Wanita Tidak Bisa BAB Normal Pasca Operasi Cesar

informasitips.com – Lagi-lagi dugaan kasus malpraktek menimpa masyarakat awam. Kasus malpraktek yang diduga dilakukan oleh tenaga medis di sebuah rumah sakit swasta di Padang terjadi pada seorang ibu rumah tangga berumur 39 tahun, pada saat akan menjalani persalinan.

Korban menjadi sulit buang air besar secara normal akibat dugaan malpraktek yang menimpanya, yang diduga terjadi pada saat korban menjalani persalinan lewat operasi caesar. Buntut dari ulah malpraktek tersebut adalah korban harus tergolek lemah di rumah sakit selepas menjalani operasi pembuatan saluran pembuangan air besar di bagian perutnya untuk mengatasi ketidakmampuannya BAB secara normal.

Dugaan Malpraktek Wanita Tidak Bisa BAB Pasca Operasi Caesar

Pihak rumah sakit swasta yang diduga melakukan malpraktek tersebut jelas-jelas membantah karena menganggap bahwa kondisi yang dialami korban bukanlah atas kesalah tim medis mereka. Mereka berdalih bahwa tidak terjadi kasus malpraktek apapun, karena korban sebelumnya telah menjalani pengobatan di rumah sakit lain untuk keluhan yang timbul pasca operasi caesar. Meski begitu, pihak rumah sakit berujar bahwa mereka telah memberikan uang ganti rugi sebesar 20 juta rupiah atas kejadian yang menimpa korban.

Yang membuat kasus ini menjadi semakin sedih lagi adalah selain harus mengalami kasus malpraktek, korban harus menjalani dua kali operasi dengan biaya yang tidak murah, dan korban sebenarnya harus melakukan persalinan caesar karena harus mengeluarkan janinnya yang berusia 4 bulan yang telah meninggal dalam kandungan. Kehilangan janin yang ada dalam rahimnya, dan diperparah dengan kondisi tergolek tak berdaya di rumah sakit akibat kasus malpraktek, ditambah dengan biaya pengobatan yang membengkak.

Korban dan keluarganya saat ini hanya bisa berharap agar pihak rumah sakit bersedia menanggung pembayaran biaya pengobatan saluran pembuangan air besar di perut hingga benar-benar tuntas karena korban dan keluarganya sudah tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan pengobatan. Sungguh miris dan menyedihkan.

Bagikan artikel:

Rekomendasi

Satu Komentar

  1. 1

    harusnya dengan demikian pasien atau keluarga pasien memberikan bukti dan minta pertanggung jawaban kepada rumah sakit yang telah membuat pasien tersebut tidak bisa buang air besar dengan normal karna dengan itu sama saja rumah sakit tidak mau bertanggung jawab yang telah mereka perbuat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>