Informasi dan Tips – informasitips.com

Perbedaan Kopi Arabika dan Kopi Robusta

informasitips.com – Meski terdapat sekitar 100 jenis kopi, namun dua jenis kopi ini merupakan kopi yang paling banyak diproduksi di seluruh belahan dunia, yaitu kopi Arabika dan Robusta. Tak ayal, keduanya mendapat tempat tersendiri di benak para penikmat kopi. Kopi Arabika dan Robusta memiliki karakteristik masing-masing yang digemari oleh setiap penggemarnya. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan antara tanaman Kopi Arabika dan Robusta. Perbedaan antara keduanya cukup signifikan, sehingga rasa, harga dan kenikmatannya pun sangat berbeda. Nah, berikut ini perbedaan kopi Arabika dan kopi Robusta.

Perbedaan Kandungan Kopi

  • Kandungan asam klorogenat (Chlorogenic Acid) pada kopi Robusta lebih tinggi dibandingkan pada kopi Arabika. Kandungan asam klorogenat dan kafein yang lebih tinggi pada Robusta membuat tanaman kopi jenis ini lebih tahan terhadap serangan serangga dibandingkan tanaman kopi Arabika, karena kedua senyawa tersebut berfungsi sebagai alat pertahanan terhadap serangan serangga.
  • Kopi Robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi ketimbang kopi Arabika, yaitu 2.7 %, sedangkan kandungan kafein kopi Arabika hanya sebesar 1.5%.
  • Perbedaan kopi Arabika dan kopi Robusta juga terletak pada kandungan lipid dan gula. Kandungan lipid dan gula pada kopi Arabika lebih tinggi dibandingkan yang terkandung dalam kopi Robusta. Kandungan lipid kopi Arabika 60% lebih tinggi dibandingkan kopi Robusta, sedangkan kandungan gulanya 2 kali lipat lebih tinggi ketimbang kopi Robusta. Hal itu semakin menyebabkan rasa kopi Arabika lebih disukai daripada Robusta.

Perbedaan Rasa Kopi Robusta dan Arabika

Rasa kedua kopi tersebut berbeda. Hal itu diakibatkan oleh kandungan kafeinnya seperti yang telah disebutkan di atas. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi Robusta menyebabkan rasa kopi Robusta lebih pahit dibandingkan dengan kopi Arabika, sehingga lebih tidak disukai dibandingkan Arabika.

Perbedaan Biji dan Tanaman Kopi

  • Tinggi tanaman kopi Arabika lebih rendah ketimbang tanaman kopi Robusta. 2.5 hingga 4.5 meter untuk Arabika, sedangkan tinggi Robusta ada pada kisaran 4.5 hingga 6 meter.
  • Ada perbedaan pada bentuk biji kedua jenis tanaman kopi Arabika dan Robusta. Biji kopi Arabika memiliki bentuk oval atau ellips, sedangkan biji kopi Robusta memiliki bentuk yang lebih bulat.
  • Perbedaan-Biji Kopi Arabika dan Robusta

  • Tanaman kopi jenis Arabika menghasilkan biji kopi lebih sedikit per hektarnya dibandingkan kopi Robusta. Produktivitas Arabika yang lebih rendah menyebabkan biaya produksinya lebih tinggi ketimbang kopi Robusta.
  • Kondisi optimum pertumbuhan tanaman kopi jenis Arabika dan Robusta berbeda. Tanaman kopi Arabika membutuhkan temperature optimum pada kisaran 15 hingga 24 derajat Celcius, sedangkan tanaman kopi Robusta memutuhkan temperatur optimum antara 18 hingga 36 derajat Celcius.

Perbedaan Harga Arabika dan Robusta

Unggul dari sisi rasa membuat harga kopi Arabika lebih mahal daripada Robusta. Penyebab lainnya mengapa harga kopi Arabika lebih mahal adalah biaya produksi kopi Arabika yang lebih tinggi. Karena harganya yang relatif lebih murah ketimbang Arabika, kopi Robusta kerap dipilih menjadi kopi yang digunakan dalam produk-produk kopi instan. Hal tersebut didasari atas pertimbangan bahwa, untuk produk kopi instan, konsumen lebih melihat sisi harga dibandingkan rasa.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: