Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Alami Mengusir Nyamuk

informasitips.com – Siapa yang tidak mengenal makhluk kecil bersayap dengan suara berdengung-dengung ini? Terkadang muncul tiba-tiba saat kita tidur lelap atau pagi hari saat bersantai. Ia mengambil waktu tidur dan darah kita. Makhluk kecil yang kerap mengganggu tersebut adalah nyamuk. Gangguan nyamuk terkadang terasa sangat mengesalkan, terlebih jika terjadi ketika kita sedang asik melakukan aktivitas penting. Orang yang tidur nyenyak pun dapat terbangun akibat gigitan nyamuk.

Tidak hanya suara dengungannya yang membuat jengkel, tetapi juga gigitannya. Besarnya memang tak seberapa, namun efek gatal yang diakibatkannya dapat bertahan hingga bermenit-menit. Beruntung jika nyamuk tersebut bukanlah pembawa penyakit berbahaya seperti demam berdarah atau malaria. Kalaupun hal itu terjadi, pastilah setelah gatal selesai, kita akan direpotkan dengan penyakit yang dibawanya. Keberadaan nyamuk tentu membuat Istirahat menjadi tidak nyaman. Tak ayal banyak yang ingin membasminya dengan berbagai cara, seperti penggunaan obat nyamuk bakar, obat nyamuk semprot, lotion antinyamuk dan raket nyamuk.

Cara Alami Mengusir Nyamuk

sumber gambar: elephantjournal.com

Daur hidup nyamuk memang tergolong singkat. Setelah menelurkan larvanya di air, larva tersebut akan segera berubah menjadi jentik-jentik yang kemudian berkembang menjadi nyamuk dewasa. Kita harus waspada pada musim-musim tertentu yang menjadi waktu ledakan nyamuk untuk berkembang biak, misalnya nyamuk demam berdarah yang berkembang pesat pada musim hujan atau nyamuk malaria pada musim pancaroba.

Kalau sudah begini, kita harus melakukan sesuatu agar terhindar dari gigitan hewan ini. Ada beberapa Cara Alami yang dapat dicoba untuk Mengusir Nyamuk dari rumah

  1. Bersihkan seluruh rumah dari air yang menggenang

    Cara pertama yang harus dilakukan dalam Mengusir Nyamuk adalah memberantas tempat asal nyamuk yang ada di dalam rumah. Percuma jika kita memberantas semua nyamuk yang masuk, tetapi malah mengabaikan tempat munculnya.

    Beberapa rumah didesain dengan kolam di bagian dalamnya untuk membuat kesan segar dan indah muncul. Namun, masalah air pada kolam perlu diwaspadai. Nyamuk sangat suka dengan air yang menggenang. Terlebih lagi jika air tersebut jarang dikuras. Jika kolam tersebut memiliki sistem air mengalir, tentu bukanlah masalah besar karena nyamuk tidak akan bebas berkembang biak. Sebaliknya, jika yang ada di dalam rumah adalah kolam dengan air yang menggenang, bersiaplah mendapat tugas tambahan untuk rajin menguras kolam minimal seminggu sekali.

    Alternatif lain bagi pemilik rumah yang memiliki kolam dengan air menggenang namun tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkan adalah dengan memanfaatkan beberapa jenis ikan sebagai predator alami, seperti ikan cupang atau cere. Perhatikan juga tempat-tempat yang mudah dijangkau tetapi kerap terlupakan, seperti kaleng-kaleng bekas. Pot plastik, tempat minum burung, dan bak penampungan air yang jarang dikuras pun tidak akan terhindar dari tempat persembuyian dan bertelur nyamuk jika tidak kita bersihkan. Pot di depan rumah yang kerap terguyur hujan juga patut diwaspadai. Sedikit sisa air yang menggenang mampu menjadi tempat nyaman untuk si nyamuk.

  2. Pastikan pintu dan jendela di rumah tertutup rapat

    Pintu yang terbuka lebar ditambah vertilasi yang terkadang luput dari perhatian akan semakin memudahkan jalan nyamuk untuk masuk ke rumah. Menutup pintu dan jendela memang mudah dilakukan, namun bagaimana dengan ventilasi?

    Alternatif yang dapat digunakan adalah menutup lubang ventilasi menggunakan jaring dengan lubang berukuran lebih kecil dari tubuh nyamuk. Dengan jaring tersebut, diharapkan sirkulasi udara di rumah tidak terganggu namun tetap dapat menghindarkan rumah dari nyamuk. Menutup celah kecil dengan selotip dilakukan untuk mengantisipasi masuknya nyamuk melalui jalan lain. Pastikan bahwa selotip yang digunakan adalah selotip transparan yang dipotong sedemikian rupa sesuai bentuk tempat agar tidak merusak keindahan rumah.

  3. Memeriksa pakaian yang digantung

    Bukan sesuatu yang janggal lagi jika masyarakat kita suka menggantung pakaian usai digunakan. Memang lebih praktis jika digantung dibandingkan dilipat. Tetapi kita juga harus tahu, nyamuk kerap bersembuyi di balik pakaian yang tergantung, terutama pakaian yang gelap dan kotor. Untuk mengantisipasi hal ini, ada baiknya jika kita tidak menggantung pakaian terlalu lama. Menyediakan keranjang untuk tempat pakaian kotor dapat dilakukan agar tidak menumpuk dan menjadi tempat bersarang nyamuk.

  4. Meletakkan bunga rosemary atau daun serai di sekitar rumah

    Nyamuk memiliki kepekaan terhadap wangi-wangian jenis tertentu. Penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman ini tidak disukai nyamuk. Nah, salah satu Cara Alami dalam Mengusir Nyamuk adalah menananm tanaman tersebut di dalam rumah. Jika kita menderita alergi pada obat pembasmi nyamuk jenis tertentu, menanam tanaman ini tentulah sangat membantu. Selain membuat lingkungan rumah menjadi indah, tanaman ini tidak membahayakan kesehatan.

    Jenis tanaman yang biasa digunakan dalam Mengusir Nyamuk selain bunga rosemary adalah serai. Fungsi serai kini tidak hanya terbatas untuk masakan saja. Tanaman serai yang mengandung zat geraniol dan sitronelal. Tanaman kemangi yang murah meriah pun juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana Mengusir Nyamuk. Setelah ditaruh di dalam pot, tanaman ini dapat diletakkan di sudut kamar atau dekat jendela yang biasa digunakan untuk tempat keluar masuk nyamuk.

  5. Memakai spray alami dari minyak lemon eucalyptus

    Alergi terhadap spray anti nyamuk karena bahan kimia tertentu dapat disiasati dengan menggunakan bahan alami, yaitu minyak lemon eucalyptus. Minyak ini dapat diperoleh di supermarket. Pembasmi nyamuk ini aman digunakan termasuk bagi ibu hamil. Efek dari spray ini berlangsung kurang lebih 6 jam.

    Jika ingin membuat spray dengan minyak ini caranya cukup mudah, tuangkan lima tetes minyak ke dalam satu cangkir air, kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan dua atau tiga kali pada anggota badan sebelum beraktivitas di luar rumah.

  6. Menghindari pakaian berwarna gelap

    Nyamuk mudah terpikat dengan warna gelap seperti hitam, biru, dan merah tua. Kita tidak mau kan, menjadi sasaran empuk nyamuk hanya karena warna pakaian?

  7. Rajin memangkas rumput di halaman rumah

    Rumput halaman yang semakin panjang akan memberikan ruang bagi nyamuk untuk tinggal. Tidak hanya nyamuk, tetapi juga hewan kecil lainnya. Biasanya rumput dipangkas 3-4 minggu sekali untuk menghindari hewan-hewan kecil terlalu lama berdiam. Lupa memangkas rumput akan memberikan kesempatan lebih besar bagi hewan kecil tersebut untuk menjadi bagian dari rumah kita.

  8. Waspada terhadap kemunculannya dengan melakukan tindakan pencegahan

    Nyamuk dapat muncul kapan saja. Kedatangannya yang membuat jengkel biasanya ketika sedang tidur. Menggunakan pakaian tidur berlengan panjang dapat dilakukan agar nyamuk enggan mendekat. Semakin tebal pakaian yang kita gunakan, semakin jarang nyamuk mengganggu.

    Hanya saja terkadang si nyamuk malah berputar-putar di dekat telinga hingga menimbulkan bunyi mengganggu. Kalau sudah begitu, agar tidur tetap nyenyak, ada baiknya sebelum beristirahat, terlebih dahulu kita memasang kelambu di sekitar tempat tidur. Kelambu tidak akan membuat kita menjadi sesak nafas. Nyamuk pun tidak dapat menembus jaringnya yang berukuran kecil. Kelambu merupakan salah satu Cara Alami yang jitu dalam Mengusir Nyamuk dan tidur pun tidak terganggu lagi

Semoga bermanfaat dalam Mengusir Nyamuk.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *