Informasi dan Tips – informasitips.com

Senam Aerobik Setelah Melahirkan, Kapan Boleh dilakukan?

informasitips.com – Telah kita ketahui bersama bahwa senam aerobik memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh (endurance), serta mengurangi timbunan lemak di dalam tubuh. Manfaatnya dalam mengurangi lemak tubuh membuat aerobik menjadi latihan yang digemari untuk dilakukan oleh mereka yang ingin melangsingkan badan, termasuk mereka yang ingin langsing setelah melahirkan. Namun, bagi perempuan yang habis melahirkan, untuk memulai latihan aerobik tidak boleh sembarangan memulainya begitu saja. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian agar aerobik dapat dilakukan dengan aman dan bermanfaat.

Kapan sebaiknya seorang ibu dapat memulai senam aerobik setelah melalui proses melahirkan? Jawabannya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti seberapa fit tubuh ibu sebelum melahirkan, apakah proses melahirkan dilalui secara normal ataukah dengan operasi Caesar, apakah terdapat komplikasi selama melahirkan, seberapa banyak ibu tidur, dan bagaimana reaksi emosi ibu terhadap proses melahirkan yang telah dilalui. Hal itu semua akan menentukan apakah ibu bisa cepat memulai untuk melakukan senam aerobik ataukah harus menunggu lebih lama lagi?

Sebenarnya ada panduan tersendiri yang menjelaskan kapan waktu yang tepat bagi seorang ibu yang habis melahirkan untuk bisa memulai senam aerobik. Jika seorang ibu melakukan latihan secara rutin selama paling tidak 8 hingga 12 minggu menjelang persalinan, maka dia dapat memulai latihan aerobik dengan aman setelah 10 hingga 14 hari setelah melalui proses melahirkan secara normal, sebaiknya aerobik yang dilakukan masih dalam tingkat ringan atau paling tidak moderat. Namun jika ibu sebelumnya tidak atau jarang melakukan latihan pada masa kehamilan atau menjelang persalinan, maka ibu harus menunggu lebih lama dari 14 hari. Bagaimana dengan mereka yang melakukan operasi Caesar? Jawabannya adalah ibu harus menunggu lebih lama dari itu, bisa mencapai 6 hingga 8 minggu setelah persalinan, karena ibu yang sesar memiliki masa pemulihan yang lebih lama ketimbang mereka yang melahirkan secara normal.

Seorang ibu baru yang baru pertama kali melalui proses persalinan tentu membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama ketimbang ibu yang telah melalui beberapa proses persalinan sebelumnya, karena tubuhnya telah terbiasa dengan perubahan yang terjadi dari sebelum hamil, saat hamil dan setelah melahirkan. Dan hal tersebut sangat mempengaruhi kapan waktu yang tepat bagi ibu untuk dapat memulai latihan, sehingga bisa segera langsing setelah melahirkan. Ibu yang telah mengalami beberapa persalinan sebelumnya tentu akan merasa fit lebih cepat daripada ibu yang baru pertama kali melahirkan, meski sesungguhnya hal tersebut tidak lah mutlak demikian, karena ada faktor-faktor lain yang ikut memengaruhinya.

Jika ibu sudah yakin untuk melakukan senam aerobik, maka mulailah latihan dengan gerakan-gerakan dari yang paling ringan secara perlahan menuju ke arah moderat. Lakukan proses transisi tersebut selama 12 minggu. Jangan lupa untuk selalu memonitor denyut nadi. Sebagai langkah awal usahakan agar denyut nadi tidak melebihi dari 60 persen dari denyut nadi maksimum yang telah diukur. Dari 60 persen kemudian ditingkatkan menjadi latihan 70 atau 75 persen. Namun, jika sasaran Ibu adalah untuk menurunkan berat badan, maka Ibu harus terus meningkatkan latihannya menjadi 85 persen dengan tetap mengingat akan faktor keamanan.

Pada prinsipnya senam aerobik bisa dilakukan jika ibu memang sudah merasa fit, jika belum, maka sebaiknya harus menunggu lebih lama lagi hingga ibu benar-benar merasa fit. Untuk lebih teryakinkan lagi, maka Kamu bisa menghubungi dokter untuk mendapat penjelasan lebih lanjut.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: