Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengapa Mulut Bau Saat Puasa?

informasitips.com – Di saat seseorang menjalankan puasa, tidak jarang muncul keluhan yang berasal dari mulut ataupun pernapasan. Dari mulut ataupun napas kerap tercium aroma yang tidak menyenangkan. Ya, bau itu kerap tercium pada mereka yang tengah menjalankan puasa. Tidak semua orang sih memiliki bau yang tidak sedap itu, tetapi umumnya kita pernah merasakan betapa tidak PD-nya saat mulut atau napas kita menjadi bau. Saat puasa, mulut atau napas menjadi bau adalah suatu konsekuensi, meski terkadang tidak selalu begitu, namun bukan berarti tidak bisa diatasi atau dihindari selama kita tahu penyebab mengapa mulut atau napas bau saat puasa.

Penyebab Mulut atau Napas Bau Ketika Puasa

Ketika Kamu menjalankan puasa, maka asupan karbohidrat tentunya menjadi terbatas. Saat itu, glukosa tidak selalu tersedia bagi tubuh, padahal glukosa (karbohidrat) merupakan sumber energi utama bagi tubuh Kamu. Ketika tubuh tidak dapat menemukan glukosa, maka tubuh akan menggunakan glikogen yang disimpan di hati untuk diubah menjadi glukosa hingga akhirnya dapat digunakan sebagai sumber energi. Jika akhirnya glikogen juga tidak tersedia lagi untuk digunakan sebagai sumber energi, maka tubuh akan mencari sumber energi yang lain, yaitu lemak yang terdapat di jaringan lemak.

Lemak merupakan cadangan energi berikutnya yang akan digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan bahan bakar bagi aktivitas Kita di saat puasa. Saat lemak dibakar untuk menghasilkan sejumlah energi, maka akan dihasilkan produk sampingan yang berupa badan keton. Badan keton yang berupa senyawa hidroksibutirat, asetoasetat, dan aseton akan dilepaskan ke dalam aliran darah untuk selanjutnya digunakan sebagai sumber energi. Kelebihan hidroksibutirat dan asetoasetat akan dibuang melalui urin, sementara aseton akan dibuang melalui napas yang dihembuskan, karena sifat aseton yang volatile atau mudah menguap. Hembusan senyawa aseton itulah yang kemudian menandai bahwa orang puasa memiliki mulut atau napas yang bau. Yang seperti itu kerap juga disebut keto-breath.

Napas Bau Juga Dialami Pada Diet Rendah-Karbohidrat

Napas bau yang terjadi pada orang puasa juga terjadi pada orang yang tengah menjalankan program diet rendah karbohidrat (Low-Carb Diet). Diet rendah karbohidrat juga disebut dengan Atkins diet. Mereka yang menjalani program Atkins diet juga mengalami apa yang dialami oleh orang puasa. Bagi mereka hal itu (mulut atau napas bau) merupakan indikator bahwa program diet yang mereka jalani berhasil membakar lemak yang tersimpan dalam tubuh.

Cara Mengatasi Mulut atau Napas Bau Saat Puasa

Salah satu cara agar napas tidak bau saat puasa adalah cukup mengonsumsi bahan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, baik di saat sahur maupun di waktu berbuka, seperti makan nasi. Apalagi jika Kamu banyak mengonsumsi protein, karena mengonsumsi protein bisa memperparah bau yang muncul saat puasa. Protein di dalam tubuh akan dipecah menghasilkan ammonia, jika ammonia dikeluarkan lewat hembusan napas, maka bau yang tercium tidak hanya berasal keton namun juga berasal dari ammonia. Hal yang demikian juga terjadi pada mereka yang menjalani Atkins Diet, karena selain mengonsumsi makanan rendah karbo mereka juga mengonsumsi makanan tinggi protein.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Pastikan Kamu menjaga kebersihan mulut dengan cara menyikatnya atau berkumur dengan cairan pembersih mulut.
  • Hindari makanan yang dapat membuat mulut menjadi asam.
  • Jangan merokok, karena rokok dapat menyebabkan mulut atau napas menjadi bau.
  • Minum yang banyak di saat sahur maupun di waktu berbuka dengan tujuan agar kelembaban mulut selalu terjaga saat Kamu menjalankan puasa.

Penyebab Lain Mulut Bau Saat Puasa

Selain mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat di saat sahur maupun buka, Kamu juga harus minum banyak air agar kelembaban tubuh senantiasa terjaga. Saat puasa, produksi saliva akan menurun karena ketiadaan makanan atau minuman di dalam mulut, hal tersebut mengakibatkan mulut menjadi kering, sehingga terciptalah kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan bakteri. Pertumbuhan bakteri itu juga merupakan salah satu penyebab mengapa mulut menjadi bau ketika sedang berpuasa.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: