Informasi dan Tips – informasitips.com

Benarkah Dia yang Terbaik Untukku?

informasitips.com – Ketika berpacaran atau menjalin sebuah hubungan, terkadang kamu ragu dengan pasangan yang kamu pilih karena kamu takut membuat kesalahan dengan memacari seseorang yang sebenarnya tidak kamu inginkan. Tak jarang pula kamu bertanya-tanya, “Benarkan dia yang terbaik untukku?” Pasangan yang terbaik – yang akan menjadi teman hidupmu – tidak selalu dilihat dari bagaimana dia bersikap terhadapmu. Kamu pun juga harus melihat bagaimana kamu memperlakukannya. Apakah kamu sudah memperlakukannya sebagai kekasih, atau apakah kamu hanya memandangnya sebagai pacar sesaat yang bisa digantikan oleh orang lain?

Tidak susah kok untuk mengetahui apakah si dia adalah yang terbaik. Nah, untuk tahu cara tepat mengetahui bahwa dialah pilihan terbaik untukmu, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

  1. Apakah kamu merasa nyaman menjadi dirimu sendiri ketika bersamanya?
    Terkadang ketika kita sendirian, kita bisa melakukan hal-hal yang tidak akan kita tunjukkan ke orang lain. Misalnya, ketika kamu mendengarkan lagu favoritmu diputar di radio, kamu tak segan menyanyikannya keras-keras dengan suaramu yang cempreng itu. Nah, seandainya kamu mendengarkan lagu ini ketika kamu sedang bersamanya, apakah kamu juga akan melakukan hal yang sama, bernyanyi keras dengan suara yang amat memekakkan telinga? Ketika kamu tak malu lagi menunjukkan dirimu yang sebenarnya – sampai hal-hal yang paling memalukan sekalipun, maka kamu sudah merasa nyaman bersamanya.
  2. Apakah dia bisa membuatmu jadi lebih baik?
    Meskipun kamu sudah merasa nyaman dengan menampilkan dan menjadi dirimu sendiri apa adanya, namun dalam sebuah hubungan ada kalanya untuk hal-hal tertentu kamu harus menyesuaikan diri bahkan bila perlu mengubah beberapa hal yang tidak baik dari dirimu demi keutuhan hubungan kalian berdua. Misalnya, dirimu yang apa adanya itu adalah seorang yang malas, apakah keberadaaan kekasihmu itu perlahan-lahan bisa membimbing dan mengubahmu ke arah yang lebih baik lagi menjadi seorang yang tidak lagi malas? Atau, kamu adalah seorang yang pesimis dan mudah berpikiran negatif terhadap orang lain, apakah dengan adanya pasanganmu itu dia perlahan-lahan bisa membantumu menjadi orang yang lebih positif dan optimis dalam menjalani hidup? Bila ya, kenapa harus ragu lagi? Dia adalah sosok yang pas dan bisa membimbingmu jadi lebih baik lagi.
  3. wanita bertanya-tanya benarkah dia pilihan terbaik

  4. Apakah kamu mau berbagi rahasiamu dengannya?
    Ketika berusia 15 tahun, kamu pernah mencuri uang kas kelas untuk membeli telepon genggam baru. Tak seorang pun tahu hal ini kecuali dirimu sendiri. Apakah kamu sudah menceritakan ini padanya? Apakah kamu tidak keberatan berbagi rahasia besarmu dengannya? Kalau kamu sudah membagi rahasiamu dengannya, maka kamu sudah sepenuhnya percaya padanya.
  5. Apakah kamu membayangkan masa depanmu dengannya?
    Ada pepatah mengatakan, “Ketika kamu membayangkan memiliki anak darinya, maka ia adalah pria yang kamu inginkan untuk mendampingi sisa hidupmu.” Seringkah kamu membayangkan hal ini; menikah dengannya, melahirkan anak-anaknya dan hidup bersamanya sampai ajal menjemput? Jika ya, maka tak perlu ragu lagi. Dialah yang benar-benar kamu inginkan.
  6. Apakah kamu dengan tulus mengatakan ‘Aku mencintaimu’?
    Ketika dia berkata, “Aku sayang kamu,” apakah kamu membalasnya dengan “Aku juga” karena kamu tak ingin membuatnya kecewa, atau karena kamu memang sungguh-sungguh mencintainya? Apakah kamu merasa ‘baik-baik saja’ ketika mengatakan kalimat ajaib itu atau apakah kamu merasa membohongi diri sendiri?
  7. Apakah kamu menerima dia apa adanya?
    Mungkin dia tak seganteng pacar teman baikmu. Dia juga tak sepopuler Rudi, si anak emas di kantor. Bahkan, bisa dibilang dia punya gaya berpakaian cukup unik. Ke mana pun dia pergi – bahkan ke pesta pernikahan sekalipun – dia cukup merasa nyaman dengan kaos oblong, celana jeans dan sepatu Sneakers. Apakah kamu malu ketika bersamanya kala itu? Mungkin juga dia bukan tipe pria romantis yang selalu rajin menelponmu sebelum kamu tidur. Jika kamu bisa menerima segala keanehan dan ketidakromantisannya, maka kamu memang sudah nyaman dengannya.
  8. Apakah kamu sudah mengenalkannya ke orang-orang terdekatmu?
    Apakah orangtuamu mengenalnya dengan baik? Apakah kamu mengajaknya ke pernikahan saudara sepupumu bulan lalu? Apakah dia sudah mengenal sahabat-sahabatmu? Ketika kamu sudah mantap berhubungan dengannya, maka kamu tak akan ragu lagi menunjukkan hubungan kalian di depan umum dan membiarkan orang lain – terutama orang terdekatmu – mengetahui hubungan kalian.
  9. Apakah dia memperlakukanmu seperti yang kamu inginkan?
    Pria seperti apakah yang kamu inginkan? Yang memperlakukanmu dengan baik? Yang selalu menjadi pendengar setiamu meski kamu tak hentinya mengoceh tentang betapa s*ksinya Robert Pattinson? Yang selalu ingat hari jadian kalian? Yang tak marah meski kamu menghabiskan pulsa teleponnya untuk membuat status Facebook dan menjawab komentar teman-temanmu? Jika si dia sungguh-sungguh memperlakukanmu dengan manis seperti yang kamu inginkan, kenapa harus ragu? Dialah yang terbaik untukmu.
  10. Apakah dia memberimu kepercayaan dan kebebasan?
    Kalian sudah berpacaran selama 2 tahun. Selama itu, apakah dia selalu mengatur hidupmu, melarangmu pergi bersama teman-teman priamu atau selalu mengecek di mana dan sedang apa kamu sekarang? Jika dia sungguh menyayangimu – dan dia yakin kamu pun hanya menyayanginya, maka dia akan memberikan kepercayaan penuh padamu. Baginya, tak perlu ada cemburu karena dia tahu hatimu hanya untuknya.
  11. Apakah dia selalu ada ketika kamu membutuhkannya?
    Kamu adalah perempuan yang cukup sensitif dan mudah tersentuh. Sebentar menonton film sad ending saja, air mata sudah mengucur dari matamu. Terlebih ketika kamu memiliki masalah. Nah, di saat-saat seperti itu, apakah dia selalu ada untukmu? Apakah dia dengan sabar mendengarkan curhatmu dan menghiburmu dengan guyonan lucu? Atau apakah dia malah menghindarimu karena tak ingin ikut campur dengan permasalahanmu? Kamu bisa menilainya sendiri. Seseorang yang terbaik adalah ia yang tak hanya mencintaimu apa adanya, namun juga bisa melindungi dan menjagamu terlebih di saat kamu sedang punya masalah.
  12. Apakah kamu bahagia bersamanya?
    Pertanyaan yang cukup klise untuk ditanyakan, “Benarkan kamu bahagia bersamanya?” Jika jawabanmu iya, maka memang benar dialah yang kamu inginkan dan dia jugalah yang terbaik untukmu. Jika tidak, mungkin kamu perlu mempertanyakan lagi hubungan kalian. Mengapa kamu tidak bahagia bersamanya?

Selain menjawab pertanyaan di atas, ada baiknya kamu juga ‘berkonsultasi’ dengan Tuhan. Mintalah petunjuk-Nya untuk mengetahui lebih jelas jawaban dari pertanyaanmu tersebut. Dengan senang hati Tuhan pasti akan membantumu dan menunjukkan yang terbaik untukmu.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *