Informasi dan Tips – informasitips.com

Mengapa Saat Tidur Mendengkur (Ngorok)?

informasitips.comMendengkur saat tidur adalah hal yang kerap terjadi dan wajar adanya, karena hampir 40% di antara kita mendengkur saat tidur. Menjadi tidak wajar jika suara dengkuran yang keluar mengganggu orang-orang di sekitarnya. Tidak hanya itu, mendengkur juga bisa merupakan indicator dari keadaan medis tertentu, seperti obstruktif apnea tidur.

Dengkuran yang terjadi saat tidur disebabkan karena terjadinya getaran pada langit-langit mulut, tepatnya getaran pada bagian yang lembut pada langit-langit mulut. Getaran itu terjadi akibat adanya hambatan pada jalan masuk oksigen yang dihirup saat seseorang tidur. Umumnya, hal tersebut terjadi ketika otot-otot yang terlibat dalam proses menghirup udara terlalu relaksasi. Hal lainnya adalah karena adanya jaringan yang terakumulasi pada area dimana udara masuk saat dihirup, hal itu bisa disebabkan karena seseorang yang gemuk sehingga ada penumpukan jaringan di area yang menyebabkan terjadinya dengkuran. Hal-hal apapun yang menyebabkan terjadinya relaksasi pada otot-otot tenggorokan dan juga penumpukan jaringan lemak di sekitar jalan masuknya udara dapat menyebabkan terjadinya dengkuran (ngorok) saat seseorang tidur.

Penyebab-penyebab itu seperti yang tertulis di bawah ini:

1. Meminum alkohol saat sebelum tidur. Alkohol dapat menyebabkan terjadinya relasksasi pada otot-otot tenggorokan, serta dapat melemahkan system pertahanan tubuh dalam mencegah adanya hambatan pada jalan masuk udara atau oksigen.

2. Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Jika Anda tengah mengonsumsi obat-obatan, seperti obat tidur, obat flu demam, atapun antihistamin, boleh jadi hal itu akan menyebabkan tidur Anda mendengkur.

3. Posisi tidur. Posisi tidur terlentang diketahui akan memperbesar kemungkinan seseorang untuk mendengkur dan membuat suara dengkuran menjadi lebih keras, karena pada posisi terlentang jalur masuk udara berada pada kondisi paling sempit, pada keadaan itulah frekuensi dan suara dengkuran menjadi meningkat.

4. Berat Badan Berlebihan. Pada mereka yang memiliki bobot badan berlebih dapat mengakibatkan terjadinya akumulasi jaringan pada area masuknya udara. Hal itu akan membuat jalan udara masuk menjadi lebih sempit, sehingga mendengkur atau ngorok akan lebih sering terjadi.

5. Masalah Nasal. Penyumbatan pada hidung dapat memperbesar kemungkinan seseorang untuk mendengkur atau ngorok.

6. Kurang Tidur. Ternyata kondisi dimana seseorang kurang cukup tidur juga dapat menyebabkan dia tidur mendengkur, karena saat itu otot-otot tenggorokan berada dalam keadaan relaksasi. Keadaan yang demikian akan membuat langit-langit mulut menjadi mudah untuk bergetar, sehingga dengkuran pun akan terdengar.

7. Apnea Tidur. Mereka yang menderita sleep apnea atau apnea tidur akan membuat dirinya mudah untuk mendengkur. Apnea tidur adalah gangguan tidur dengan kesulitan napas yang terjadi berulang kali saat sedang tidur.

8. Merokok. Merokok juga dapat menyebabkan seseorang mengalami tidur yang mendengkur, karena merokok dapat menyebabkan saluran hidung dan paru-paru terhambat, sehingga dapat menyebabkan tidur mendengkur atau ngorok.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *