Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Agar Daya Ingat Selalu Kuat dan Tajam

informasitips.comBagaimana cara agar daya ingat selalu kuat dan tajam? Terapkanlah Gaya hidup yang sehat.

Bila Anda merasa bahwa fungsi dan kemampuan otak Anda akhir-akhir ini mengalami penurunan, cobalah perhatikan seperti apa gaya hidup yang selama ini Anda jalani. Gaya hidup rupanya tak hanya mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh (fisik) kita, namun juga sangat mempengaruhi kondisi kesehatan otak dan pikiran kita.

Penurunan daya ingat dan kemampuan otak dapat disebabkan oleh pengaruh gaya hidup yang buruk, seperti terbiasa/banyak mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat, kurang konsumsi makanan-makanan sehat, jarang berolahraga, dan lain sebagainya.

Baca juga: Bahaya Junk Food Bagi Otak

cara-agar-daya-ingat-selalu-tajam

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar daya ingat kita selalu kuat dan tajam. Beberapa diantaranya yang cukup efektif untuk Anda lakukan adalah:

  1. Menghindari stres

    Stres merupakan salah satu penyebab utama menurunnya fungsi dan kemampuan otak. Stres dapat menurunkan kemampuan otak dalam berpikir, berkonsentrasi, dan mengingat.

    Stres yang berkepanjangan (terus-menerus) dapat berujung pada rusaknya memori otak. Saat stres, akan dilepaskan hormon stres kortisol. Hormon kortisol ini memiliki dampak yang buruk bagi hipocampus otak, memperkecil ukuran otak, membunuh sel-sel saraf otak, dan menghambat regenerasi sel-sel saraf yang baru.

    Untuk mengetahui lebih jelas seperti apa dampak buruk stres bagi otak, Anda harus membaca artikel berikut ini:

    Dampak Buruk Stres Bagi Otak

    Harus diakui, rutinitas yang super sibuk dan padat, ditambah lagi dengan tuntutan hidup dan pekerjaan yang cukup berat memang dapat membuat orang stres. Namun, bukan berarti kita boleh membiarkan stres untuk selalu membayang-bayangi kita. Seperti apapun kondisi kehidupan Anda, cobalah untuk menghindari stres.

    Kelola stres Anda dan perbanyaklah berpikiran positif agar Anda terhindar dari stres. Tak ada salahnya untuk rehat sejenak dari rutinitas sehari-hari yang bisa memicu stres.

    Melakukan hobi atau aktivitas menyenangkan lainnya, berekreasi atau sekedar berkumpul bersama orang-orang tercinta juga dapat membantu untuk meringankan stres. Anda juga dapat mengalihkan stres Anda ke aktivitas yang lebih menyehatkan, seperti berolahraga. Olahraga tak cuma mampu menyehatkan tubuh, namun juga dapat menurunkan stres, membuat pikiran lebih rileks dan perasaan jadi lebih bahagia.

    Baca juga: Mengapa Olahraga Dapat Membuat Kita Merasa Senang dan Bahagia?

  2. Menjaga kualitas tidur

    Jagalah kualitas tidur Anda. Tidurlah dengan cukup dan nyenyak setiap harinya. Sejumlah studi menyebutkan bahwa, orang yang kurang tidur di malam hari, cenderung lebih mudah lupa (susah mengingat sesuatu), dibandingkan dengan orang yang cukup tidur.

    Tidur tak hanya mengistirahatkan tubuh Anda dari berbagai aktivitas fisik setelah lelah seharian bekerja, namun tidur juga merupakan cara untuk menyegarkan kembali memori dan pikiran Anda.

    Bagi mereka yang memiliki masalah susah tidur (insomnia), sebaiknya hindari menggunakan obat-obat tidur karena penggunaan obat-obat tidur yang terlalu sering dan bahkan tidak terkontrol justru dapat berakibat buruk pada otak.

    Baca juga: Pentingnya Tidur Bagi Kemampuan Memori Otak

  3. Jangan merokok

    Merokok tak hanya dapat merusak kesehatan tubuh, namun juga dapat menurunkan fungsi otak.

    Perokok memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk mengalami penurunan daya ingat dan masalah-masalah memori lainnya. Orang yang merokok lebih dari 2 bungkus rokok per hari memiliki risiko dua kali lebih besar untuk mengalami kepikunan.

    Sebuah studi kesehatan tahun 2015 yang diterbitkan dalam Jurnal Molecular Psychiatry mengungkapkan bahwa merokok dapat membuat area lapisan korteks otak jadi lebih tipis. Area korteks otak tersebut sangat penting dalam menjalankan berbagai fungsi, seperti kemampuan mengingat (memori), berpikir, dan berbahasa.

    Seiring berjalannya usia, lapisan korteks otak memang akan mengalami penipisan, namun merokok akan semakin mempercepat proses penipisan lapisan korteks otak. Para peneliti juga menemukan bahwa, berhenti merokok perlahan-lahan dapat memulihkan kondisi kesehatan otak, yaitu menebalkan kembali lapisan korteks otak, namun mungkin pemulihannya tidak bisa benar-benar sempurna.

    Jika Anda merokok, mulai sekarang berhentilah. Memang sulit dan tidak mudah untuk bisa berhenti merokok, apalagi bagi mereka yang sudah sangat kecanduan. Namun, bila Anda benar-benar peduli pada kesehatan fungsi dan kemampuan otak Anda, mulai saat ini bertekadlah untuk berhenti merokok.

  4. Hindari konsumsi minuman beralkohol

    Tak hanya rokok, minuman keras (minuman beralkohol) juga dapat merusak dan menurunkan memori otak. Sejumlah studi menunjukkan bahwa, terlalu banyak minum-minuman keras dapat meningkatkan risiko demensia dan gangguan memori lainnya.

    Orang yang sering minum-minuman keras juga berisiko tinggi untuk mengalami sindrom Korsakoff, yang juga termasuk salah satu gangguan memori otak. Pada kondisi ini, bila juga terjadi defisiensi (kekurangan) vitamin B, ditambah lagi dengan efek racun dari alkohol pada otak, maka dampak terburuknya adalah dapat menimbulkan amnesia. Pada beberapa kasus, gangguan memori sindrom Korsakoff ini bahkan dapat berlangsung permanen (hilang ingatan permanen).

  5. Lindungi otak dari benturan dan cedera

    Otak merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi kita. Bila sampai terjadi benturan atau cedera pada otak, maka dampaknya bisa sangat parah. Daya ingat bisa menurun, bahkan rusak.

    Tak hanya itu, cedera otak juga dapat mengganggu beberapa fungsi tubuh lainnya (menimbulkan kecacatan fungsi tubuh), misalnya fungsi gerak, fungsi bahasa, dan lainnya.

    Cedera dan trauma pada otak termasuk penyebab utama rusaknya memori otak. Oleh karena itu, lindungi otak Anda dari benturan dan berbagai cedera lainnya. Pastikan Anda selalu berhati-hati dalam beraktivitas, terutama saat melakukan aktivitas fisik yang cukup berbahaya.

    Lindungi kepala Anda dengan selalu menggunakan pelindung kepala (helm) saat sedang berkendara (naik motor), bersepeda, bermain skating, ski, dan aktivitas lainnya. Penggunaan sabuk pengaman juga sangat penting terutama bagi mereka yang berkendara dengan mobil. Kecelakaan mobil dapat menimbulkan cedera otak yang sangat serius, dan penggunaan sabuk pengaman merupakan salah satu cara untuk memperkecil kemungkinan terjadinya cedera otak yang cukup berat.

Selain beberapa hal yang sudah disebutkan di atas, masih ada tips dan cara lainnya yang juga perlu Anda lakukan agar daya ingat otak selalu kuat dan tajam. Untuk lebih mengatahui apa saja tips dan cara tersebut, Anda dapat membaca artikel:

Tips Menjaga Fungsi dan Kemampuan Otak



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *