Informasi dan Tips – informasitips.com

Bagaimana Hujan Asam Bisa Terjadi?

informasitips.comHujan asam terjadi diawali dengan adanya pelepasan senyawa sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke udara. Pelepasan kedua senyawa itu utamanya terjadi melalui dua cara, yaitu oleh peristiwa alam dan aktivitas manusia:

  1. Oleh peristiwa alam
    • Gas sulfur dioksida secara alami diemisikan ke atmosfer oleh aktivitas gunung berapi.
    • Gas nitrogen oksida dilepaskan ke alam oleh peristiwa pelapukan tanaman, serta aktivitas listrik di atmosfer seperti kilat.
  2. Oleh aktivitas manusia
  3. Berbagai aktivitas manusia ternyata memiliki kontribusi yang sangat besar pada peristiwa terjadinya hujan asam. Di Amerika Serikat, generator listrik yang utamanya menggunakan batubara sebagai bahan bakar diketahui melepaskan gas sulfur dioksida dan nitrogen oksida ke atmosfer. Selain itu, pabrik-pabrik serta pembakaran pada kendaraan bermotor juga diketahui berkontribusi dalam proses terjadinya hujan asam. Gas sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang dilepaskan ke atmosfer tersebut dapat terbawa oleh angin hingga ratusan kilometer, sehingga dampak dari hujan asam akan dirasakan secara lebih luas.

Setelah gas sulfur dioksida dan nitrogen oksida diemisikan ke atmosfer, maka selanjutnya kedua gas tersebut akan bereaksi dengan uap air, oksigen dan senyawa lain untuk membentuk senyawa asam, yaitu asam sulfat dan asam nitrat. Reaksi yang terjadi adalah:

  • S(s) + O2(g) ===> SO2(g)
  • 2 SO2(g) + O2(g) ===> 2SO3(g)
  • SO3(g) + H2O(l) ===> H2SO4(aq)
  • NO2 + OH ===> HNO3

Senyawa asam yang terbentuk di udara akan dikirim ke permukaan Bumi melalui dua cara, cara kering (dry deposition) dan cara basah (wet deposition), dalam bentuk yang beragam. Dry deposition dari senyawa asam sulfat dan asam nitrat ke permukaan Bumi dalam bentuk debu maupun asap, sementara wet deposition akan mengirim senyawa asam dalam bentuk hujan asam, kabut dan salju.

Secara ringkas proses terjadinya hujan asam dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Proses terjadinya Hujan Asam

sumber gambar: www.epa.gov



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: