Informasi dan Tips – informasitips.com

Cara Tepat Menyimpan Buah-buahan

informasitips.com – Cara yang paling banyak dilakukan orang untuk menyimpan buah-buahan adalah menyimpannya dalam lemari pendingin (kulkas). Cara seperti itu memang bisa membuat buah-buahan jadi lebih awet dan tidak mudah busuk atau rusak. Meski terkesan mudah, namun perkara menyimpan buah-buahan ternyata tidak sesederhana seperti yang dibayangkan. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat menyimpan buah, yaitu melihat jenis dan kondisi dari buah itu sendiri, serta memerhatikan bagaimana cara penyimpanan yang benar dan tepat agar kesegaran buah tetap terjaga.

Beberapa buah dengan kondisi tertentu memang lebih baik disimpan di dalam lemari pendingin (kulkas), namun pada kondisi lainnya, beberapa buah justru lebih disarankan untuk disimpan pada suhu ruang (bukan di dalam kulkas). Maka dari itu, ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara yang tepat dan benar dalam menyimpan buah-buahan. Berikut kami sajikan cara dan tips menyimpan beberapa buah yang sering kita santap sehari-hari:

  • Buah Apel dan Pir
    Buah apel dan pir merupakan buah yang tinggi akan kandungan antioksidan. Buah ini juga kaya akan kandungan nutrisi penting lainnya mulai dari daging buah sampai ke bagian kulitnya. Oleh karena itu, sayang sekali bila buah ini harus rusak dan busuk hanya karena kita tidak bisa menyimpannya dengan benar.

    cara-menyimpan-buah-apel-pir

    Sebenarnya, cara penyimpanan buah apel dan pir tidaklah terlalu sulit. Kedua buah ini juga termasuk buah yang bisa disimpan baik itu pada suhu ruang, maupun dalam lemari es (kulkas). Namun, bila ingin lebih awet (tahan lama) dan tidak mudah busuk, cara yang tepat menyimpan buah apel dan pir adalah di dalam kulkas. Selain kesegarannya lebih terjaga, buah apel dan pir juga akan terasa lebih enak dan manis bila disimpan dalam suhu dingin (kulkas). Buah apel dan pir yang disimpan di dalam kulkas bisa bertahan cukup lama hingga beberapa minggu.

    Buah apel dan pir mengeluarkan gas etilen. Senyawa etilen ini dapat mempercepat proses pematangan buah dan sayuran. Oleh karena itu, saat menyimpan apel dan pir di dalam kulkas, sebaiknya jangan diletakkan berdekatan dengan sayur-sayuran lainnya, agar sayur-sayuran tersebut tidak lekas busuk. Lebih disarankan untuk menyimpan apel dan pir dalam wadah terpisah (tersendiri) di kulkas, atau bisa juga dengan cara dibungkus terlebih dahulu dengan kantung plastik, kemudian baru disimpan di kulkas.

    Buah apel dan pir dapat berubah warna menjadi kehitaman atau kecoklatan setelah dikupas. Hal tersebut merupakan proses oksidasi dari senyawa fenolik yang terkandung pada permukaan apel dan pir. Bila senyawa tersebut berinteraksi dengan oksigen, maka akan terjadi perubahan warna menjadi kecoklatan (menghitam). Oleh karena itu, buah apel dan pir yang sudah dikupas sebaiknya segera dimakan (dihabiskan) dan tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang agar tidak menghitam.

  • Buah Alpukat
    Buah alpukat merupakan salah satu buah yang nikmat untuk disantap. Biasanya kita menyantapnya dalam bentuk jus atau salad. Buah ini sangat tidak enak bila disantap dalam keadaan belum matang. Selain rasanya pahit, tekstur buah alpukat yang belum matang juga sangat keras sehingga sulit dan tidak enak dimakan.
    Cara yang tepat menyimpan buah alpukat yang belum matang adalah pada suhu ruang, bukan di lemari pendingin (kulkas). Buah alpukat yang disimpan pada suhu ruang akan lebih cepat matang, sementara penyimpanan di kulkas justru akan menghambat proses pematangan buah alpukat tersebut.

    cara-menyimpan-buah-alpukat

    Bila ingin alpukat cepat matang, bungkus alpukat dengan kertas, kemudian taruh berdekatan dengan buah yang mengeluarkan gas etilen seperti apel, pisang, atau pir, guna mempercepat proses pematangannya. Atau, bisa juga menyimpannya dengan cara memasukkan alpukat ke dalam kantung kertas (paperbag), kemudian dalam kantung kertas tersebut masukkan juga buah-buahan yang mengeluarkan gas etilen seperti apel, pir, atau pisang. Cara lain yang juga banyak dilakukan orang agar buah alpukat cepat matang adalah dengan menyimpannya dalam beras.

    Buah alpukat yang sudah matang biasanya kulitnya akan berwarna coklat dan teksturnya terasa lembut saat ditekan. Namun, jangan hanya memperhatikan warna kulitnya saja, karena beberapa varietas alpukat, ketika matang kulitnya tetap berwarna hijau, namun dagingnya terasa lembut saat ditekan.
    Untuk buah alpukat yang sudah matang, cara penyimpanannya adalah dalam lemari pendingin (kulkas) agar tidak lekas busuk. Buah alpukat yang sudah dikupas atau dipotong sebaiknya juga disimpan dalam kulkas agar tetap segar dan tidak menghitam.

    Sama seperti apel dan pir, alpukat termasuk buah yang mengandung enzim dan senyawa fenolik yang bila berinteraksi dengan oksigen akan berubah warna menjadi kehitaman atau kecoklatan. Itulah sebabnya mengapa buah alpukat yang sudah dikupas, lama-kelamaan daging buahnya akan berubah menjadi kehitaman atau kecoklatan. Untuk mencegah buah alpukat agar tidak berubah kehitaman, simpanlah buah alpukat yang sudah dikupas (dipotong) dalam wadah plastik kedap udara (agar tidak berinteraksi dengan oksigen), atau bisa juga dengan menambahkan sedikit air perasan jeruk lemon pada buah alpukat kemudian simpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Jeruk merupakan antioksidan yang akan memperlambat proses menghitamnya daging buah alpukat. Buah alpukat matang yang disimpan dalam lemari pendingin (kulkas) bisa bertahan hingga 1 minggu.

  • Buah Melon
    Buah melon akan terasa lebih segar, manis, dan jauh lebih nikmat bila disantap dalam keadaan dingin. Oleh karena itu, buah melon yang sudah dipotong sebaiknya memang disimpan di dalam kulkas. Menyimpan buah melon yang sudah dipotong dalam kulkas juga akan membuat teksturnya lebih baik, tidak lembek dan berair. Cara penyimpanannya adalah dengan menempatkan melon pada wadah plastik tertutup rapat, lalu masukkan dalam lemari es (kulkas). Jangan buang bijinya, biarkan menempel agar buah melon tetap segar.

    cara-menyimpan-buah-melon

    Untuk melon yang belum dikupas, sebaiknya tetap disimpan dalam suhu ruang saja agar kandungan antioksidan dalam melon tetap terjaga. Menurut U.S. Department of Agriculture (USDA), kandungan antioksidan dalam melon yaitu likopen dan betakaroten akan berkurang bila disimpan di dalam kulkas. Oleh karena itu, untuk mempertahankan kandungan antioksidannya, sebaiknya simpan melon yang belum dikupas dalam suhu ruang saja, bukan di kulkas.

    Melon yang belum terlalu matang juga sebaiknya disimpan pada suhu ruang untuk mempercepat proses pematangannya. Butuh waktu sekitar 4 hari untuk proses melon menjadi matang (ranum) jika disimpan dalam suhu ruang. Jika ingin lebih cepat matang, letakkan melon berdekatan dengan buah yang mengeluarkan gas etilen seperti buah pir, apel, dan pisang. Buah melon yang sudah matang biasanya kulitnya akan berwarna kekuningan.

  • Buah Semangka
    Buah semangka merupakan buah yang sangat tinggi kandungan airnya. Rasanya manis dan segar sangat cocok dinikmati ketika cuaca sedang panas terik. Cara penyimpanan buah semangka tidaklah terlalu sulit. Buah semangka utuh (belum dipotong) dapat disimpan pada suhu ruang maupun dalam kulkas. Buah semangka utuh yang disimpan pada suhu ruang mampu bertahan selama kurang lebih 10 hari, sementara bila disimpan dalam kulkas, mampu bertahan hingga 2 minggu.

    Bila buah semangka belum matang, sebaiknya disimpan pada suhu ruang untuk mempercepat proses pematangannya. Bila sudah matang, semangka sebaiknya disimpan di dalam kulkas agar terasa lebih manis dan segar.

    Untuk mengecek apakah buah semangka sudah matang atau belum, kita dapat melakukan pengujian sederhana, yaitu dengan cara mengetuk buah semangka. Bila terdengar suara berdegum berongga saat diketuk-ketuk, itu artinya buah semangka tersebut sudah matang.

    Cara lainnya untuk mengetahui apakah buah semangka sudah matang atau belum adalah dengan melihat pada bagian ujung semangka (bukan pada bagian pangkal tempat terdapatnya tangkai). Bila bagian ujung semangka berwarna kekuningan itu tandanya semangka tersebut sudah matang.

    Cara terakhir untuk mengetahui apakah buah semangka sudah matang atau belum adalah dengan mengangkatnya. Buah semangka yang sudah matang akan terasa lebih berat, karena banyak mengandung air.

    cara-menyimpan-buah-semangka

    Untuk buah semangka yang sudah dipotong, bungkus rapat dengan plastik, kemudian simpan dalam kulkas. Tujuan membungkus rapat dengan plastik adalah agar buah semangka tidak menyerap aroma dari makanan lainnya yang juga disimpan di dalam kulkas. Cara penyimpanan seperti ini dapat membuat buah semangka mampu bertahan hingga 3 hari. Sementara bila buah semangka yang sudah dipotong dibiarkan (disimpan) pada suhu ruang, maka hanya akan dapat bertahan selama 1 hari saja.

  • Buah Pisang
    Buah pisang sering dikonsumsi orang sebagai makanan pencuci mulut (setelah makan), atau sebagai makanan sumber energi sebelum berolahraga dan saat tubuh kelelahan. Buah yang tinggi akan kandungan kalium ini sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Cara penyimpanan buah pisang yang tepat adalah disimpan pada suhu ruang. Terutama, untuk buah pisang yang masih belum terlalu matang, harus disimpan pada suhu ruang agar bisa cepat matang. Buah pisang yang disimpan dalam suhu ruang juga akan terasa lebih nikmat saat disantap. Dalam suhu ruang, pisang bisa bertahan hingga 1-2 hari. Lewat dari itu, biasanya kulit pisang akan berubah cokelat atau kehitaman, tetapi masih boleh dimakan.

    cara-menyimpan-buah-pisang

    Bila buah pisang kulitnya sudah berubah warna kehitaman atau kecoklatan, itu tandanya buah pisang tersebut sudah sangat matang, dan sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Saat buah pisang sudah terlalu matang (ditandai dengan adanya bintik atau bagian kehitaman pada kulitnya), maka beberapa mikronutrien dalam buah tersebut juga akan hilang/berkurang. Menyimpan dalam kulkas dapat membantu mengurangi hilangnya beberapa mikronutrien dalam buah pisang yang sudah sangat matang tersebut. Buah pisang yang kulitnya sudah kehitaman atau kecoklatan juga mengandung kadar gula yang lebih tinggi. Oleh karena itu, mereka yang menderita diabetes tidak disarankan untuk mengonsumsi buah pisang yang sudah sangat matang ini karena dapat menaikkan gula darah.

  • Buah Jeruk
    Buah jeruk juga termasuk buah yang sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin (kulkas). Selain dapat membuat jeruk lebih awet, menyimpan dalam kulkas juga akan membuat jeruk terasa lebih manis dan segar. Untuk cara penyimpanannya dalam kulkas, kita bisa langsung menaruh dan menatanya dalam tempat penyimpanan buah di dalam kulkas, atau menempatkannya dalam kantung plastik terlebih dahulu baru disimpan di kulkas.

    cara-menyimpan-buah-jeruk (1)

    Untuk buah jeruk nipis, bisanya juga sering dipakai sebagai bahan tambahan dalam masakan. Namun, penggunaannya dalam masakan biasanya tidak terlalu banyak, sehingga seringkali menyisakan sebagian jeruk nipis yang sudah diiris. Untuk buah jeruk nipis yang sudah diiris, sebaiknya tidak disimpan langsung dalam bentuk irisan (potongan) jeruk nipis dalam kulkas, karena akan membuatnya berkerut dan kering. Cara penyimpanan yang tepat adalah dengan cara diperas airnya, kemudian ditaruh dalam wadah es batu, lalu bekukan. Cara penyimpanan seperti ini dapat membuatnya bertahan hingga 4 bulan.
    Selain disimpan di dalam kulkas, jeruk juga bisa disimpan pada suhu ruang, namun tentunya tidak akan bertahan lama. Jeruk yang disimpan pada suhu ruang dan tidak terkena sinar matahari langsung dapat bertahan hingga 1 minggu.

  • Buah Stroberi
    Buah stroberi sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin (kulkas). Jangan disimpan dalam suhu ruang karena bisa membuatnya lekas busuk.

    cara-menyimpan-buah-stroberi

    Cara yang tepat menyimpan buah stroberi adalah dengan menempatkannya terlebih dahulu dalam wadah plastik yang telah dialasi tisu, kemudian tutup rapat-rapat. Buah stroberi tersebut harus segera disantap dalam 2-3 hari. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, jangan mencuci buah stroberi hingga waktunya disantap, karena dapat membuat buah stroberi jadi lembek dan berjamur. Bila ada buah stroberi yang busuk, singkirkan, jangan disimpan bersama dengan stroberi lain yang masih segar.

  • Buah Mangga
    Buah berwarna kuning ini akan terasa manis, segar, dan nikmat bila disantap dalam keadaan matang.

    cara-menyimpan-buah-mangga

    Sebaliknya, bila disantap dalam keadaan masih mentah maka buah mangga akan terasa sangat asam. Bagaimana cara yang tepat menyimpan buah mangga? Buah mangga yang masih belum terlalu matang sebaiknya disimpan di tempat yang kering pada suhu ruang. Jangan simpan buah mangga yang belum terlalu matang dalam kulkas, karena akan menghambat/memperlambat proses pematangannya. Bila disimpan pada suhu ruang, dalam waktu 3 hari biasanya buah mangga akan matang dan ranum. Buah mangga yang sudah matang cirinya adalah tidak keras saat ditekan dan mengeluarkan aroma yang harum. Apabila buah mangga sudah matang, baru Anda dapat menyimpannya dalam kulkas agar mangga jadi lebih awet dan tidak mudah rusak. Mangga matang yang disimpan di kulkas dapat bertahan hingga 2 minggu, namun, bila sudah dikupas atau dipotong, mangga yang disimpan di kulkas dapat bertahan 2-3 hari.

  • Buah Anggur
    Buah anggur termasuk buah yang sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin (kulkas).

    cara-menyimpan-buah-anggur

    Selain lebih awet, buah anggur yang disimpan dalam kulkas juga akan terasa lebih manis dan enak. Sebelum disimpan, sebaiknya cuci terlebih dahulu buah anggur di bawah keran air, keringkan dengan tisu atau bisa juga diangin-anginkan sebentar, kemudian, baru dimasukkan ke dalam kulkas. Menyimpan anggur dalam kulkas dapat membuat anggur mampu bertahan antara 7-10 hari. Bila ingin lebih awet lagi, kita juga bisa menyimpan buah anggur dalam bagian freezer. Cara penyimpanan dalam freezer membuat buah anggur mampu bertahan hingga 3 bulan lamanya. Bila ingin menyantap buah anggur yang sudah beku, keluarkan dan diamkan pada suhu ruang, setelah itu bisa segera disantap.

  • Buah Pepaya
    Selain kaya akan vitamin, buah pepaya juga kaya akan serat. Buah ini banyak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika mengalami susah buang air besar (sembelit/konstipati), karena kandungan seratnya yang tinggi dapat membantu melancarkan BAB. Bagaimana cara penyimpanan buah pepaya?

    cara-menyimpan-buah-pepaya

    Buah pepaya yang belum terlalu matang sebaiknya tetap dibiarkan dalam suhu ruang, tunggu sampai beberapa hari hingga pepaya matang, baru dapat disimpan di dalam kulkas. Mirip dengan alpukat, bila sudah matang, maka buah pepaya akan memiliki tekstur yang lembut ketika ditekan. Buah pepaya yang sudah matang harus disimpan dalam kulkas dan dikonsumsi dalam satu atau dua hari. Lebih dari 2 hari, biasanya rasa dan teksturnya sudah agak berubah.

    Pepaya matang yang sudah dikupas dan dipotong-potong sebaiknya disimpan di dalam kulkas dalam wadah tertutup, agar tidak lekas busuk. Penyimpanan pepaya yang sudah dikupas dalam kulkas dapat membuat pepaya mampu bertahan hingga 1-2 hari. Lebih dari itu, biasanya terjadi perubahan aroma, rasa dan tekstur pada buah pepaya sehingga kurang nikmat lagi untuk disantap. Bila sudah dikupas atau dipotong, sebaiknya buah pepaya segera dimakan (jangan dibiarkan terlalu lama), karena kesegaran pepaya dalam suhu ruang hanya mampu bertahan tidak lebih dari 1 hari.



  • loading...
    Bagikan artikel:

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    FOLLOW INFORMASITIPS

    ARTIKEL PILIHAN

    NEWSLETTER

    Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: