Informasi dan Tips – informasitips.com

Stimulasi Sentuhan untuk Janin

informasitips.com – Pada usia kehamilan 16 minggu, kulit janin sudah mampu merasakan rangsangan dari luar. Rangsangan ini berupa sentuhan ibu. Proses stimulasi sentuhan tersebut ternyata memiliki manfaat yang sangat besar dalam perkembangan otak janin. Berikut ini uraiannya secara lengkap.

Stimulasi sentuhan dapat dimulai dari usapan lembut pada perut ibu. Usapan ini akan menenangkan janin atau membuat janin bergerak sebagai respon yang diberikan. Pada keadaan tertentu yang menyebabkan janin banyak bergerak, seperti saat mendengar suara gaduh, pertengkaran, atau cuaca yang terlalu panas, belaian ibu pada perut dapat menenangkannya. Beberapa ibu hamil telah membuktikan kebenaran teori tersebut.

Selain usapan, ibu juga dapat membelai buah hatinya. Belaian dimulai dari punggung yang dekat dengan kepala ke bagian yang dekat dengan bokong. Lakukan belaian tersebut beberapa kali. Apabila telah aktif bergerak, janin Anda akan meresponnya dengan gerakan. Stimulasi ini dapat mengurangi stres ibu hamil karena sangat menyenangkan.

Stimulasi Sentuhan untuk Janin

sumber gambar: shutterstock

Gerakan selanjutnya adalah menepuk punggung janin dari bagian yang dekat dengan pantat ke kepala. Namun, tidak disarankan menepuk kepala. Lakukan stimulasi tersebut dengan perlahan dan tidak menyebabkan sakit. Stimulasi ini hampir seperti seorang ibu yang menidurkan bayinya.

Terkadang ibu perlu menekan janin sebagai stimulasi. Oleskan baby oil atau minyak kelapa di area perut secara merata. Cari bagian yang dekat dengan kepala dan bentangkan tangan Anda disitu. Kemudian tekan perlahan tanpa menimbulkan rasa sakit. Stimulasi ini harus dibatasi karena dapat menyebabkan stres janin apabila dilakukan terlalu sering.

Tujuan dari stimulasi di atas adalah membuat jaringan otak yang baru. Satu sel saraf akan dihubungkan dengan sel saraf lain melalui sinaps sehingga terbentuk sebuah jaringan yang saling berkaitan. Kerangka sinaps janin sudah disediakan, namun belum terhubung secara sempurna. Oleh karena itu, ibu perlu memberikan stimulasi yang dapat menghidupkan sinaps tersebut.

Banyaknya sinaps yang terbentuk memperlihatkan luasnya jaringan otak janin sehingga mempercepat proses berpikirnya di kemudian hari. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa semakin banyak sinaps yang terbentuk, maka seseorang itu semakin cerdas.

Stimulasi sentuhan yang dilakukan sebelum kelahiran juga berfungsi mendekatkan hubungan ibu dan janin. Dengan melakukan stimulasi sentuhan, maka ibu akan merasakan kehadiran sang buah hati. Proses ini akan mempermudah adaptasi ibu dan bayi setelah proses persalinan.

Stimulasi sentuhan dapat dilakukan bersamaan dengan stimulasi verbal. Misalnya, ibu mengusap janin seraya berkata “usap”. Hal ini akan mempermudah janin Anda dalam memahami kosa kata yang dikenalkan. Lakukan stimulasi secara teratur pada waktu yang sama setiap harinya untuk membentuk pola yang bermanfaat untuk kehidupan dunianya nanti.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *