Informasi dan Tips – informasitips.com

Perbedaan Arti Kebahagiaan dari Perspektif Wanita Dulu dan Sekarang

informasitips.com – Apakah itu kebahagiaan? Apakah memiliki pasangan yang sempurna, kenaikan gaji, atau liburan bersama keluarga? Pada dasarnya, kebahagiaan memiliki arti yang berbeda pada setiap generasi. Kondisi jaman dahulu dengan masa kini membuat keseragaman definisi tidaklah mungkin. Namun demikian, dari sebuah survey menyatakan bahwa 60% wanita masa kini merasa yakin bahwa tingkat kebahagiaannya lebih tinggi dibandingkan pada jaman ibunya dulu. Tetapi pertanyaannya adalah mengapa begitu?

Jawaban yang paling cocok saat ini dari pertanyaan tersebut adalah karena wanita modern saat ini jauh lebih kuat, percaya diri, dan mandiri melebihi pendahulunya. Wanita modern memiliki banyak pilihan dan ia bebas memilih apa saja yang ia inginkan. Namun ada satu hal dari semua generasi yang disetujui yaitu saat paling bahagia seorang wanita adalah pada saat kelahiran anaknya dan diikuti oleh pernikahan, ujian, dan komitmen kerja. Dan 95% dari semua wanita merasa lebih penting untuk menjadi bahagia dibanding kekayaan, kecantikan, atau kekuasaan. Memang harus ada beberapa beberapa hal tidak pernah berubah! Di bawah ini, ada beberapa posisi yang menjelaskan perbedaan arti kebahagiaan dari versi ibu vs anak perempuannya.

Posisi 9 : Menjadi Ibu Rumah Tangga
72% para ibu setuju bahwa kebahagiaan yang mereka miliki adalah dengan mengabdikan dirinya kepada suami dan mengurus rumah tangga. Dan hanya 39% anak perempuan yang menyetujui pendapat tersebut dengan pengecualian bahwa hal itu dilakukan di waktu senggang.

Posisi 8 : Melakukan Perjalanan Jauh
Impian wanita masa kini adalah melakukan perjalanan wisata sesering mungkin. Disanalah letak kebahagiaan sebenarnya bagi para anak-anak perempuan. Sedangkan para ibu merasa ngeri harus melakukan perjalanan wisata ke daerah yang terdekat sekalipun.

Perbedaan arti kebahagiaan

Posisi 7 : Memiliki Anak
Para ibu akan dengan senang hati menyatakan bahwa kebahagiaan mereka adalah mengharapkan memiliki anak yang banyak dan mengamati perkembangan mereka satu persatu. Para anak perempuan tidak meolak untuk itu, tetapi dengan syarat bahwa mereka tidak harus memiliki anak lebih dari 2 dan dapat menyewa orang untuk menjaga anaknya.

Posisi 6 : Pernikahan
Semakin sedikit anak perempuan yang mau merencanakan pernikahan yang benar-benar serius. Mereka lebih suka menjalin hubungan tanpa adanya suatu ikatan resmi sehingga masih memiliki kebebasan untuk berpetualang. Sedangkan para ibu menyatakan bahwa pernikahan adalah bentuk kebahagiaan yang mengikat dua orang menjadi satu.

Posisi 5 : Pekerjaan
Para anak perempuan mengharapkan kesuksesan dalam pekerjaan sebagai suatu kebahagiaan. Mereka mengharapkan kemandirian dengan tidak mengandalkan pria sebagai penyokongnya. Para ibu berpandangan bahwa pria adalah kepala keluarga dan bertanggung jawab untuk mencari nafkah bagi istri dan anak-anaknya.

Posisi 4 : Persahabatan
Bagi para anak perempuan, sahabat adalah segalanya dan jauh lebih berharga dari keluarga. Pada generasi ibunya, pandangan ini sedikit berbeda karena sahabat hanya memiliki posisi di bawah keluarga.

Posisi 3 : Pasangan Hidup
Pasangan hidup bagi para ibu adalah suaminya sedangkan untuk para anak perempuan, pasangan hidup berarti pasangan yang hidup bersama dengannya tanpa ada ikatan apapun selain cinta. Dan apabila harus kembali hidup sendiri, hal itu bukanlah sebuah masalah besar.

Posisi 2 : Pendidikan Tinggi
Pada posisi kedua ini, para anak perempuan berpendapat bahwa kebahagiaan mereka terletak pada seberapa tinggi pendidikan yang mereka raih untuk menunjang kesuksesan karirnya. Di pihak para ibu, mereka sama sekali tidak peduli tentang jenjang pendidikan.

Posisi 1 : Kemandirian Finansial
Hal yang paling penting dalam hidup para anak perempuan masa kini adalah mampu menghidupi dirinya sendiri dengan menghasilkan uang sebanyak-banyaknya dan menunjukkan kemandirian mereka. Para ibu sendiri tidak terlalu memperhatikan mengenai hal ini.

Dari hasil survey tadi, kita dapat melihat bahwa pandangan setiap orang akan arti dari kebahagiaan sendiri berbeda-beda, entah itu antara sang ibu dengan putrinya yang berbeda generasi. Begitu pula perbedaan pandangan antara pria dan wanita. Namun pada akhirnya semua perbedaan tersebut kembali kepada pertanyaan “Apakah hal tersebut benar-benar membuat saya bahagia?“. Bila dengan menjalankan pilihan itu, Anda merasa puas dan menikmati hidup Anda, maka Anda dapat juga dikatakan bahagia. Hidup adalah pilihan. Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan pastinya mereka memiliki hak pula untuk bahagia. Maka berbahagialah Anda dengan apa yang sudah Anda pilih !



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: