
sumber gambar: www.sethchernoff.com
informasitips.com - Apa yang Anda lakukan ketika mulai menapaki akhir tahun?
Akhir tahun adalah momen yang paling tepat untuk merancang dan menyusun resolusi untuk satu tahun ke depan. Apa yang dimaksud dengan resolusi? Resolusi adalah rancangan atau peta impian dan target-target hidup yang jelas dan terukur selama satu tahun ke depan.
Mengapa Resolusi?
Tidak semua orang memang yang terbiasa menyusun resolusi untuk perjalanan karier dan hidupnya. Karena memang tidak ada keharusan untuk menyusun resolusi. Akan tetapi, dengan menyusun resolusi Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan, yaitu:
Hal-hal yang seringkali menjadi momok dalam menyusun resolusi adalah kekhawatiran bahwa resolusi yang dibuat terlalu ideal sehingga tidak kunjung berubah menjadi sebuah aksi nyata di lapangan. Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan dalam menyusun resolusi, agar resolusi tersebut mampu menggerakkan:
Pertama: awali dengan evaluasi
Evaluasi bertujuan untuk mengukur sejauh mana pencapaian resolusi atau target tahun lalu. Berpijak dari hasil evaluasi inilah Anda bisa merancang sejauh mana kemampuan dan potensi Anda untuk menetapkan target-target di tahun depan. Dari hasil evaluasi ini juga Anda harus mengetahui mengapa target-target itu belum tercapai? Sehingga, bisa menetapkan apakah ke depan akan meningkatkan target dengan mengubah strategi pencapaian? Ataukah menurunkan target dengan strategi yang sama. Semua dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan yang ada.
Kedua: list impian yang ingin dicapai
Segera list impian-impian dan target apa saja yang ingin Anda capai di tahun depan. Tuliskan saja, jangan dipikirkan dulu impian itu mungkin terlaksana atau tidak. Pada tahap ini Anda hanya perlu mengeksplorasi semua impian yang ada di pikiran Anda.
Ketiga: gunakan landasan literasi
Terkadang, banyak orang yang menyusun resolusi sekedar ikut-ikutan, tanpa memiliki landasan yang kuat. Akibatnya, seiring berjalannya waktu resolusi hanya tinggal sebatas resolusi di kertas. Tidak kunjung berubah menjadi aksi, dan tanpa realisasi. Oleh karena itu, resolusi harus disusun berdasarkan landasan literasi dan kerangka berpikir yang jelas.
Bagaimana landasan literasi itu? Landasan literasi berpijak pada rumusan 5W1H. Jadi, sebelum menyusun resolusi, Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut terlebih dahulu:
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas lah yang akan menjadi panduan bagi Anda dalam menyusun resolusi. Dengan berlandaskan pertanyaan-pertanyaan esensial di atas, maka resolusi yang dibangun kemungkinan besar akan mampu menggerakkan dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk berhasi. Karena, dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas pada dasarnya Anda sedang menggali semua potensi dan peluang yang Anda miliki. Sekaligus sudah menginventaris hambatan dan tantangan yang menghadang.
Keempat: tuliskan
Yang tak kalah pentingnya adalah menuliskan resolusi tersebut. Ya, resolusi harus ditulis, jangan hanya sekedar di angankan. Karena kemampuan ingatan manusia sangat terbatas. Dengan menuliskan resolusi tersebut pada selembar kertas atau karton Anda telah membantu diri sendiri agar senantiasa ingat dengan target-target yang sudah dirancang. Resolusi pun akan tampak lebih jelas dan nyata.
Kelima: tetapkan jadwal evaluasi secara berkala
Evaluasi secara berkala adalah penting. Agar Anda tetap konsiten menjalankan resolusi yang sudah dicanangkan. Selain itu, evaluasi juga bermanfaat untuk menjaga agar semangat Anda tetap stabil dan selalu terbaharukan. Oleh karena itu, dalam menyusun resolusi Anda juga perlu menetapkan jadwal evaluasi berkala. Misalnya: satu kali per bulan, satu kali per triwulan atau satu kali per semester. Disesuaikan dengan waktu dan kesempatan yang anda miliki. Dan yang pasti evaluasi akhir tahun wajib ada.
Yang terakhir tentunya tetap harus menumbuhkan keyakinan yang kuat dalam diri bahwa Anda bisa menjalankan resolusi yang telah disusun. Terus bangun keyakinan bahwa target yang ditetapkan bisa Anda capai. Karena keyakinan setengahnya adalah motivasi dari ikhtiar yang dijalankan. Dan setengahnya lagi adalah ketetapan Tuhan.
Nah, tunggu apa lagi? Yuk mulai menyusun resolusi untuk tahun depan!
