Informasi dan Tips – informasitips.com

Ini Takaran Pas Minum Kopi yang Bisa Mencegah Kepikunan

informasitips.com – Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa kopi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kopi baik bagi kesehatan jantung, dapat melindungi dari stroke, diabetes tipe 2, dan kanker.

Konsumsi kopi dalam jumlah yang wajar juga memberikan efek positif bagi otak. Hal tersebut diperkuat dengan hasil sebuah studi terbaru yang meneliti mengenai manfaat kopi – terutama manfaatnya bagi kognitif dan saraf otak. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease tahun 2015 tersebut melakukan penelitian terhadap 1.445 orang di Italia antara usia 65-84 tahun, dan berupaya mencari tahu seberapa banyak takaran kopi yang mampu menjaga fungsi kognitif otak.
(Studi: Coffee Consumption Habits and the Risk of Mild Cognitive Impairment: The Italian Longitudinal Study on Aging. Journal of Alzheimer’s Disease. 2015)

Kopi mencegah kepikunan

Menariknya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang terbiasa minum kopi dalam jumlah sedang – sekitar satu atau dua cangkir kopi sehari – memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang terbiasa minum kopi dalam jumlah yang banyak (lebih dari 2 cangkir per hari). Atau, dapat dikatakan juga bahwa mereka yang minum kopi dalam jumlah yang banyak (lebih dari 2 cangkir per hari) mengalami penurunan kognitif yang lebih besar daripada mereka yang terbiasa minum kopi hanya 1-2 cangkir saja per hari.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang jarang atau sama sekali tidak minum kopi? Menurut studi tersebut, mereka yang jarang atau tidak pernah minum kopi ternyata juga memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih besar daripada mereka yang terbiasa minum kopi dalam takaran sedang (1-2 cangkir per hari). Dari studi tersebut, dapat disimpulkan bahwa takaran minum kopi yang dianjurkan adalah dalam jumlah sedang, yaitu 1-2 cangkir kopi per hari, tidak kurang tidak lebih. Takaran sedang tersebut terbukti lebih efektif menjaga fungsi kognitif otak dan mencegah kepikunan.

Kopi dapat melindungi saraf-saraf di otak. Salah satu mekanismenya melibatkan aktivasi reseptor adenosin A2A (A2ARs) yang membantu dalam mengurangi dampak kerusakan di otak akibat senyawa beta-amyloid. Senyawa beta-amyloid ini bisa merusak saraf-saraf otak dan banyak terbentuk pada otak orang yang menderita penyakit Alzheimer.

Konsumsi kafein dalam jumlah sedang/wajar dapat meningkatkan memori dan daya konsentrasi. Sementara, konsumsi terlalu banyak kafein dapat merusak memori dan menimbulkan perasaan gelisah.

Studi lebih lanjut mengenai hal ini tetap diperlukan. Namun demikian, dari hasil studi ini, para peneliti berharap ke depannya bisa ditemukan cara baru untuk mencegah penyakit alzheimer, khususnya lewat makanan.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *