Informasi dan Tips – informasitips.com

Berat Badan Di Saat Hamil

Pertambahan berat badan yang pas selama kehamilaninformasitips.com – Dengan adanya bayi dalam kandungan kamu, maka kamu akan menjadi seorang ibu. Perasaan bahagia ini seringkali diikuti oleh kecemasan yang khawatir akan si buah hati apakah akan selalu baik-baik saja di dalam sana. Guna memenuhi kebutuhan gizinya, sang Ibu biasanya berusaha untuk banyak mengkonsumsi makanan bergizi yang bukan hanya untuk Ibu tapi untuk si buah hati, terkadang hal tersebut malah jadi berlebihan. Banyak mengkonsumsi makanan yang tidak diatur dengan pola diet yang benar dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang cukup besar dan tentu saja mengganggu mobilitas kamu.

Kenaikan berat badan selama hamil pada umumnya berkisar antara 12 smpai 14 kg. Pada trimester pertama pertambahan berat badan biasanya kecil, mungkin antara 1 hingga 2 kg saja, karena pada masa ini umumnya ibu mengalami masa ngidam. Pertambahan paling pesat terjadi pada usia kandungan 5 sampai 8 bulan, sekitar ½ kg setiap minggunya. Ketika memasuki bulan ke-9, kenaikan berat badan biasanya akan lebih kecil. Pada ibu obesitas, pertambahan berat badan disarankan kurang dari 10 kg.

Usahakan agar kenaikan berat badan tidak terlampau besar. Sebab pertambahan berat badan yang besar bukan berarti bayi kamu juga besar. Meski rata-rata besar, namun ada resiko yang harus kamu perhatikan. Di antaranya adalah adanya kemungkinan terkena diabetes gestasional, yaitu diabetes yang hanya terjadi disaat hamil saja, juga pertamahan berat badan itu menetap dan membuat kamu gemuk setelah melahirkan. Jadi, dianjurkan diet anda benar, bukan berlebihan.
(ST)

Related Posts

3 thoughts on “Berat Badan Di Saat Hamil

  1. Chichi

    kehamilan saya baru 10 minggu tp berat badan saya sekarang 70kg apa tidak akan ada pengaruhnya disaat kemamilan berlanjut??mohon komentarnya!

  2. admin Post author

    Usia kehamilan 10 minggu berarti masuk dalam trimester pertama, dan kenaikan berat badan selama trimester ini seharusnya sekitar 2 kg.

    Tapi, sebelumnya perlu juga diketahui berapa berat badan kamu sebelum hamil. Jika memang berat badan selama kehamilan bertambah cukup banyak (melebihi standar normal), apalagi berat badan yang naik secara tiba-tiba bisa menimbulkan beberapa efek samping :
    1. Pastinya akan lebih membebani ibu hamil dalam melakukan aktifitas fisik selama sembilan bulan ke depan.
    2. Bisa menyebabkan hipertensi, bahaya preeclampsia yang bisa mengancam keselamatan ibu dan janin.
    3. Bayi yang lahir dari ibu yang kegemukan, biasanya beresiko lahir lewat bulan (biasanya membutuhkan induksi menjelang persalinan), tubuh bayi lebih besar (menyulitkan proses persalinan normal), dan ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa salah satu resikonya adalah melahirkan bayi dengan cacat bawaan pada system saraf (semoga tidak terjadi ya)
    4. Ibu hamil beresiko mengalami diabetes selama kehamilan, dan infeksi setelah melahirkan.

    Saran saya mungkin kamu sebaiknya harus lebih mengatur pola dan porsi makan selama hamil. Biasanya saat hamil memang lebih mudah terasa lapar, tapi bukan berarti menambah porsi makanan melebihi yang dibutuhkan. Pastikan makanan yang diasup cukup gizi, cukup variatif, namun rendah lemak dan kalori. Jika memang terasa amat lapar, kamu bisa makan lebih sering namun dengan porsi yang kecil (sering tapi kecil).

    Selain itu, perlu juga melakukan aktivitas fisik (yang tentunya tidak berbahaya untuk ibu hamil). Ini bisa membantu mengontrol kenaikan berat badan selama hamil, dan juga bisa lebih menyehatkan Ibu dan bayi. Misalnya senam hamil, jalan pagi atau sore.

    Lakukan juga konsultasi ke dokter yang menangani kehamilan kamu untuk membahas masalah ini. Semoga kehamilan kamu berjalan sehat dan lancar. Semoga bisa membantu.

  3. novi

    Saya baru hamil 6 minggu berat badan saya 58 kg apakah ituh masih normal sedangkan tinggi saya 158 cm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

JOIN US ON

NEWSLETTER

Mau berlangganan artikel Kami? Tulis Email Anda pada form di bawah ini.

Cek Email Anda setelahnya untuk mengaktifkan layanan newsletter. Terimakasih