Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Berteman Baik dengan Anak Tiri

informasitips.com – Pernah menonton film berjudul Yours, Mine and Ours? Film itu mengisahkan betapa sulitnya menyatukan 2 keluarga yang berbeda karena sang ayah kembali menikah dengan wanita lain. Uniknya, masing-masing telah memiliki anak-anak dari pernikahan sebelumnya. Bukan hanya satu atau dua anak, tapi enam! Bahkan lebih dari itu! Bayangkan betapa repotnya mengambil hati anak-anak tiri yang tidak bisa akur dengan saudara-saudara tiri mereka. Tentu penuh tantangan.

Nah, apakah kamu juga kesulitan mengambil hati anak-anak tirimu? Tidak bisa dipungkiri, kesabaran merupakan kunci utama jika kamu ingin berteman dengan anak-anak tirimu. Namun, selain bersabar, ada juga beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk bisa berteman baik dengan anak-anak tirimu. Seperti apa sih caranya?

1. Jadilah temannya, bukan orangtua kandungnya
Memang agak sulit diterima, namun orangtua tiri tidak seharusnya mencoba menjadi pengganti ayah/ibu kandung dari anak-anak tiri mereka. Mengapa demikian? Tak bisa dipungkiri, secara biologis kamu memang bukanlah orangtua kandung mereka meski kamu telah menikah dengan ayah/ibu mereka. Selain itu, tidak ada keharusan bagi mereka untuk menyenangkan hati ataupun menghormatimu sebagai orangtua baru mereka.

Tips berteman baik dengan anak tiri

Pertanyaan selanjutnya, “Bagaimana mengambil hati anak-anak tiriku?” Jadilah temannya. Ketika kamu memposisikan diri lebih sebagai seorang teman daripada sebagai ayah/ibu, perlahan-lahan anak-anak tirimu akan membuka dirinya untukmu. Hormati mereka dan keputusan yang mereka ambil sehingga mereka paham bahwa kamu tidak ingin mencampuri hidup mereka. Tunjukkan bahwa kamu sungguh-sungguh menyayangi mereka seperti anakmu sendiri. Kamu tak perlu mengambil hati mereka dengan hadiah atau uang. Perhatianmulah yang mereka butuhkan. Karena itu, cobalah untuk lebih antusias terhadap apa yang mereka lakukan. Dukung hobi atau hal-hal yang mereka sukai.

Karena kamu bukanlah oangtua kandung anak-anak tirimu, tidak seharusnya pula kamu menghukum mereka ketika mereka berbuat salah. Bicarakan dengan suami/istrimu – ayah/ibu kandung mereka – ketika anak-anak tirimu berbuat salah. Merekalah yang lebih berhak memberi mereka hukuman, jika perlu.

2. Tunjukkan kamu peduli dan mencintai istri/suamimu
Beberapa anak sulit menerima kenyataan bahwa orangtua mereka bercerai dan ayah/ibu mereka menikah kembali dengan orang lain. Ini menyebabkan mereka sulit membuka diri terhadap orang baru sehingga mereka pun belum bisa menerimamu sebagai ayah/ibu tiri mereka. Namun, ketika mereka menyadari bahwa ayah/ibu kandung mereka bahagia dengan pernikahan yang ia jalani bersamamu, perlahan-lahan mereka pasti akan menerimamu sebagai anggota baru dalam keluarga.

Libatkan anak-anak tirimu dalam perayaan ulang tahun suami/istrimu, misalnya. Minta ide mereka dan ajak mereka memilih hadiah ulang tahun untuk ayah/ibu mereka. Bagaimana pun juga, mereka tentu lebih mengenal suami/istrimu, bukan? Kamu juga bisa menunjukkan perhatianmu pada suami/istrimu. Beri mereka pujian, misalnya dengan berkata, “Kamu terlihat sangat cantik dengan baju ini,” atau “Masakanmu enak sekali.” Menunjukkan penghargaanmu pada ayah/ibu kandung mereka membuat mereka sadar bahwa kamu sungguh-sungguh menyayangi oangtua kandung mereka.

3. Jangan bicara buruk tentang ayah/ibu kandung mereka
Tak peduli seberapa aneh atau menyebalkan kelihatannya ayah/ibu kandung mereka (dalam hal ini yaitu mantan suami/istri dari suami/istrimu), kamu tidak seharusnya bicara buruk mengenai mereka, bahkan bila mereka bicara buruk tentangmu di belakangmu. Ketika mereka mengunjungi anak-anak mereka, kamu bisa berkata, “Senang sekali melihatmu datang. Aku suka potongan rambut barumu.” Ucapkan kalimat itu dengan tulus, tanpa perasaan benci ataupun cemburu. Kamu harus memperlihatkan pada anak-anak tirimu bahwa kamu adalah seseorang yang berhati baik.

4. Jangan mencoba mendekatkan dia dengan anak-anakmu
Beberapa orangtua tiri beraggapan bahwa anak-anak mereka haruslah bisa berhubungan baik dengan anak-anak tiri mereka. Memang betul demikian, tetapi kamu tidak bisa memaksa mereka untuk berteman. Tentu masing-masing anak memerlukan waktu untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan keluarga yang baru, rumah baru, bahkan mungkin dengan kebiasaan-kebiasaan baru di tempat yang mereka tinggali. Beri mereka pengertian untuk saling bertoleransi.

Jika kamu ingin anak-anakmu berteman baik dengan saudara tiri mereka, bicarakan itu dengan mereka, bukan dengan anak tirimu. Sebagai gantinya, minta juga suami/istrimu bicara dengan anak-anaknya untuk bisa lebih terbuka dengan saudara tiri mereka. Namun ingat, jangan memaksa mereka bila mereka tak mau. Lebih baik melibatkan mereka dalam acara keluarga yang membutuhkan kekompakan sehingga mereka pun bisa mulai saling menerima satu sama lain.

5. Bersikap adil
Mungkin tidak mudah untuk bisa bersikap adil bagi anak-anakmu, baik kandung maupun tiri. Jika kamu lebih membela anak-anak kandungmu, anak tirimu akan mulai beranggapan bahwa kamu lebih mencintai anak-anak kandungmu dibanding mereka, dan bukan mustahil mereka akan semakin sulit diraih. Sebaliknya, jika kamu lebih membela anak-anak tirimu, maka anak kandungmu akan berpikir kamu lebih menyayangi mereka dibanding anak kandungmu sendiri dan mereka pun akan mulai membencimu.

Bagaimana sebaiknya? Jangan memberikan anak-anak kandung dan tirimu perlakuan yang berbeda maupun lebih istimewa. Jika kamu membelikan baju baru untuk anak tirimu, misalnya, belikan juga baju baru untuk anak kandungmu. Jika kamu membantu anak kandungmu menyelesaikan PR, bantu juga anak tirimu – tentu jika dia mau. Dengan bersikap adil, bahwa kamu menyayangi anak-anak kandungmu sama seperti kamu menyayangi anak-anak tirimu, mereka akan paham bahwa kamu tidak ingin membagi cinta dan sayangmu.



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: