Informasi dan Tips – informasitips.com

Zinc : Apa Saja yang Perlu Kita Ketahui Tentang Mineral Esensial yang Satu Ini?

informasitips.com – Zinc atau seng adalah zat gizi mikro yang diperlukan sel-sel tubuh untuk mempertahankan proses metabolism dan menjaga stabilitas membrane sel. Zinc memiliki fungsi yang sangat esensial meski tubuh hanya membutuhkan dalam jumlah sedikit. Sayang jumlah kebutuhan yang sangat sedikit tersebut tidak dapat diakomodasi oleh tubuh sendiri. Tubuh membutuhkan asupan zinc dari luar, dari makanan yang kita konsumsi setiap hari. Kelompok yang paling beresiko terhadap kekurangan zinc adalah anak-anak yang masih berada pada masa pertumbuhan, alkoholik dan vegetarian. Banyak orang tidak menyadari fungsi penting dari zat gizi ini, tanpa sadar mereka melewatkan asupan zinc yang memang tidak terdapat pada semua jenis makanan.

Fungsi zinc bagi tubuh

  1. Sebagai antioksidan

  2. Berperan penting dalam perkembangan dan kemampuan organ reproduksi
  3. Menjaga system kekebalan tubuh. Zinc merupakan mediator potensial terhadap system kekebalan tubuh karena mengaktifkan sel limposit T (sel darah putih) yang berperan memerangi infeksi.
  4. Menjaga stabilitas nafsu makan
  5. Mempertahankan kelangsungan proses metabolism dan menjaga stabilitas membrane sel. Peranan biokimia seng adalah sebagai katalisator missal terhadap karbon anhidrase, karboksi peptide dan aldolase.
    Sumber makanan kaya zinc

    Gambar : steakhousefinder.com

  6. Membantu pembelahan dan pertumbuhan sel
  7. Mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kesehatan kulit
  8. Meningkatkan sensitivitas terhadap bau dan ketajaman indra perasa
  9. Mengaktifkan hormone pertumbuhan
  10. Membantu proses sintesa dan degradasi karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat dan pembentukan embrio.

Absorpsi (penyerapan) seng (Zinc) sebagian besar terjadi di dalam usus halus deudunum dan jejunum. Mukosa usus menyekresikan zinc kedalam usus halus, kemudian zinc diserap dan disalurkan kedalam darah, oleh darah sebagai media transportasi zinc diedarkan ke seluruh bagian sel tubuh. Di dalam plasma, 60-70% zinc diangkut oleh albumin dan sisanya diangkut oleh α₂ makro globulin.

Angka kecukupan Zinc (Zn) / Seng perhari
Berikut angka kecukupan zinc perhari yang ditetapkan oleh National Academy of Science pada tahun 2001.

angka kecukupan zink perhari



Sumber bahan makanan yang mengandung zink
Untuk memudahkan anda dalam mengatur asupan zinc yang tidak berlebihan, anda dapat menjadikan daftar makanan dibawah ini sebagai acuan sumber makanan yang mengandung zinc.

  • Daging
    1 kg daging sapi mengandung ± 10 – 40 mg zinc, dapat diolah dengan cara dipanggang atau direbus
    1 kg daging ayam mengandung ± 7 – 16 mg zinc, dapat diolah sama dengan mengolah daging atau anda dapat membuat variasi sendiri agar tidak bosan

  • Susu dan produk olahannya
    1 kg keju mengandung ± 40 mg zinc. Keju dapat anda tambahkan dalam menu makan anda, missal parutan keju yang ditaburkan diatas roti tawar yang anda gunakan sebagai menu sarapan
    1 liter susu murni mengandung ±3,5mg zinc. Anda dapat mengonsumsi susu 1 gelas/hari pada pagi atau malam hari

  • Sea food (ikan, lobster, kepiting, kerang)
    1 kg ikan cod mengandung ± 4 mg zinc. Anda dapat menganti sumber zinc dengan berbagai jenis hasil laut jika tidak menyukai daging

  • 1 kg Beras mengandung ± 13 mg zinc
  • 1 kg kentang mengandung ±3mg zinc

Sebaiknya anda mengombinasikan beberapa jenis makanan tersebut dengan berbagai macam sayuran, agar kebutuhan zinc dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh anda terpenuhi. Jika anda adalah seorang vegetarian yang tidak dapat mengonsumsi jenis makanan diatas, kecuali beras dan kentang, mintalah zinc suplemen pada ahli nutrisi anda untuk mencukupi kebutuhan akan zinc.

Zinc merupakan zat gizi mikro yang esensial bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah pas, namun jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Konsumsi zinc diatas nilai yang sudah ditetapkan, missal konsumsi 750 mg/hari, akan membuat tubuh keracunan yang ditandai mual, muntah-muntah, nyeri perut dan diare. Kadang pada beberapa penderita diikuti dengan peningkatan suhu tubuh.

Selain konsumsi berlebihan, ada pula kondisi dimana terjadi defisiensi Zinc. Mendeteksi defisiensi (kekurangan) zinc lebih sulit dibanding mendeteksi defisiensi zat besi yang dikenal sebagai salah satu tanda penyakit animea. Sejauh ini belum ada pemeriksaan spesifik yang dapat digunakan langsung untuk mendeteksi defisiensi zinc. Untuk itu anda harus sangat cermat dalam mengidentifikasi kekurangan zat gizi ini.



Defisiensi (kekurangan) Zinc/seng
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kekurangan zinc adalah asupan dan absorpsi yang tidak adequate (missal pada penderita malnutrisi, malabsorpsi, vegetarian, penderita infeksi intestinal oleh bakteri, protozoa dan helmints, penderita obstruksi biliaris, gangguan fungsi hati, enteropati/radang usus dan penderita akrodermatis enteropatika), pengeluaran yang berlebihan (missal pada penderita gagal ginjal yang mengalami dialysis dan pengobatan diuretic, hemolisis darah kronis seperti pada thalasemia dan sickle cell, dermatitis eksfoliatif, diare, keringat berlebihan dan perdarahan hebat) dan peningkatan pengunaan zinc (missal pada penderita neoplasma dan masa penyembuhan luka).

Setelah melihat kondisi diatas anda menemukan sedikit titik terang untuk melanjutkan pengamatan berdasarkan gejala-gejala berikut. Gejala defisiensi zinc dibagi menjadi dua yaitu gejala defisiensi ringan dan gejala defisiensi berat.

Gejala defisiensi ringan meliputi kulit tampak kering, terjadi anoreksi, oligospermia, dermatitis, pertumbuhan yang lambat, terjadi perubahan emosi dan tidak dapat beradaptasi dengan keadaan gelap.

Gejala defisiensi berat meliputi sering terjadi infeksi yang dapat berujung pada kematian, alat kelamin mengecil, diare terus menerus dan terjadi perubahan neurologis yang signifikan.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnose defisiensi zinc adalah mengunakan teknik zinc stableisotop. Teknik ini memberikan informasi terhadap efektifitas absorpsi zinc di dalam usus, bioavailability diet sekaligus status seng didalam tubuh. Cara lain mendeteksi kekurangan zat ini adalah secara manual dengan mengamati tanda dan gejala diatas kemudian dilakukan uji coba dengan memberikan suplemen zinc. Selama proses pemberian, dalam jangka waktu tertentu, terjadi perubahan biokimia yang menunjukkan perubahan fungsional atau gejala-gejala defisiensi zinc menghilang secara perlahan-lahan.

Zinc merupakan kelompok mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat sedikit, namun memiliki peran besar yang sangat membantu proses metabolism tubuh anda. Kecil namun esensial. Itulah kata yang tepat untuk menempatkan zinc sebagai asupan mineral yang pantas diperhatikan. Mulailah menjaga kesehatan anda, dengan memperhatikan hal-hal kecil yang sering dianggap remeh. Salam sehat!



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

One thought on “Zinc : Apa Saja yang Perlu Kita Ketahui Tentang Mineral Esensial yang Satu Ini?

  1. Hariani

    Teruskan menulis,artikelmu sangat membatu meningkatkan kwalitas kesehatan bagi orang yang membacanya. Terima kasih Yoshe.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: