informasitips.com - Selama ini kita kerap menganggap bahwa pakaian pria hanya berkutat pada warna-warna netral, seperti putih, hitam, biru gelap, abu-abu ataupun krem, baik itu untuk celana panjangnya ataupun untuk kemeja. Pendapat itu tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar, karena pria juga bisa bermain warna dalam mengenakan pakaian, terutama untuk atasan, atau dalam hal ini kemeja.
Sebelum masuk dalam bahasan padu padan kemeja dan celana, terlebih dahulu perlu diketahui mengenai aturan dalam berpakaian bagi pria yang didasarkan atas tone kulitnya.
Supaya lebih jelas Kamu bisa lihat gambar di bawah ini:
Memilih Kombinasi Pakaian Pria Berdasarkan Kontras Warna
Yang dimaksud dengan kontras di sini adalah kombinasi yang memiliki keseimbangan antara tone gelap dan terang. Kombinasi antara celana yang memiliki warna lebih gelap (daripada warna kemeja) dengan kemeja yang memiliki warna lebih terang (daripada warna celana), ataupun sebaliknya, akan selalu memberikan penampilan yang cocok dan terlihat keren.
Kombinasi warna semacam ini hampir tidak pernah salah dalam memberikan penampilan yang baik. Contohnya adalah kombinasi antara kemeja warna putih dengan celana panjang coklat ataupun hitam. Selain putih, untuk kemeja, Kamu juga bisa mengenakan warna krem, baby pink ataupun sky blue. Sementara untuk celana, Kamu bisa memilih biru tua, coklat camel, ataupun abu-abu gelap. Nah, untuk penerapannya, Kamu bisa lihat pada gambar-gambar di bawah ini:



Nah, yang di bawah ini adalah kontras antara kemeja dengan warna yang lebih gelap daripada warna celananya:


Kombinasi yang harus diperhatikan untuk tidak dilakukan adalah kombinasi kemeja dan celana dengan tone yang serupa, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Kombinasi seperti itu adalah kesalahan besar, karena akan membuat Kamu terabaikan saat berada di lingkungan sosial.
Mengenakan Kemeja atau Celana Berpola Kotak-kotak ataupun Pola Bergaris
Jika Kamu termasuk pria yang ramping, maka Kamu bisa mengenakan kemeja dengan pola kotak-kotak jika memang Kamu ingin menambahkan kesan tubuh yang lebih berisi. Namun, jika Kamu termasuk pria gemuk maka hindari pola kotak-kotak dan kenakan kemeja dengan pola garis-garis. Sementara untuk celananya Kamu bisa memilih warna dengan tone yang lebih gelap ketimbang kemejanya.
Jika Kamu ingin mengenakan celana yang berpola kotak-kotak, maka untuk kemejanya sebaiknya pilih yang memiliki warna solid atau jika ingin mengenakan kemeja berpola kotak-kotak juga, maka sebaiknya kenakan kemeja yang kotak-kotaknya lebih kecil daripada pola kotak yang ada di celana.

Saat Kamu ingin mengenakan kemeja dengan pola garis, maka Kamu harus mengenakan celana dengan tone warna yang sesuai dengan warna garis-garis kemejanya, begitu pula dengan dasinya, pilihlah warna dasi yang serupa dengan tone celana.

Pada dasanya, kemeja dengan pola kotak atau garis cocok untuk dipadankan dengan celana polos (plain) yang memiliki warna dengan tone yang kontras dengan tone baju.
5 Warna Celana Universal
Lima warna celana ini setidaknya harus ada di lemari Kamu, karena kelima warna ini cocok untuk dipasangkan dengan warna kemeja apapun. 5 Warna tersebut adalah Khaki (coklat muda), hitam, krem, biru tua (navy), dan abu-abu. Perbedaan krem dengan khaki adalah warna krem lebih banyak mengandung unsure putih, sedangkan khaki adalah warna coklat muda yang menyerupai warna kopi instan. Contoh penerapannya (untuk warna Coklat Muda dan Biru Tua) dapat Kamu lihat pada gambar di bawah ini:


Pasangan Warna (Kemeja dan Celana) yang Selalu Matching
Berikut ini pasangan warna kemeja-celana yang selalu memberikan tampilan yang pas pada mereka yang mengenakannya.:




Selamat Mencoba!!