Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Menyimpan Bawang Merah

informasitips.com – Bawang merah termasuk bumbu inti yang biasanya selalu ada dalam aneka resep masakan. Beragam jenis masakan, terutama masakan nusantara hampir selalu menggunakan bawang merah sebagai bumbu utamanya. Selain mampu memperkuat dan menambah kenikmatan cita rasa masakan, bawang merah juga banyak mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang tentu saja bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Karena penggunaannya yang cukup sering itulah maka bawang acapkali disimpan di rumah dalam jumlah stok yang cukup banyak. Namun, penyimpanan dalam jumlah stok yang banyak seringkali menimbulkan masalah tersendiri. Bawang merah lama disimpan sehingga menjadi tidak segar lagi, berjamur, bahkan busuk. Kualitas bawang yang sudah menurun seperti itu tentu saja akan memengaruhi cita rasa masakan. Bahkan, beberapa kondisi seperti bawang merah yang busuk dan berjamur tentu saja tidak layak digunakan lagi dalam masakan karena bisa membahayakan kesehatan bila dikonsumsi.

Sebenarnya, masalah seperti itu tidak akan terjadi, andaikan saja kita tahu bagaimana cara yang benar dalam menyimpan bawang merah. Cara penyimpanan yang benar dan tepat tak hanya akan menjaga kualitas bawang, namun juga bisa membuat bahan tersebut jadi lebih awet.

Lalu, bagaimanakah cara menyimpan bawang merah yang benar dan tepat?

Menyimpan Bawang Merah

Simpanlah bawang merah pada suhu ruang di tempat yang kering dan terbuka (sirkulasi udara lancar). Itu artinya bawang ditaruh di wadah yang terbuka, bukan di wadah tertutup, kemudian disimpan pada suhu ruang di tempat yang kering (tidak lembab). Lebih disarankan untuk menggunakan wadah terbuka yang berlubang (berpori), seperti keranjang kecil yang biasa dipakai sebagai wadah penyimpanan bahan-bahan dapur. Pilihlah keranjang berlubang yang lebar dan tidak dalam agar sirkulasi udaranya lebih baik. Cara penyimpanan seperti ini dapat membuat bawang merah awet bertahan selama beberapa minggu hingga 1 bulan.

Selain tidak boleh disimpan di wadah yang tertutup, sebaiknya juga jauhkan bawang dari jenis sayuran lainnya agar bawang merah tidak cepat busuk. Bawang merah dan sayuran lain (terutama kentang) sama-sama mengeluarkan uap yang satu sama lain bisa membuat keduanya jadi busuk.

Menyimpan Bawang Merah yang Sudah Dikupas

Ada kalanya, untuk lebih menghemat waktu dalam memasak, kita terlebih dahulu sudah mengupas bawang merah dalam jumlah yang banyak agar sewaktu-waktu bisa segera siap dipakai kapanpun kita butuhkan. Nah, bawang merah yang sudah banyak dikupas tersebut juga harus disimpan dengan cara yang benar agar bisa awet dan kualitasnya tetap terjaga. Jangan sampai semuanya jadi sia-sia, dimana bawang yang sudah dikupas tersebut jadi lembek, tidak segar, dan tidak layak digunakan lagi, hanya karena kita tidak bisa menyimpannya dengan benar. Lalu, bagaimana cara menyimpan bawang merah yang sudah dikupas?

Untuk bawang merah yang sudah dikupas, ada beberapa cara penyimpanannya, yaitu:

  1. Menyimpan bawang kupas dalam wadah tertutup di lemari es.

    Caranya: taruhlah bawang dalam wadah tertutup rapat, kemudian simpan dalam kulkas atau lemari es.

    Penyimpanan bawang dalam wadah penyimpanannya yang tertutup rapat ini baik untuk menjaga kesegaran bawang agar bawang tidak lembek dan kualitasnya tetap terjaga. Penyimpanan dengan cara seperti ini dapat membuat bawang dapat bertahan selama 1-2 minggu.

  2. Menyimpan bawang kupas dalam wadah terbuka di lemari es/kulkas

    Bawang yang sudah dikupas juga dapat disimpan dalam wadah terbuka di lemari es. Cara penyimpanan seperti ini dapat membuat bawang bertahan cukup lama (sekitar 2-3 minggu), namun kualitas bawang menjadi agak sedikit berbeda dengan cara penyimpanan yang pertama tadi. Cara penyimpanan dalam wadah terbuka ini membuat bawang jadi agak lembek dan sedikit kenyal, namum kondisinya masih baik dan bisa digunakan. Sebaiknya, jumlah bawang kupas yang disimpan dengan cara seperti ini tidak terlalu banyak.

Menyimpan bawang merah yang sudah dicincang atau dihaluskan

Jika ingin lebih praktis lagi dan mempermudah Anda dalam memasak, Anda juga dapat menyiapkan bawang cincang (bawang kupas yang sudah diiris-iris), atau bawang yang sudah dihaluskan dalam jumlah yang cukup banyak, agar sewaktu-waktu diperlukan bisa segera digunakan. Saat akan memasak, Anda tak perlu mengupas bawang lagi, bahkan, Anda juga tak perlu mengiris atau menghaluskannya lagi.

Untuk bawang cincang dan bawang halus ini, ada dua cara penyimpanannya, yaitu:

  1. Menyimpan di lemari es (kulkas)

    Bawang cincang/iris/rajang ditempatkan dalam wadah tertutup kemudian disimpan di bagian rak bawah kulkas. Cara penyimpanan seperti ini membuat bawang bisa bertahan cukup lama bahkan sampai 1 bulan. Keuntungan cara penyimpanan seperti ini adalah bawang bisa langsung siap digunakan kapanpun diperlukan.

  2. Menyimpan di bagian freezer
    Bawang cincang atau bawang halus juga dapat disimpan di bagian freezer kulkas. Caranya adalah bawang ditempatkan di wadah tertutup, kemudian disimpan di bagian freezer.

    Keuntungan cara penyimpanan seperti ini bisa membuat bawang bertahan (awet) lebih lama, yaitu bisa mencapai 3 bulan. Biasanya cara penyimpanan seperti ini dipilih oleh mereka yang ingin menyimpan bawang cincang atau bawang halus dalam jumlah/stok yang banyak. Namun, dari sisi kepraktisan, memang tidak terlalu praktis, karena bawang sudah membeku. Bila ingin menggunakannya, setelah dikeluarkan dari freezer, bawang harus didiamkan terlebih dahulu dalam suhu ruangan hingga mencapai suhu normal (sudah tidak beku lagi), baru kemudian bisa digunakan seperti biasa.

Selain memerhatikan cara penyimpanan yang benar, kita juga perlu tahu cara memilih bawang merah yang kualitasnya baik saat membeli. Pilihlah bawang merah yang segar, tidak lembek atau benyek, tidak bertunas, dan pilihlah yang kulitnya kering (tidak lembab atau basah). Kualitas bawang merah yang baik tentunya akan membuat umur bawang tersebut lebih panjang, sehingga kita bisa menyimpannya dalam waktu yang cukup lama.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *