

    Banyak orang yang entah disadari atau tidak, makan seperti “balas dendam” saat buka puasa tiba. Mungkin karena perut lapar setelah seharian berpuasa, sehingga ingin menyantap segala makanan yang terhidang di meja.

    Namun, kebiasaan makan “balas dendam” seperti itu tentu saja tidak baik. Salah satu dampak buruknya adalah dapat meningkatkan berat badan. Ditambah lagi, perut kita juga akan kaget bila kita langsung memakan semuanya sekaligus saat beduk magrib terdengar. Perut, yaitu lambung tentunya perlu beradaptasi dengan makanan setelah seharian dalam keadaan kosong.

    Sebaiknya, makanlah makanan ringan terlebih dahulu saat buka puasa tiba. Misalnya, mulailah berbuka untuk membatalkan puasa dengan segelas air putih. Air putih sangat diperlukan untuk me-rehidrasi tubuh kita yang kekurangan cairan setelah lebih dari 12 jam berpuasa. Selanjutnya, setelah minum segelas atau beberapa gelas air putih, dapat dilanjutkan dengan makan beberapa buah kurma, ditambah 1 buah lain, seperti timun suri, semangka, atau melon.

    tips-agar-badan-tidak-tambah-gemuk-saat-puasa

    Agar badan tidak tambah gemuk saat puasa, sebaiknya hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi gula karena memiliki glikemik indeks yang tinggi. Glikemik indeks adalah kecepatan suatu bahan makanan dalam waktu kurang dari 2 jam untuk bisa dicerna menjadi gula di dalam tubuh.

    Makanan-makanan dengan glikemik indeks yang tinggi perlu dikurangi saat berbuka puasa karena makanan-makanan yang tinggi glikemik indeks dapat membuat gula darah dalam tubuh menjadi tiba-tiba naik (mendadak naik), dimana, bila gula darah di tubuh tiba-tiba naik, maka gula yang tinggi tersebut akan banyak yang disimpan menjadi lemak di tubuh.

    Setelah berbuka puasa, selanjutnya berhentilah sejenak, lebih baik sholat magrib terlebih dahulu agar perut tidak kaget. Setelah sholat magrib, baru Anda dapat menyantap aneka menu makanan berat yang telah disediakan. Namun ingat, sebaiknya juga jangan kebanyakan, agar perut tidak sakit dan berat badan tidak cepat naik. Dengan kondisi perut yang tidak terlalu penuh (kenyang), maka tentunya Anda dapat melakukan sholat tarawih dengan lebih nyaman.

    Perbanyaklah juga konsumsi sayur dan buah-buahan selama bulan puasa agar berat badan tidak cepat naik dan kesehatan pencernaan tetap terjaga.

  3. Jangan makan berat mendekati waktu tidur
    Agar berat badan tidak cepat naik saat puasa, sebaiknya hindari makan makanan berat terlalu dekat dengan waktu tidur malam. Karena, makanan-makanan yang telah kita konsumsi tersebut dapat menumpuk menjadi lemak bila waktu makan kita terlalu dekat dengan waktu tidur.

    Idealnya, berilah jarak waktu kurang lebih 2-3 jam. Artinya, bila Anda biasanya tidur malam jam 10, maka sebaiknya waktu makan terakhir Anda adalah pukul 7 atau 8 malam.

    Baca juga: Bahaya Makan Malam

  4. Jangan melewatkan sahur
    Hindari kebiasaan melewatkan sahur dengan tujuan agar badan tidak tambah gemuk saat puasa. Hal tersebut sangat tidak tepat.
    Melewatkan atau tidak makan sahur justru dapat membuat Anda makan terlalu banyak saat buka puasa nanti, dimana hal itu tentu saja akan berpeluang lebih besar untuk meningkatkan berat badan Anda.

    Sebaiknya, tetaplah makan sahur dengan porsi yang cukup sebagai bekal Anda untuk menjalankan ibadah puasa seharian.

    Agar tidak mudah lapar saat puasa, makanlah banyak protein saat sahur, karena makanan tinggi protein dapat membantu menahan rasa kenyang lebih lama. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak saat sahur karena bisa meningkatkan insulin yang akan mempercepat turunnya gula darah sehingga membuat perut terasa lebih cepat lapar.

    Untuk karbohidrat, sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak saat sahur, konsumsi sewajarnya saja, dan lebih dianjurkan untuk memilih makanan jenis karbohidrat kompleks, seperti beras merah dan roti gandum.

    Jangan makan terlalu sedikit saat sahur, karena makanan dibutuhkan sebagai sumber energi bagi tubuh untuk menjalankan ibadah puasa seharian. Tetapi, jangan juga makan terlalu banyak, karena justru dapat membuat perut terasa tidak nyaman dan badan menjadi lemas. Apalagi, bila Anda termasuk orang yang aktivitas fisik/tubuhnya sedikit saat puasa, maka terlalu banyak makan saat sahur justru akan menambah timbunan lemak di tubuh dan meningkatkan berat badan.

    Perbanyaklah minum air putih untuk membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh. Hindari menyantap makanan yang terlalu banyak garam, karena dapat membuat Anda terasa lebih cepat haus saat siang harinya. Hindari juga terlalu banyak mengonsumsi minuman teh dan kopi saat sahur, karena minuman tersebut bersifat diuretik yang dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga menjadi lebih cepat haus dan dehidrasi yang dapat membuat tubuh terasa lemas saat berpuasa.

    Satu hal lagi, sebaiknya jangan langsung tidur lagi setelah sahur. Karena, kebiasaan tersebut justru akan menumpuk lemak di tubuh dan membuat Anda merasa lemas pada saat bangun setelahnya nanti.

  5. Tetap berolahraga
    Olahraga tetap perlu dilakukan meskipun di bulan puasa. Dengan berolahraga, maka tubuh akan terasa lebih fit, segar, dan tidak mudah sakit.

    Meski mungkin ada beberapa kegiatan yang dikurangi, namun saat puasa, kita tetap harus melaksanakan berbagai aktivitas rutin, dan untuk dapat menjalankan semua aktivitas tersebut dengan baik dan lancar di tengah situasi sedang berpuasa, maka tubuh kita membutuhkan kondisi stamina yang fit dan prima.

    Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, berolahraga saat puasa juga dapat membantu kita untuk mencegah terjadinya kenaikan berat badan berlebih selama puasa.

    Namun, ada ketentuan yang perlu diperhatikan bila ingin berolahraga saat bulan puasa. Kita tentu saja tidak dapat berolahraga sembarangan, misalnya pada siang hari saat cuaca sedang terik, karena dapat memicu kelelahan, rasa lapar, dan rasa haus yang dikawatirkan dapat membatalkan puasa. Jangan juga berolahraga terlalu keras, karena itu juga dapat menimbulkan kelelahan dan membuat tubuh jadi lemas.

    Sebaiknya, olahraga saat bulan puasa dilakukan setelah waktu berbuka puasa. Dengan cara seperti itu, tubuh Anda akan tetap fit, namun puasa Anda tidak akan terganggu. Olahraga setelah berbuka dapat Anda lakukan setelah menjalankan ibadah sholat tarawih. Tak perlu terlalu lama, cukup 15-20 menit, melakukan olahraga seperti senam, sepeda statis, fitnes, atau jalan kaki, sudah dapat membantu untuk menjaga tubuh agar tetap fit dan mencegah kenaikan berat badan selama puasa.

    Terkait dengan olahraga saat puasa ini, mungkin Anda pernah/sering mendengar ada yang menyarankan untuk berolahraga pada saat mendekati waktu berbuka puasa, misalnya 40-30 menit menjelang waktu berbuka. Namun, bila Anda ingin menghindari kenaikan berat badan dan penumpukan lemak di tubuh selama puasa, sebaiknya hindari kebiasaan berolahraga sebelum waktu berbuka. Menjelang waktu berbuka merupakan waktu dimana gula darah di tubuh sangat rendah, sehingga bila kita melakukan aktivitas fisik yang cukup tinggi (seperti olahraga) menjelang waktu berbuka, maka setelahnya tubuh kita akan merasa sangat kelelahan dan kelaparan. Hal tersebut nantinya akan membuat kita makan dalam jumlah/porsi yang sangat banyak pada waktu berbuka puasa. Seseorang yang merasa sangat kelaparan menjelang waktu berbuka puasa, biasanya akan makan seperti “balas dendam” saat buka puasa, menyantap semua makanan yang tersaji di depannya. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan terjadinya penimbunan lemak di tubuh dan membuat tubuh jadi tambah gemuk saat puasa.

    Bila Anda memang ingin melakukan olahraga sebelum waktu berbuka, lakukanlah jenis olahraga ringan yang intensitasnya rendah, seperti jalan kaki atau senam ringan, yang tidak akan membuat tubuh Anda merasa sangat kelaparan dan kelelahan setelahnya.

Nah, itulah beberapa tips dan cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga berat badan agar tidak bertambah gemuk selama puasa. Semoga bermanfaat, ya..

——————

Baca juga:

Tips Pola Makan yang Sehat dan Benar Agar Tidak Lemas Selama Puasa

Tips Menjaga Berat Badan Ideal Saat Puasa

Tips Tetap Sehat dan Bugar Saat Puasa



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: