Informasi dan Tips – informasitips.com

Wang Lee Hom Sukses Guncang Beijing Stadium Bird’s Nest

informasitips.com – Setelah sukses berat lewat Tur Music-Man I beberapa waktu lalu, pada 14 April 2012 kemarin, musisi jenius Wang Lee Hom kembali menorehkan tinta emas dengan kesuksesan konser solo Music-Man II di Stadion Nasional Beijing atau sering pula disebut Bird’s Nest Stadium.

Tempat perhelatan konser yang juga pernah digunakan sebagai tempat upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Beijing tahun 2008 lalu itu sebelumnya tak pernah dibuka untuk umum apalagi untuk dijadikan sebuah tempat konser. Berbicara mengenai Olimpiade Beijing, Wang Lee Hom juga pernah ikut ambil bagian sebagai pembawa api obor Olimpiade, serta tampil dalam upacara penutupan di stadion terbesar di China tersebut. Dan kini tampaknya Wang Lee Hom ingin bernostalgia kembali ditempat itu dengan mengadakan konsernya disana. Dengan tampilnya Wang Lee Hom di Bird’s Nest itu, menjadikannya sebagai artis pertama dalam sejarah yang berhasil melakukan konser solonya di stadion berkapasitas 90.000 orang tersebut.

Konser di Beijing ini menjadi tempat pemberhentian pertama dari serangkaian tur konser Wang Lee Hom di tahun 2012 yang bertitel “Music-Man II World Tour”. Tiket konser yang dilepas sejak jauh hari inipun sudah hampir sold out! Pada hari pertama penjualan saja tiket – tiket tersebut sudah terjual sebanyak 60.000 lembar!!! Apalagi konser yang direkam kedalam DVD ini akan berformat 3D dalam bentuk film dokumenter yang rencananya akan dirilis tahun depan. Tentu saja banyak Leehomers –sebutan penggemar Wang Lee Hom, yang ingin dirinya muncul dalam DVD tersebut.

lee hom konser

Kemegahan konser sang megastar kelahiran 17 Mei 1976, ini sudah mulai terlihat pada setting panggung yang menakjubkan, sound system yang megah serta tata lampu yang berukir naga nan menawan, yang juga merupakan shio dari si empunya konser ini, tampak menjadi sentral perhatian. Sejak siang hari para penonton sudah mengular di sekitar stadion, menunjukkan tingginya antusiasme para pecinta penyanyi yang pernah masuk dalam daftar “The 100 Most Inspiring Asian Americans of All Time” menurut situs Goldsea.

Wang Lee hom Konser Beijing

Sementara menunggu sang empunya konser ini keluar ‘sarang’, panggung memancarkan warna merah menyala yang berapi – api, membentuk pola naga yang mengelilingi stage. Asap keluar dari kedua sisi panggung, dan seiring menghilangnya asap tersebut, keluar sebuah siluet berbentuk tank. Bukan sembarang tank, tapi itu adalah tank yang menyala berwarna-warni. Perlahan tank tersebut bergerak keluar dan berhenti tepat ditengah panggung. Sahutan “Lee Hom! Lee Hom! Lee Hom!” membahana memanggil sang idola untuk keluar.

Sesosok pria berkostum merah muncul dan berdiri diatas tank tersebut. Dialah Wang Lee Hom! yang nampak gagah dan sangat siap untuk “membakar” dan membius seluruh penonton dangan lagu – lagunya. “Open Fire” menjadi lagu pembukanya malam itu. Seluruh stadion ‘Sarang Burung’ penuh dengan stik lampu berwarna merah menyala yang berapi – api yang dibawa oleh para penonton.

Wang lee hom konser

Cukup banyak interaksi yang terjadi malam itu, salah satunya setelah ia memainkan tembang ”Ni Bu Zi Dao De Shi” dengan ‘Flying Piano’-nya yang berwarna putih ia berbincang dengan penonton. “Itu adalah lagu soundtrack dari film pertama yang aku sutradarai. Dan sejak itu semua orang menanyakan kapan film keduaku akan dibuat?! Sekarang aku beritahu, jawabannya adalah ”Saat Ini!”. Kalian mungkin menyadari banyak kamera yang tersebar disini. Aku akan merekam moment bersejarah ini dan kalian semua yang berada disini akan menjadi pemeran utamanya!”. Sontak puluhan ribu Leehomers berteriak histeris.

Sepanjang konser Lee Hom memamerkan keahliannya bermain berbagai alat musik, dari mulai Piano, Gitar “Bahamut Dragon”, Biola, Er Hu, dll. Ia juga sempat melakukan ‘Piano duel’ dengan seorang pianis, Li Yundi. Di tembang “Love On My Mind” Lee Hom berkolaborasi dengan paduan suara dari anak – anak, sebuah pemandangan yang sangat indah. Aslinya lagu ini ditulis, diproduksi dan dinyanyikan oleh fanbasenya di China, “Our Home China” sebagai hadiah ulang tahun Lee Hom ke-29. Dan istimewanya Lee Hom memasukkan lagu ini kedalam album larisnya “Heroes of Earth” tahun 2005.

Salah satu penampilan yang mengundang decak kagum adalah saat ia melakukan accapela dengan me-medley tembang hitsnya seperti yang dilakukannya pada konser di Malaysia beberapa waktu lalu. 6 sosok Lee Hom yang di-’kloning’ kedalam proyeksi layar lebar 3D menghasilkan harmonisasi yang sempurna dan indah, vokalisasi yang dahsyat memberikan kesan klasik dengan aransemen baru. Dan pada lagu “You’re a Song In My Heart” Lee Hom ‘berduet’ dengan siluet dari Selina, dengan kecanggihan teknologi keduanya berduet dengan sempurna memukau para penonton.

lee hom konser

Lebih dari 40 lagu dibawakannya dalam konser yang berlangsung sekitar 3 jam itu. Dari mulai lagu – lagu balada macam “Wei Yi”, “Forever Love”, “Wrong Love”, “Falling Leaf Into The Roots”, “Heart Beat”, “A Simple Song”, “Our Song”, “You’re Not Here”, dll sampai yang up-beat seperti “Shi Ba Ban Wu Yi”, “Ai De Gu Li”, “Love Love Love”, “What’s Wrong With Rock & Roll”, “Heroes of Earth”, “Julia”, “Change Me”, “Release Your Heart”, dan masih banyak lagi.

Ada pemandangan menarik malam itu, Priscilla Chan yang merupakan pacar dari pemilik Facebook, Mark Zuckerberg terlihat menghadiri konser Lee Hom. Ternyata keduanya saling kenal dan Lee Hom secara khusus mengundang Priscilla ke konsernya. Keduanya bertemu karena diperkenalkan oleh seorang teman, sejak itulah mereka jadi berteman, selain karena sama – sama lahir di Boston.

Wang Lee Hom bersama Priscilla Chan (kekasih Mark Zuckerberg)

(credit photo. Maydaily)

Ini pertama kalinya saya menonton konser berbahasa China. Saya tak mengerti sebagian besar liriknya, tapi bisa merasakan getaran dan emosinya”, ungkapnya seraya mengatakan suatu hari akan memperkenalkan Lee Hom pada Mark jika nanti berkunjung ke Amerika.

Impiannya menggelar konser di stadion yang bersejarah itu kini telah tercapai, konser fantastis yang terjadi pada Sabtu, 14 April lalu ini telah memuaskan para penonton, tak sia – sia mereka merogoh kocek untuk menyaksikan penampilan Lee Hom yang total. Suguhan yang spektakuler dengan kecanggihan – kecanggihan efek komputer serta iringan dari orkestra membuat konser ini terlihat megah dan mewah. Akhirnya konser pun ditutup oleh tembang pamungkas “Kiss Goodbye” yang membuat mata Lee Hom berkaca – kaca, terharu karena kesuksesan konsernya. tak hanya Lee Hom yang terharu, penonton pun ikut terharu seolah tak rela konser harus berakhir.

Wang lee hom konser

Sesaat setelah konser berakhir dalam wawancaranya dengan para pers, Lee Hom mengungkapkan kegembiraannya, “Pada saat aku melangkah masuk ke stadion ini pada tahun 2008, aku takjub dengan ukurannya yang sangat besar. Aku telah tampil di banyak stadion, tapi tidak pernah sebesar ini. melihat 100.000 penonton melambaikan tangan mereka dan bernyanyi bersamanku, aku bisa merasakan darahku mendidih. Tapi karena ukurannya yang besar ini pula, kami harus bisa memberikan ide – ide yang kreatif untuk membuat penonton lebih dekat termasuk membuat panggung yang bergerak dan menerapkan kecanggihan teknologi multimedia terkini.
Well, Lee Hom tak hanya asal bicara, karena memang kenyataan itulah yang terjadi pada saat konsernya kemarin. Thank you Musicman!!! And we will be waiting for the film 🙂

Berikut link dari highlite konser Lee Hom:

http://english.cntv.cn/program/cultureexpress/20120416/109805.shtml

(Berbagai sumber. *SilverSkylane)



loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: