Informasi dan Tips – informasitips.com

Masalah-masalah Umum yang Sering Terjadi Pada Rambut dan Kepala Bayi

informasitips.com – Rambut bayi perlu dirawat dan dijaga kesehatannya. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat rambut bayi, bisa Anda baca di artikel tentang Cara Merawat Bayi. Meski perawatan rambut bayi sudah dilakukan dengan baik, ternyata masih saja terdapat beberapa masalah pada rambut dan kulit kepala bayi. Sebenarnya apa saja masalah yang kerap terjadi pada rambut dan kulit kepala bayi? Bagaimana pula cara mengatasinya ? Simak pembahasannya berikut ini:

  1. Kerak kepala
    Kerak pada kepala bayi cukup sering terjadi. Gejalanya terlihat seperti ketombe berwarna kuning kecoklatan yang bersisik di kulit kepala. Diduga hal ini timbul karena pengaruh hormon androgen yang masih terbawa dari ibu saat masih dalam kandungan, sehingga kelenjar lemak aktif. Kelenjar lemak kulit keluar dari tempat yang sama dengan keluarnya rambut. Kelenjar lemak yang sangat aktif dapat mengeluarkan lemak dan menimbulkan lapisan yang menumbuhkan kerak. Masalah rambut ini tidak mengganggu bayi Anda karena tidak membuat kepala bayi gatal. Kerak kepala biasanya akan hilang sendiri sampai bayi berusia 12 bulan.

    Masalah-masalah yang sering terjadi pada kepala dan rambut bayi beserta solusinya

    Cara mengatasinya
    Oleskan minyak bayi untuk melembutkan dan membuang kerak pada kulit kepalanya, biarkan sampai beberapa jam. Bantu dengan pijatan lembut di bagian yang terdapat kerak dengan hati-hati karena tulang kepala bayi yang masih rawan. Anda bisa menggosokan kapas yang sudah dibasahi dengan minyak bayi dengan lembut, sampai kerak terkelupas sendiri. Ingat jangan pernah memaksa atau mengorek kerak pada kulit kepalanya karena dapat menyebabkan luka.

    Setelah itu cuci rambut bayi dengan shampo bayi untuk melepaskan minyak dan sisik. Bilas sampai bersih dan keringkan rambut bayi. Sisir rambutnya perlahan dan sedikit demi sedikit serpihan kerak atau sisik akan terangkat dengan sendirinya. Jangan panik apabila terlihat kemerahan pada kulit kepala, ini hanyalah kulit baru yang berada pada lapisan bawah kerak kepala.

    Jika kerak kepala terlihat parah sekali, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak. Ada beberapa penyakit kulit kepala yang juga memiliki gejala serupa dengan kerak kepala yakni eksim pada kulit kepala dan psoriasis.

  2. Rambut rontok
    Masalah ini cukup sering terjadi pada bayi di usia enam bulan pertamanya. Rambut yang dimiliki bayi baru lahir adalah rambut sementara yang biasanya lebih halus dan tipis daripada rambut permanen. Rambut sementara ini akan rontok perlahan dan tergantikan dengan rambut permanen. Rontoknya pun tidak bersamaan, tapi bergiliran di tempat yang berbeda.

    Biasanya terjadi pada bagian kepala yang biasa tertekan dalam waktu yang lama, misalnya pada bagian belakang kepala. Hal ini dikarena posisi tidur ini banyak dilakukan karena bisa mencegah bayi terkena Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau Sindrom kematian bayi mendadak. Rambut rontok juga bisa dikarenakan karena banyaknya gesekan pada bantal tidurnya.

    Cara mengatasinya
    Orang tua sebaiknya mulai memperkenalkan dan banyak memberikan bayi “tummy-time”, atau bermain sambil tengkurap alias bayi bertumpu pada perutnya ketika bayi dalam keadaan terjaga . Selain dapat mencegah kerontokan pada rambut, tengkurap juga dapat membantu menjaga bentuk kepala bayi agar bulat normal (tidak peyang).

  3. Rambut tipis
    Rambut tipis juga merupakan salah satu masalah yang cukup banyak terjadi pada bayi. Banyak pula orang tua yang merasa khawatir dan melakukan berbagai macam cara untuk melebatkan rambut bayi, salah satunya adalah dengan sering mencukur rambut bayi. Cukup banyak orang tua yang percaya mitos yang disampaikan turun menurun oleh nenek buyut yang mengatakan bahwa kalau rambut bayi sering dicukur akan bisa tumbuh subur. Hal ini belum terbukti sampai sekarang secara medis.

    Cara mengatasinya
    Jika rambut bayi tipis Anda bisa memberikan tonik rambut khusus bayi yang mengandung ekstrak lidah buaya, kemiri, seledri, atau ginseng agar rambut si kecil tumbuh subur dan sehat. Perhatikan juga asupan gizi bayi Anda, karena kesehatan rambut juga sangat dipengaruhi oleh kualitas dan asupan gizi bayi. Pastikan bayi Anda mendapatkan menu sehat dengan gizi yang seimbang.

    Banyak juga orang tua yang meyakini dan menggunakan cara tradisional berupa obat penebal rambut alami seperti memberikan cairan lendir lidah buaya, minyak zaitun dan daun urang aring yang ditumbuk halus sampai keluar airnya. Ada juga yang memberikan minyak kelapa yang dibuat sendiri dengan cara memarut kelapa tua untuk diambil santannya, lalu dimasak di atas api yang kecil sambil diaduk terus sampai keluar minyaknya. Kemudian minyak kelapa asli itulah yang dioleskan ke rambut bayi secara teratur.

  4. Rambut tidak tumbuh
    Asalkan kulit kepala bayi terlihat sehat dan tidak terlihat adanya infeksi atau berwarna kemerahan, Anda tidak perlu khawatir. Biasanya rambut mulai tumbuh lebih banyak ketika anak berusia 2 tahun.

    Cara mengatasi
    Lakukan cara yang sama untuk mengatasi rambut tipis di atas. Apabila tidak diperoleh hasil dan sampai usia 2 tahun rambut bayi belum juga tumbuh alias botak segera bawa ke dokter untuk konsultasi karena kemungkinan hal ini mengindikasikan adanya masalah yang cukup serius.

Semoga bermanfaat!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

One thought on “Masalah-masalah Umum yang Sering Terjadi Pada Rambut dan Kepala Bayi

  1. putry green angelica

    terima kasih bagi admin yang dsh membuat artikel ini.. sangat bermanfaat sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *