Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat dan Kandungan Gizi Sayur Kangkung

informasitips.com – Sayur kangkung termasuk salah satu jenis sayuran yang populer dan banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang enak, sayur kangkung juga kaya nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Apa saja manfaat kangkung bagi tubuh? Untuk mengetahuinya, ada baiknya kita mengenal lebih jauh tentang kangkung beserta kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalamnya.

Jenis Kangkung

Secara umum, ada dua varietas kangkung, yaitu kangkung darat yang memiliki nama latin Ipomoea reptans dan kangkung air yang memiliki nama latin Ipomoea aquatica. Kangkung merupakan sayuran yang banyak terdapat di negara-negara tropis dan subtropis, seperti, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Cina, India, dan lain-lain. Namun, tidak diketahui dengan pasti dari mana sayuran ini berasal.

Manfaat Kangkung

Sayur kangkung bisa diolah menjadi berbagai macam menu, misalnya Tumis Kangkung, Cah Kangkung, Oseng Kangkung, Kangkung Belacan, Mie Kangkung, Plecin Kangkung, dan bisa juga dijadikan campuran sayuran Gado-gado. Jenis kangkung yang biasanya digunakan adalah kangkung darat karena cita rasanya lebih nikmat dan daunnya lebih lembut, ditambah lagi proses budidaya kangkung darat terbilang mudah, dapat dilakukan di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Kangkung darat berbunga putih bersih, batangnya putih kehijauan, batang dan daunnya lebih kecil daripada kangkung air. Sementara kangkung air, bunganya putih kemerahan atau keunguan, batangnya hijau, dan daunnya lebih lebar (besar) dari kangkung darat.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Kangkung

Sayur kangkung mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Berikut beberapa kandungan gizi yang terkandung dalam 100 gram sayur kangkung:

– Energi : 79 kJ (19 kcal)
– Serat : 2.1 g
– Vitamin A : 315 μg (mikrogram)
– Tiamin (B ) : 0.03 mg
– Riboflavin (B ) : 0.1 mg
– Niacin (B ) : 0.9 mg
– Folat (B ) : 57 μg
– Vitamin C : 55 mg
– Kalsium : 77 mg
– Zat Besi : 1.67 mg
– Magnesium : 71 mg
– Mangan : 0.16 mg
– Fosfor : 39 mg
– Kalium : 312 mg
– Sodium : 113 mg
– Zinc : 0.18 mg

(Data : USDA/United States Department of Agriculture)

Manfaat dan Khasiat Sayur Kangkung

Sayur kangkung kaya nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Apa saja manfaat dan khasiat sayur kangkung?

1. Kandungan serat yang tinggi dalam kangkung dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Serat yang tinggi dalam kangkung akan mengikat asam empedu, lemak, dan kolesterol, yang kemudian akan keluar bersama feses.

Serat juga dapat membuang zat-zat racun keluar dari dalam tubuh, sehingga tubuh dan sistem pencernaan menjadi sehat.

2. Kangkung tinggi zat besi sehingga baik dikonsumsi oleh mereka yang menderita anemia, dan wanita yang sedang menstruasi untuk mengganti darah yang hilang. Zat besi yang tinggi dalam kangkung juga bermanfaat bagi anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.

3. Kangkung mengandung komponen kimia yang bersifat sedatif (menenangkan), sehingga dapat membantu mengatasi keluhan susah tidur.

4. Kangkung termasuk salah satu sayuran yang sangat bagus untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Kangkung memiliki khasiat mampu menurunkan kadar gula darah, sehingga bisa membantu mengatasi dan mencegah timbulnya keluhan diabetes gestasional (Diabetes Saat Hamil).

Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam kangkung juga baik bagi ibu hamil dalam menjaga kesehatan saluran cerna, mencegah dan mengatasi masalah sembelit (susah buang air besar) yang sering dialami oleh ibu hamil.

5. Manfaat lain yang bisa didapat dari sayur kangkung adalah sayur ini sangat efektif membantu program diet untuk melangsingkan badan. Kandungan kalorinya yang rendah sementara seratnya yang tinggi bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama. Namun, bagi Anda yang ingin memilih kangkung sebagai menu untuk diet (melangsingkan badan), sebaiknya hindari mengonsumsi kangkung yang dimasak dengan cara ditumis atau menggunakan minyak, karena penggunaan minyak dalam tumisan kangkung dapat menambah kalori bagi tubuh. Satu sendok teh minyak sayur yang digunakan untuk menumis mengandung sekitar 50 kalori. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin diet, sebaiknya konsumsilah kangkung yang dimasak dengan cara direbus saja.

Satu hal lagi yang juga perlu diperhatikan bila Anda ingin memasukkan kangkung sebagai menu untuk diet adalah sebaiknya kangkung dimakan sebelum Anda memakan nasi dan lauk lainnya, sehingga porsi nasi dan lauk lain yang disantap akan lebih sedikit karena sebelumnya sudah menyantap kangkung yang kaya serat dan membuat perut kenyang.

Bahaya dan Efek Negatif Kangkung

Meskipun kaya nutrisi dan bermanfaat bagi tubuh, namun tidak dipungkiri bahwa dalam kondisi tertentu, konsumsi kangkung bisa menimbulkan efek negatif yang berbahaya.

  • Bagi mereka yang menderita asam urat, sebaiknya kurangi konsumsi kangkung karena sayur kangkung mengandung purin yang cukup tinggi. Dalam 100 gram kangkung, terdapat 298 mg purin, lebih tinggi daripada purin yang ada dalam sayur bayam dan kacang tanah.

    Penyakit asam urat disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme purin sehingga kadar asam urat dalam darah menjadi berlebihan. Penyakit asam urat memiliki tanda-tanda mirip artritis, yaitu nyeri sendi terutama di jempol kaki yang kemudian merambat ke persendian kaki.

    Umumnya orang yang sudah berusia di atas 35 tahun dapat dikatakan rawan menderita asam urat. Pada awalnya, serangan asam urat berlangsung beberapa hari dan setelah itu reda selama beberapa bulan. Kemudian serangannya menjadi lebih sering dan durasinya menjadi lebih lama. Serangan berikutnya menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat, rasa sakit yang lebih lama, frekuensi serangan meningkat dan masa kesembuhan lebih pendek. Kadang-kadang, rasa nyeri tersebut disertai bengkak dan kaku sendi.

  • Bahaya dan efek negatif lainnya dari kangkung adalah, bila kangkung tumbuh di area yang terkontaminasi parasit dan selanjutnya dimakan mentah (sebagai lalapan) atau dimasak kurang matang, maka kangkung dapat menularkan parasit tersebut ke dalam tubuh orang yang mengonsumsinya. Salah satunya adalah jenis parasit Fasciolopsis buski yang bisa menyebabkan fasciolopsiasis, yang bisa menginfeksi usus. Keluhannya bisa berupa nyeri perut, diare, keracunan, alergi, dan lain-lain. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi kangkung mentah atau yang dimasak kurang matang. Hal lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah, pastikan untuk selalu mencuci bersih kangkung sebelum diolah dan dimasak.

Itulah beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang sayur kangkung. Semoga bermanfaat bagi Anda.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: