Informasi dan Tips – informasitips.com

Wasir (Ambeien) Pada Wanita Hamil

informasitips.com – Wasir (Ambeien) atau dalam istilah medis disebut Hemorrhoid adalah varises vena pada anus dan rektum, yaitu terjadi pembengkakan atau pembesaran pada pembuluh darah vena di sekitar anus dan rektum bawah.

Wasir atau ambeien ini cukup sering terjadi pada wanita hamil terutama pada trimester ketiga kehamilan, dan biasanya akan menimbulkan keluhan rasa gatal, nyeri dan perdarahan yang berasal dari anus.

Wasir atau ambeien saat hamil sebenarnya tidak membahayakan, asalkan tidak mengganggu kehamilan. Begitu juga dengan wanita yang sebelumnya memiliki wasir atau ambeien, tetap boleh dan aman untuk hamil, serta tidak perlu terlalu khawatir karena kondisi tersebut tidak membahayakan janin dalam kandungan.

Gejala dan Jenis Wasir (Ambeien)
Gejala atau ciri-ciri wasir yang sering dirasakan oleh penderitanya adalah, timbul rasa gatal, nyeri, dan disertai rasa panas pada anus. Dalam beberapa kasus, dapat pula keluar darah bersama tinja pada saat buang air besar.

Gejala lainnya dari wasir atau ambeien yaitu adanya tonjolan yang keluar dari rektum pada saat buang air besar. 

Ada beberapa jenis wasir atau ambeien, yaitu:
1. Wasir (ambeien) luar atau eksternal

Wasir (ambeien) ini terletak di bagian luar anus, yaitu pada bagian bibir anus. Wasir ini berupa benjolan yang menonjol keluar pada bibir anus, sehingga terlihat dari luar di sekitar anus.

Wasir luar ini umumnya tidak memerlukan pengobatan, kecuali sudah terjadi pembekuan darah pada pembuluh darah. Biasanya menimbulkam rasa gatal dan sakit, bahkan terkadang keluar darah.

2. Wasir (ambeien) dalam atau internal
Wasir dalam (internal) merupakan wasir (pembengkakan vena) yang terjadi di dalam anus, yaitu pada rektum bagian bawah.

Wasir dalam (internal) terbagi lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

  1. Stadium 1
    Wasir timbul di dalam anus, dapat disertai keluarnya darah saat buang air besar, namun wasir ini tidak menonjol keluar dari anus.

  2. Stadium 2
    Wasir (pembengkakan vena) terjadi di dalam anus, dapat menonjol keluar dari lubang anus saat buang air besar, namun bisa masuk kembali sendiri (spontan) ke dalam anus setelah selesai BAB. Wasir ini dapat juga disertai keluarnya darah saat BAB.

  3. Stadium 3
    Wasir ini merupakan wasir dalam yang menonjol keluar dari lubang anus dan untuk masuk kembali ke dalam lubang anus harus dibantu didorong dengan jari, tidak dapat masuk spontan sendiri setelah BAB. Wasir ini dapat masuk kembali ke dalam anus namun butuh waktu lama baru bisa masuk kembali.

  4. Stadium 4
    Wasir ini merupakan wasir yang tingkat keparahannya cukup tinggi. Wasir ini merupakan wasir dalam anus yang ditandai dengan adanya tonjolan yang keluar dari anus, tidak dapat didorong masuk kembali meskipun dengan bantuan, dan biasanya juga sudah terjadi pembekuan darah pada pembuluh darah di sekitar anus.

Apa penyebab wasir atau ambeien saat hamil?

Wasir pada wanita hamil

Ibu hamil memang rentan menderita wasir atau ambeien saat hamil. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya wasir (ambeien) saat hamil, yaitu:

  1. Penyebab yang pertama adalah karena saat hamil terjadi peningkatan kadar hormon progesteron, sehingga melemahkan dinding vena di sekitar anus. Ibu hamil yang sebelumnya tidak memiliki wasir pun sangat mungkin untuk menderita wasir ketika ia hamil, akibat adanya peningkatan hormon progesteron ini.
  2. Keadaan rahim yang membesar saat hamil, janin yang semakin membesar dan menekan pembuluh darah vena di area panggul dan anus juga bisa menimbulkan wasir pada wanita hamil.
  3. Sering mengejan saat buang air besar (BAB). Akibat perubahan hormonal, wanita hamil umumnya juga sering mengalami sembelit atau konstipasi yang bisa menyebabkan tinja (feses) menjadi keras. Kondisi tinja yang keras ini membuat ibu hamil kesulitan mengejan saat buang air besar dan akhirnya menimbulkan tekanan pada pembuluh darah vena di anus dan rektum yang bisa merangsang terjadinya wasir.

Bagaimana cara mengatasi wasir (ambeien) saat hamil?

  • Cara pencegahan wasir saat hamil
    Cara pencegahan agar tidak terjadi wasir saat hamil adalah menghindari sembelit (konstipasi) atau susah buang air besar saat hamil dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih. Jangan pernah menahan-nahan keinginan buang air besar (BAB) karena bisa memicu terjadinya sembelit. Hindari pula mengejan saat BAB karena bisa memicu dan memperparah wasir.

    Untuk menghindari tekanan vena pada anus, saat tidur atau berbaring, ibu hamil disarankan tidur atau berbaring dalam posisi miring .

  • Cara pengobatan wasir saat hamil
    Keluhan wasir atau ambeien dapat diringankan dengan pemberian obat-obatan. Namun, untuk wanita hamil, terutama yang masih hamil di trimester pertama, sebaiknya menghindari segala macam obat-obatan karena bisa membahayakan janin dalam kandungan. Menerapkan pola makan yang sehat agar tidak sembelit merupakan salah satu cara untuk meringankan keluhan wasir pada masa ini.

    (Baca juga: Mengapa Minum Obat Saat Hamil Penuh Risiko?)

    Pemberian obat untuk mengatasi wasir pada wanita hamil mulai dapat dilakukan pada trimester kedua kehamilan. Pada trimester kedua ini, pemberian obat-obatan sudah relatif aman, namun, tetap tidak boleh sembarangan. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda sebelum mengonsumsi obat-obatan apapun saat hamil. Obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi wasir dapat berupa obat oles, obat yang dimasukkan ke anus (supositorial), atau obat yang diminum.

    Pada beberapa wanita hamil, kondisi wasir bisa membaik dengan jalan memperbanyak konsumsi air dan serat. Sementara pada beberapa wanita hamil lainnya, kondisi wasir bisa jadi bertambah parah, terutama bagi wanita hamil yang sudah menderita wasir sebelum hamil. Namun, tak perlu khawatir, karena umumnya, keluhan wasir atau ambeien yang muncul saat hamil akan membaik setelah melahirkan.

Tips untuk wanita hamil yang menderita wasir (ambeien)

  • Banyak minum air putih, makan serat seperti sayur, dan buah-buahan agar feses tidak keras dan tidak terjadi sembelit.
  • Jangan menunda-nunda keinginan buang air besar (BAB), karena bisa menimbulkan sembelit dan memperparah wasir.
  • Jangan mengejan terlalu keras saat buang air besar.
  • Melakukan senam kegel untuk melatih otot-otot dasar panggul, minimal 10 detik setiap hari. Latihan ini berguna untuk menguatkan dinding pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah di sekitar panggul.
  • Tetap aktif bergerak. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Ibu hamil bisa tetap aktif bergerak dengan melakukan jalan kaki atau melakukan senam agar peredaran darah di seluruh tubuh termasuk di sekitar anus jadi lebih lancar.
  • Tidur dengan posisi miring untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah vena di sekitar anus.
  • Selama hamil, sebaiknya hindari makanan pedas yang dapat membuat anus panas.
  • Membatasi konsumsi garam agar tidak berlebih. Kelebihan garam dapat menyebabkan timbulnya pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus dan seluruh tubuh.
  • Jangan minum sembarang obat. Jika memang butuh obat pencahar untuk membantu meringankan sembelit atau obat untuk mengatasi wasir yang muncul saat hamil, pastikan untuk selalu berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: