Informasi dan Tips – informasitips.com

Resep Mie Ayam Bangka (Beserta Tips Merebus Kaldu dan Mie yang Benar)

informasitips.com – Selain nasi, mie juga termasuk makanan sumber karbohidrat yang banyak digemari oleh masyarakat kita. Mie bisa diolah dengan beragam cara menjadi aneka hidangan yang lezat. Salah satunya yang cukup terkenal adalah hidangan mie yang satu ini, yaitu Mie Ayam Bangka.

Anda bisa dengan mudah membuat hidangan Mie Ayam yang satu ini. Seperti apa resep dan cara membuatnya?

Bahan-bahan:
– 1 kg mie telur basah
– Air untuk merebus mie (secukupnya)
– Sedikit minyak sayur

Kuah:
– 1 kg tulang ayam
– 2 liter air
– Lada dan garam secukupnya

Ayam Tumis:
– 750 gram ayam filet, potong dadu
– 4 siung bawang putih, cincang halus
– 2 ruas jari jahe, memarkan
– 5 sdm kecap manis
– 2 sdm kecap asin
– 2 sdm saus tiram
– 2 sdt gula pasir
– Garam secukupnya

Pangsit:
– 10 lembar kulit pangsit rebus
– 100 gram daging ayam cincang
– 50 gram tepung sagu
– 1 sdt gula pasir
– Garam secukupnya
– Lada secukupnya

Pelengkap:
– Bakso
– Pangsit
– Sambal pedas

Topping:
– 200 gram sawi, potong-potong
– 150 gram tauge
– 3 batang daun bawang, iris tipis

Cara Membuat Mie Ayam Bangka:

  • Kaldu:
    Rebus tulang ayam dengan air hingga mendidih, tambahkan lada dan sedikit garam.
    (Baca juga tips dan cara membuat kaldu yang gurih di bawah)

  • Pangsit:
    Buat adonan ayam terlebih dahulu. Caranya, campur ayam cincang dengan sagu, garam, gula, lada, aduk hingga rata. Ambil satu lembar kulit pangsit, lalu isi dengan adonan ayam yang baru saja dibuat tadi, lipat dan rekatkan. Bentuk sesuai selera, sisihkan.

  • Ayam tumis:

    Mie-Ayam-Bangka

    Tumis bawang putih hingga harum, masukkan ayam dan tumis hingga berwarna kecoklatan, tambahkan jahe yang telah dimemarkan, masukkan kecap asin, kecap manis, saus tiram, garam, gula, aduk hingga tercampur rata dan bumbu meresap ke dalam ayam.

  • Didihkan air, rebus mie hingga mengapung, angkat dan tiriskan.

    (Baca juga tips dan cara merebus mie yang baik di bawah)

  • Rebus bakso dan pangsit hingga matang, angkat dan tiriskan.
  • Rebus sayur sawi dan toge sebentar saja, angkat, tiriskan.
  • Siapkan mangkuk saji yang berisi sedikit minyak, kecap manis, kecap asin, lada. Masukkan mie panas yang sudah diseduh tadi, lalu aduk-aduk hingga rata.
  • Beri tauge, ayam tumis, daun sawi, dan irisan daun bawang.
  • Sajikan bersama dengan kaldu ayam panas yang berisi bakso dan pangsit rebus.

Nah, sekarang Mie Ayam Bangka sudah siap disajikan dan bisa segera disantap dengan tambahan sambal/cabe pedas agar rasanya lebih nikmat.

(untuk 10 porsi)

Tips Membuat Kuah Kaldu yang Gurih
Bagaimana cara untuk membuat kuah kaldu yang gurih, lezat, dan tidak terasa anyir? Simak beberapa tipsnya berikut ini:

  • Untuk membuat kuah kaldu yang gurih, gunakanlah bagian tulang karena di dalamnya banyak terkandung zat ekstrak atau kaldu sehingga kuahnya akan terasa semakin gurih dan nikmat.

    Untuk membuat kuah kaldu ayam, gunakan tulang bagian sayap atau ceker. Sementara untuk membuat kuah kaldu sapi yang gurih dan nikmat, gunakan tulang sapi bagian iga atau bagian kaki.

  • Agar zat ekstrak atau sari pati dalam tulang dapat keluar dengan sempurna, mulailah merebus tulang saat air masih bersuhu normal atau dingin.
  • Saat merebus kaldu, tambahkan daun bawang, daun seledri, dan lada untuk menetralisir rasa dan aroma anyir tulang. Tambahkan pula wortel atau lobak untuk menyerap aroma anyir tersebut.
  • Setelah mendidih, kecilkan api, namun tetap lanjutkan merebus kaldu hingga air tersisa kurang lebih setengahnya.
  • Saat merebus kaldu, usahakan semua bahan rebusan terendam.
  • Merebus kaldu menggunakan api kecil selama 2 jam atau lebih, disesuaikan dengan bahan kaldu. Kaldu sapi membutuhkan waktu merebus yang lebih lama dibandingkan kaldu ayam.
  • Buang busa atau lemak yang terapung saat merebus kaldu agar kaldu lebih bersih.
  • Garam sebaiknya diberikan terakhir, karena memberi garam di awal waktu merebus kaldu akan menghasilkan rasa kaldu yang terlalu asin karena jumlah air yang menyusut.

Tips Merebus Mie yang Baik
Merebus mie memang terkesan mudah. Meskipun demikian, bukan berarti dapat dilakukan sembarangan. Bila salah, mie yang direbus teksturnya justru jadi benyek, lembek, lengket, dan lain sebagainya. Kalau sudah begini, tentu saja nantinya akan memengaruhi kualitas rasa dan tampilan dari hidangan mie yang dibuat.

Nah, agar bisa merebus mie dengan benar dan menghasilkan tekstur mie yang baik, ada tips dan cara yang perlu diperhatikan lho. Apa saja tipsnya?

  • Tambahkan minyak sayur dan sedikit garam dalam air rebusan agar mie tidak lengket saat direbus dan mie tidak terasa hambar.
  • Masukkan mie setelah air mendidih, jangan sedari awal. Tujuannya adalah agar mie matang merata, tidak mengembang, benyek, dan lembek.
  • Untuk mengetahui tingkat kematangan mie dapat diketahui dengan cara memotong sehelai mie yang sedang direbus. Jika mie masih agak keras dan susah dipotong, berarti mie belum matang. Jika bagian tengah potongan mie masih terlihat putih tepung, berarti mie belum matang sempurna.
  • Setelah mie matang, segera angkat dan tiriskan. Setelah ditiriskan sebentar, mie sebaiknya disiram air matang hingga dingin. Tujuannya adalah untuk menghentikan proses pematangan mie, dan melarutkan gluten, sehingga mie tidak terlalu lembek dan tidak lengket.
  • Jika mie yang telah direbus akan disimpan dalam lemari es, sebaiknya mie diberi minyak zaitun agar tidak lengket. Jangan gunakan minyak sayur. Minyak sayur kurang cocok digunakan karena mudah membeku di suhu lemari es.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *