Informasi dan Tips – informasitips.com

Apa Arti Turn Back Crime?

informasitips.com – Turn Back Crime merupakan slogan atau moto interpol yang merupakan upaya dan semangat untuk mencegah dan memberantas kejahatan. Istilah Turn back crime pertama kali dicetuskan oleh Interpol pada tahun 2014, dan digunakan sebagai bentuk kampanye global (mendunia) untuk menyoroti akan bahaya dari suatu organisasi kriminal yang secara sadar atau tidak, memengaruhi kehidupan sehari-hari banyak orang di dunia, termasuk kita di Indonesia. Oleh karena itu, POLRI sebagai lembaga kepolisian Indonesia yang tergabung sebagai anggota Interpol ikut menyuarakan slogan Turn Back Crime di negeri ini.

Tujuan dari Turn Back Crime

Tujuan dari program Turn Back Crime ini adalah untuk membangkitkan kesadaran masyarakat umum, kalangan bisnis, serta instansi pemerintah akan berbagai kemungkinan kejahatan yang dapat terjadi di sekitarnya, sehingga diharapkan dapat mencegah dan memeranginya secara bersama-sama guna menciptakan lingkungan kehidupan yang aman dan nyaman.

Apa Itu Turn Back Crime

Kampanye Turn Back Crime menginginkan agar masyarakat berperan aktif dalam mencegah dan memerangi berbagai tindakan kejahatan yang mungkin terjadi di sekitar mereka, karena, menurut Interpol, pada dasarnya setiap kejahatan itu saling kait-mengkait sehingga cakupannya menjadi sangat luas, dan tidak mungkin jika hanya mengandalkan Polisi untuk menangani itu semua. Di sinilah peran serta setiap lapisan masyarakat diperlukan. Masyarakat diharapkan peduli akan setiap kemungkinan yang dapat memicu terjadinya tindak kejahatan, terutama di lingkungan sekitar mereka.

Latar Belakang Turn Back Crime

Menurut Interpol, berbagai macam barang bajakan yang diciptakan dan dijual juga merupakan bagian dari organisasi kriminal. Keuntungan yang didapatkan dari penjualan barang-barang bajakan tersebut akan digunakan oleh mereka untuk membiayai kejahatan-kejahatan lainnya. Oleh karena itu, dalam situsnya Interpol mengatakan “Organized Crime Starts with Money“, yang artinya segala kejahatan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi kriminal membutuhkan pembiayaan yang dananya berasal dari kegiatan kejahatan lainnya. Hal itu berarti kejahatan bersifat sinambung, satu kejahatan akan memulai kejahatan lainnya dan begitu seterusnya hingga akhirnya kejahatan itu akan sulit untuk diatasi.

Turn Back Crime adalah

Tidak heran jika Interpol mengatakan bahwa setiap tindakan kriminal yang terjadi itu sesungguhnya saling terhubung. Oleh karena itu, Interpol menggaungkan kampanye Turn Back Crime ke seluruh dunia hingga level bawah, dengan harapan kesadaran masyarakat terhadap segala bentuk tindakan kriminal akan meningkat, sehingga kejahatan dapat dicegah dan diberantas.

Makna “turn back” dapat diartikan sebagai upaya untuk membelokkan ke arah yang berlawanan. Atau, dalam hal ini untuk istilah Turn Back Crime, merupakan upaya agar setiap tindakan kejahatan dapat dibatalkan (dicegah), dan kalau bisa berubah menjadi sesuatu yang baik. Itulah mengapa kampanye tersebut disebut dengan nama “Turn Back Crime”.

Penggunaan slogan atau moto “Turn Back Crime” oleh interpol dan polisi selaku penegak hukum di negeri ini diharapkan bisa menyebar luas ke masyarakat dan makna yang sesungguhnya benar-benar dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya kampanye “Turn Back Crime” diharapkan uga agar semua lapisan masyarakat bersama-sama dengan institusi penegak hukum dapat melakukan berbagai tindakan yang sinergi untuk mencegah dan memberantas kejahatan.



loading...
Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: