Informasi dan Tips – informasitips.com

Manfaat dan Pentingnya Pijat Bayi

informasitips.comPijat bayi sudah dilakukan sejak dulu oleh ibu-ibu di India sebagai perlambang cinta. Ternyata dengan memijat bayi, ibu tidak hanya sekedar memberikan sentuhan kepada anaknya. Dengan memijat bayi hubungan bathin antara ibu dan anak akan terjalin kuat.

Dalam dunia kedokteran, pijat bayi telah terbukti memberikan banyak manfaat kepada bayi. Lalu apa saja manfaatnya bagi bayi:

  1. meningkatkan sistem imun bayi, sehingga bayi tidak mudah sakit.
  2. memberikan rasa aman, rileks, tidak mudah cemas dalam menghadapi suasana.
  3. meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat bayi tidur lebih lelap.
  4. menumbuhkan perasaan positif tentang tubuhnya dan meningkatkan pertumbuhan sang bayi.
  5. meningkatkan berat badan bayi.

    Manfaat pijat bayi

  6. membantu mengurangi serangan kolik dan masalah pencernaan lainnya.
  7. perut si buah hati menjadi lebih lega dan tidak kembung, sehingga gampang untuk buang angin dan buang air besar.
  8. membantu stimulasi terhadap sistem peredaran darah dari dan ke jantung.
  9. mengembangkan kepekaan dan koordinasi tubuh.
  10. memperkuat ikatan bathin antara bayi dengan ibu atau orang tua.

Semenjak lahir bayi sudah bisa diberi stimulus berupa pijatan. Namun, jika tali pusar bayi belum lepas, maka pijatan tidak boleh dilakukan pada daerah perut. Untuk bayi baru lahir sampai usia 3 bulan, pijatan dapat berupa sentuhan halus atau usapan lembut. Ketika bayi sudah berusia 3 bulan lebih, pijatan boleh diberi sedikit tekanan.

Bagi bayi prematur, pijat bayi terbukti memberikan dampak positif untuk mempercepat kesiapannya hidup normal seperti bayi yang usianya sebulan di atasnya pada tujuh hari pertama pemijatan. Hasil penelitian dari University of Miami Medical School menunjukkan bahwa bayi premature yang dipijat setiap hari akan mengalami pertambahan berat badan 47% dari bayi lain yang tidak dipijat, meskipun mereka diberi asupan kalori yang sama.

Kapan sebaiknya pijat bayi dilakukan? Jawabannya yaitu pada 6 atau 7 bulan pertama usia bayi. Memijat bayi dapat dilakukan setelah mandi dan sebelum tidur (untuk membantu bayi agar tidur lebih lelap) yang lamanya sekitar 15 sampai 20 menit.

Untuk memijat, gunakan baby oil dan ikuti saja naluri ibu, lalu lakukan dengan pelan dan lembut. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan memijat bayi setelah bayi makan atau menyusu, jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat, dan jangan memijat bayi jika bayi sakit. Ibu jangan memakai perhiasan dan kuku ibu tidak boleh panjang agar kulit bayi tidak terluka. Saat memijat, jalinlah komunikasi dengan bayi agar bayi lebih nyaman dan hubungan ibu dengan bayi lebih dekat.

Selanjutnya, pijatlah bayi pada bagian wajah yang dimulai dari pelipis di atas alis, tulang hidung, kening, dagu, bagian di bawah mata sampai ke leher. Pijatan pada bagian kaki dimulai dari telapak, jari-jari, tungkai sampai paha. Pijatan pada tangan dimulai dari telapak, jari-jari, lengan sampai bahu. Dan pijatan pada punggung dimulai dari bagian atas sampai ke pangkal paha.

Ok, moms selamat mengalirkan “setrum” cinta pada bayi tercinta…



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: