Informasi dan Tips – informasitips.com

Sakit Gigi: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

informasitips.com – Sakit gigi sungguh sangat tidak enak dan menyiksa. Ketika sakit gigi, keluhan yang dirasakan tak hanya berupa nyeri dan perih pada gigi dan sekitar rongga mulut, namun dapat juga menimbulkan keluhan-keluhan lainnya, seperti pembengkakan, rasa sakit atau pusing di kepala, demam, gangguan tidur dan makan. Untuk sakit gigi yang cukup parah, keluhan nyeri yang dirasakan juga dapat menyebar ke pipi, telinga, dan rahang.

Nyeri yang dirasakan ketika sakit gigi dapat timbul terus-menerus, atau mungkin juga hilang timbul secara berulang-ulang. Tingkat keparahan sakit gigi bervariasi, mulai dari nyeri dan ngilu ringan, sampai ke nyeri yang berat dan sangat tidak tertahankan.

Penyebab Sakit Gigi
Sakit gigi disebabkan karena terjadinya peradangan pada bagian tengah gigi yang disebut pulpa. Pada bagian pulpa tersebut terdapat banyak ujung-ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rasa sakit.

cara-mengobati-sakit-gigi

Peradangan pada bagian pulpa dapat disebabkan karena gigi yang berlubang. Sisa-sisa makanan (terutama makanan manis) yang tertinggal pada gigi dapat menjadi media subur bagi bakteri untuk tumbuh.

Bakteri-bakteri di gigi tersebut akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel (lapisan pelindung gigi), sehingga akhirnya menimbulkan lubang pada gigi.
Rasa sakit pada gigi yang berlubang terasa semakin parah terutama setelah makan atau minum sesuatu yang manis, panas, atau dingin.

Selain karena gigi berlubang, peradangan pada pulpa juga dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti abses (nanah pada bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri), gigi retak, penyusutan gigi, dan tumbuh gigi baru yang terjepit di antara gigi lainnya.

Cara Mencegah Sakit Gigi
Agar terhindar dari sakit gigi, berikut beberapa langkah pencegahan yang perlu kita lakukan:

  1. Kurangi konsumsi gula. Makanan-makanan manis yang tinggi kandungan gula seperti permen, kue-kue, cokelat, dan lain-lain, dapat menimbulkan kerusakan gigi yaitu gigi berlubang. Gigi berlubang akan memicu timbulnya peradangan pada gigi sehingga menyebabkan sakit gigi.
  2. Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan gigi dan rongga mulut dengan cara rajin menggosok gigi (setidaknya 2 kali sehari) dan berkumur-kumur dengan obat kumur (cairan pembersih mulut) yang mengandung antikuman.
  3. Memeriksakan gigi ke dokter gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali juga dapat membantu untuk mencegah timbulnya sakit gigi.

Cara Mengatasi Sakit Gigi

  • Pertolongan pertama saat sakit gigi
    Ketika mengalami sakit gigi, tentunya kita perlu melakukan langkah-langkah penanganan dan pertolongan pertama sebelum ke dokter untuk meredakan nyeri dan ngilu yang dirasakan.

    Berikut ini beberapa pertolongan pertama yang perlu dilakukan saat mengalami sakit gigi:

    1. Segera berkumur-kumurlah dengan air hangat.
    2. Gunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyelip di antara sela-sela gigi.
    3. Gunakan obat-obatan antiseptik untuk membersihkan bagian yang diduga sebagai sumber penyebab sakit gigi.
    4. Minum obat-obatan penghilang rasa sakit seperti parasetamol untuk meredakan nyeri sakit gigi. Selain itu, kita juga dapat menggunakan obat-obat khusus untuk mengobati sakit gigi. Obat-obatan tersebut dapat kita beli di apotik.

      Obat-obatan kima tertentu memang dapat menghilangkan rasa sakit. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah jangan pernah menggunakan obat-obatan kimia tersebut dengan cara langsung dibubuhkan ke bagian yang sakit, karena dapat merusak jaringan gusi.

  • Mengatasi sakit gigi dengan bahan-bahan alami
    Selain melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, kita juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk meredakan nyeri sakit gigi.

    Beberapa bahan alami yang bisa kita gunakan untuk mengobati sakit gigi adalah:

    1. Minyak cengkeh
      Minyak cengkeh atau eugenol dapat dimanfaatkan untuk meredakan nyeri sakit gigi. Caranya adalah, ambil minyak cengkeh, teteskan minyak cengkeh beberapa tetes ke dalam lubang gigi, biarkan selama 10 menit, kemudian kumur-kumur. Minyak cengkeh mengandung zat yang dapat meredakan rasa sakit. Minyak cengkeh juga mengandung antibiotik yang mampu meredakan infeksi bakteri.

    2. Bawang putih
      Bawang putih juga dapat dimanfaatkan untuk meredakan nyeri sakit gigi. Caranya adalah, ambil satu siung bawang putih, kupas, cuci bersih, kemudian haluskan. Campur dengan sedikit garam, lalu aduk rata. Selanjutnya, masukkan sedikit campuran bawang putih-garam tersebut ke dalam gigi yang berlubang. Diamkan sebentar, kemudian bersihkan dan kumur-kumur. Memang terasa sedikit panas, tetapi akan segera sembuh.

    3. Bawang merah
      Selain bawang putih, bawang merah juga dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi. Cara memanfaatkan bawang merah untuk mengobati sakit gigi adalah, ambil satu siung bawang merah, haluskan, lalu masukkan ke dalam bagian gigi yang berlubang. Biarkan sekitar 10 menit, setelah itu, bersihkan dan kumur-kumur. Lakukan 3 kali sehari (pagi, siang, sore), maka rasa sakit akan segera mereda.

  • Pengobatan sakit gigi ke dokter
    Bila kita sudah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama dan cara-cara alami seperti di atas namun sakit gigi tak kunjung sembuh, maka berarti kita perlu segera melakukan pengobatan ke dokter.

    Kapan harus segera ke dokter?

    Anda harus segera ke dokter bila mengalami beberapa kondisi berikut ini:

    1. Sakit gigi yang dirasakan sudah berlangsung lebih dari 1 – 2 hari.
    2. Sakit gigi yang terjadi tergolong sangat berat dan menyiksa.
    3. Sakit gigi disertai demam, sakit di sekitar telinga atau sakit saat membuka mulut lebar-lebar.



    Selanjutnya, dokter akan segera memeriksa kondisi gigi Anda, agar kemudian dapat menentukan cara (metode) pengobatan yang tepat.

    Dokter biasanya akan menanyakan kapan rasa nyeri tersebut muncul, seberapa parah rasa nyeri yang dirasakan, dan hal apa saja yang dapat memperparah rasa nyerinya.

    Dokter akan memeriksa mulut, gigi, rahang, dan rongga mulut lainnya dan jika memang diperlukan, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan X ray, untuk melihat kondisi gigi secara keseluruhan.

    Cara penanganan sakit gigi oleh dokter nantinya akan bergantung pada penyebab dari sakit gigi itu sendiri.

    Bila sakit gigi disebabkan karena infeksi pada pulpa, maka dokter akan melakukan pengobatan kanal akar gigi.

    Bila sakit gigi disebabkan karena gigi busuk dan berlubang, biasanya dokter akan melakukan penambalan pada bagian yang berlubang tersebut. Tetapi, sebelum dilakukan penambalan, biasanya dokter akan terlebih dahulu membersihkan bagian gigi yang membusuk dan mensterilkannya dari bakteri. Setelah tindakan pembersihan sudah dilakukan, baru penambalan dapat dilakukan.

    Tetapi, bila pembusukan pada gigi sudah tergolong parah, maka biasanya dokter tidak akan melakukan tindakan penambalan, tetapi gigi yang busuk tersebut akan segera dicabut.

    Dokter juga akan melakukan tindakan pencabutan gigi bila penyebab sakit gigi dikarenakan pertumbuhan gigi baru yang terjepit di antara gigi-gigi lain di sekitarnya. Gigi baru yang terjepit itu akan menekan rahang dan menimbulkan rasa sakit, sehingga harus dicabut.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: