Analisa Negara-Negara Dengan Virus Corona (COVID-19) (per 8 Maret 2020)

COVID-19


informasitips.com

Hingga saat ini dunia sedang dilanda kegusaran terkait dengan wabah virus Corona atau COVID-19. Data per 8 Maret 2020 (diambil dari Worldometers.info) menunjukkan sudah ada 101 Negara yang melaporkan adanya kasus COVID-19 di negara mereka. Negara-negara tersebut bervariasi, ada yang tergolong negara maju, negara berkembang hingga negara miskin. Boleh dibilang virus Corona COVID-19 tidak pandang bulu dalam melebarkan sayap wabahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Worldometers.info, maka informasitips.com merekap negara-negara yang terserang wabah Corona dan menggolongkannya berdasarkan tingkat kemajuan ekonominya (berdasarkan penggolongan yang dilakukan oleh IMF). Berikut ini hasil rekapan Kami:

Negara maju: Korea Selatan, Italia, Jepang, Perancis, Jerman, Spanyol, Amerika, Swis, Inggris, Belanda, Belgia, Swedia, Norwegia, Singapura, Hong Kong, Bahrain, Australia, Austria, Yunani, Kuwait, Kanada, Islandia, Taiwan, Uni Emirat Arab, Denmark, Ceko, Israel, Portugal, Finlandia, Irlandia, Slovenia, Macau, Estonia, Selandia Baru, Luksemburg, Slovakia, Malta, Faroe Island, Andorra, Latvia, Lithuania, Monako, Gibraltar, Liechtenstein (44)

Negara berkembang: Malaysia, Iran, Irak, Cina, Thailand, Mesir, India, Lebanon, San Marino, Brazil, Vietnam, Algeria, Palestina, Rusia, Oman, Ekuador, Georgia, Romania, Qatar, Kroasia, Argentina, Azerbaijan, Meksiko, Saudi Arabia, Cili, Filipina, Pakistan, Belarusia, Polandia, Peru, Kostarika, Hongaria, Indonesia, Macedonia Utara, Bosnia, Maroko, Rep Dominika, Maldives, Kamerun, Bulgaria, Afrika Selatan, Armenia, Ukraina, Nepal, Tunisia, Nigeria, Jordania, Sri Lanka, Serbia, Paraguay, Moldova, Kolombia, (52)

Loading...

Negara miskin: Afganistan, Senegal, Kamboja, Togo, Bhutan (5)

Jika kita lihat pada data di atas, maka dapat terlihat bahwa ada 44 negara maju, 52 negara berkembang dan 5 negara miskin yang terserang kasus Corona COVID-19. Dimana top 20 dari negara yang terserang Corona terdiri atas 3 negara berkembang  dengan 86612 Kasus dan 3242 meninggal, serta 17 negara maju dengan 18374 Kasus dan 346 meninggal. Sementara di negara miskin hanya ditemui 12 kasus saja tanpa ada yang meninggal. Jika dilihat dari fakta tersebut, maka bisa dipastikan bahwa virus Corona bukan disebabkan oleh faktor higienisitas atau faktor sanitasi lingkungan.

Negara Berkembang VS Negara Maju

Ada 52 negara berkembang yang memiliki kasus COVID-19, termasuk 5 negara yang termasuk dalam kelompok BRICs. 5 Negara tersebut adalah India, Rusia, Cina, Brazil dan Afrika Selatan yang memiliki pengaruh ekonomi kuat di dunia. Gabungan GDP dari kelima negara tersebut merupakan 32% dari GDP seluruh negara di dunia. Jadi, sebenarnya 5 negara ini bisa dikategorikan sebagai negara maju secara ekonomi. Jika mereka digolongkan sebagai negara maju, maka total negara maju yang terdampak virus Corona ada 49 negara, dan total negara berkembang menjadi 47 negara. Pada poin ini, negara maju lebih terdampak oleh virus Corona dibandingkan negara berkembang dan negara miskin. Apa yang sebenarnya terjadi pada negara-negara maju tersebut hingga menjadi yang paling terdampak oleh virus Corona?

Mungkin akan terlalu banyak data yang harus dikumpulkan untuk bisa, paling tidak, sedikit menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi di negara-negara maju yang paling terdampak Corona. Namun, satu hal yang pasti adalah dengan begitu terdampaknya negara-negara yang tingkat perekonomiannya sudah maju oleh virus Corona, maka secara otomatis perekonomian dunia juga akan ikut terpengaruh. Akan banyak terjadi pelemahan di sana-sini, dimana saat ini tanda-tandanya sudah sangat terlihat. Dan, penulis yakin, pemerintah Indonesia juga sudah menyadarinya dan sudah mempersiapkan opsi-opsi yang ada untuk diaplikasikan sehingga Indonesia tidak akan terlalu keras terhantam wabah Corona. Amin.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...

NEWSLETTER:

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan:

FOLLOW US: