informasitips.com - Flu, batuk, diare, maag, sembelit adalah penyakit yang bisa menyerang kapan saja, juga saat hamil. Mau minum obat, harus pilih-pilih yang aman, karena obat berpartikel kecil dapat lolos dari saringan yang bernama plasenta, dan masuk ke saluran darah janin, sehingga mempengaruhi perkembangan janin. Pengaruh obat pada janin tergantung dari efek obat itu sendiri dan pada trimester berapa obat itu diminum.
Beberapa obat-obatan bisa berbahaya jika diminum pada trimester pertama (tiga bulan pertama kehamilan), trimester kedua, atau ketiga.
Bagaimana kita mengetahui obat itu aman atau tidak?
Perusahaan farmasi sangat jarang mengujicobakan obatnya pada wanita hamil, sehingga hanya beberapa obat yang mendapat lisensi aman untuk kehamilan. Beberapa informasi mengenai komplikasi yang ditimbulkan oleh obat, sering hanya bersumber dari pengalaman praktik. Jika dalam bertahun-tahun pemakaiannya tidak menimbulkan efek samping terhadap janin, maka obat tersebut dianggap tidak membahayakan. Begitulah realita yang ada. Semua berlaku untuk obat-obatan yang hanya diresepkan dokter, maupun obat-obatan yang dijual bebas.
Mengkonsumsi obat saat hamil adalah juga memikirkan manfaat dan resiko. Saat seorang dokter memberikan resep untuk ibu hamil, maka ia sudah mempertimbangkan apakah manfaatnya untuk ibu lebih besar daripada resiko untuk janin. Bila resiko untuk janin lebih besar, alternatif lain harus dicari. Memutuskan obat untuk dikonsumsi, atau alternatif lainnya, harus diputuskan bersama dengan si ibu hamil.
Jika penyakit yang ringan seperti yang sudah disinggung di atas timbul, yang terbaik adalah menghindari semua obat yang tidak begitu penting pada trimester awal. Berikut ini saran yang bisa anda ikuti:
Saran tersebut bisa anda pakai jika tidak ada penyakit penyerta lain. Bila disertai demam sebaiknya anda ke dokter. Karena demam bisa merupakan tanda awal penyakit virus syang serius seperti rubella, campak, cacar air dan infeksi bakteri. Infeksi bakteri diobati dengan antibiotik. Jangan memutuskan sendiri membeli antibiotik. Walaupun anda tahu jenis yang aman untuk ibu hamil, tapi anda kan tidak tahu bakteri apa yang menghinggapi anda dan berapa lama anda harus mengkonsumsinya. Penggunaan antibiotik yang seenaknya, bisa membuat tubuh anda kebal terhadap antibiotik, sehingga akan sulit dikemudian hari untuk menyembuhkan infeksi bakteri anda, salah siapa?? Jangan lupa, bila anda membeli obat bebas, perhatikanlah komposisinya, lalu carilah info efek obat tersebut pada dokter.
Salam
dr. Vetta Fegitalasky
Untuk mengetahui obat apa saja yang boleh dikonsumsi saat hamil, bisa dibaca di artikel: Obat Apa Yang Boleh Dikonsumsi Saat Hamil
Tips yang menambah ilmu.. selamat, teruslah berkarya..