informasitips.com - Banyak orang tua yang mengharapkan agar memiliki anak yang terlahir kembar. Berbagai alasan pun menyertainya, seperti ingin memiliki minimal dua anak hanya dengan sekali hamil, hanya ingin sekali waktu menjalani rutinitas mengurus lebih dari 1 bayi, dan berbagai alasan lainnya. Ibu yang hamil kembar biasanya memiliki tanda-tanda khusus yang menunjukkan bahwa dirinya tengah mengandung lebih dari 1 bayi. Nah, berikut ini beberapa tanda hamil kembar yang dapat diamati pada ibu hamil:
Meningkatnya Kadar Hormon hCG Pada Tes Darah
Biasanya seorang ibu yang mengandung janin kembar akan menunjukkan adanya lonjakan titer hormon hCG pada pemeriksaan darah. Titer hormon hCG pada ibu hamil dengan usia kehamilan 4 minggu memberikan hasil 5-50 mIU/ml. Nah, jika hasil titer hormon hCG Ibu berada di atas level itu maka ada kemungkinan Ibu mengandung anak kembar. Namun, hasil titer hormon hCG yang tinggi tidak menjamin bahwa Ibu mengandung anak kembar, hal tersebut seperti dijelaskan oleh Prof. Amos Grunebaum, direktur kebidanan, persalinan dan melahirkan pada Weill Cornell Medical College.
Gejala Kehamilan Yang Muncul Terbilang Hebat
Semakin banyak jumlah janin dalam kandungan, maka akan semakin banyak kadar hormon yang terlibat dalam kehamilan tersebut. Gejala yang menyertai fluktuasi hormon pun juga akan lebih hebat ketimbang jika hamil janin tunggal. Sebagai contoh, hamil kembar akan melibatkan kadar hormon hCG yang lebih tinggi, sehingga mual dan muntah yang dialami ibu hamil kembar akan lebih berat daripada ibu yang hamil dengan satu janin. Ibu yang hamil janin kembar akan mengalami morning sickness yang lebih ekstrem yang biasa disebut hyperemesis gravidarum, yaitu suatu keadaan dimana mual dan muntah yang terjadi pada ibu hamil sangat hebat hingga membutuhkan asupan cairan dari infus (intravena).
Tonjolan Perut Lebih Besar Pada Awal Kehamilan
Banyak orang melihat bahwa ibu yang hamil kembar memiliki perut yang lebih menonjol. Tidak hanya mereka, ibu yang hamil kembar pun juga merasa bahwa perut mereka lebih menonjol ketimbang ibu yang hamil dengan satu janin. Namun, pihak dokter berkata lain, ukuran perut ibu tidak bisa dijadikan patokan atau indicator untuk mengatakan apakah ibu hamil kembar atau tidak, yang bisa memastikan itu adalah hanya dengan pemeriksaan USG. Menurut dokter, ibu hamil kembar dapat dipastikan sejak umur kandungan mereka mencapai 6 hingga 7 minggu kehamilan. Selain dengan USG, cara untuk mengetahui bahwa seorang ibu hamil kembar adalah dengan menggunakan alat Doppler, yaitu mendengarkan adanya dua detak jantung yang berbeda di dalam Rahim.
Selain 3 Tanda Hamil Kembar di atas, tanda-tanda berikut ini juga sering teramati pada ibu dengan hamil kembar:
