Informasi dan Tips – informasitips.com

Trik Menjawab Soal Pilihan Ganda (PG) atau Multiple Choice

informasitips.com – Hampir setiap orang mungkin pernah menghadapi soal ujian bertipe pilihan ganda atau multiple choice. Kebanyakan dari Kamu mungkin akan senang menghadapi soal bertipe pilihan ganda ketimbang soal bertipe isian atau esai, karena jawaban sudah tersedia dan tinggal memilih saja, jika beruntung maka jawaban akan benar. Jika soal berbentuk isian, sekalinya tidak tahu maka soal tidak bisa dijawab alias kosong.

Tetapi tidak selamanya soal ujian bertipe pilihan ganda itu menyenangkan, terutama soal-soal PG yang pilihan jawabannya hampir sama. Akan ada saat dimana Kamu akan menghadapi keraguan pada jawaban yang telah Kamu pilih, karena mungkin saat itu Kamu melihat bahwa salah satu pilihan yang lain adalah jawaban yang sebenarnya, bukan pilihan yang telah Kamu contreng atau hitamkan. Saat itu terjadi, kebanyakan orang, pada umumnya, akan tetap bertahan pada pilihan jawaban awal dan tidak mengganti jawaban ke pilihan lain yang mungkin juga benar. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Kruger et al., pada tahun 2005 (http://dx.doi.org/10.1037/0022-3514.88.5.725) menyatakan bahwa sebanyak 75% mahasiswa percaya bahwa mengubah jawaban awal pada soal tipe PG akan membuat nilai mereka menjadi lebih rendah, begitu juga dengan 55% pengajar yang juga meyakini bahwa merubah jawaban awal akan membuat nilai murid mereka menjadi rendah, sementara hanya 16% yang meyakini bahwa mengubah jawaban justru akan meningkatkan nilai akhir ujian.

Trik Mengerjakan soal Pilihan Ganda Multiplle Choice

Ternyata, menurut survey yang dilakukan terhadap 33 studi yang berbeda dan dilakukan selama lebih dari 70 tahun, yang terjadi di lapangan berbeda dengan keyakinan kebanyakan murid dan guru. Survey yang dilakukan oleh Benjamin et al., 1984 (http://psycnet.apa.org/psycinfo/1986-15885-001) tersebut menemukan bahwa mereka yang mengubah jawaban awal ke jawaban lain mendapatkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak mengubah jawaban. Pertanyaannya sekarang adalah mengapa masih banyak orang (termasuk mereka yang membuat soal ujian itu sendiri) menyarankan untuk tetap yakin pada jawaban yang pertama dipilih? Secara psikologis, akan terasa lebih menyakitkan jika kita mendapatkan bahwa hasil jawaban kita salah pada soal yang jawaban awalnya kita ubah dibandingkan dengan kita mendapatkan jawaban yang salah dari soal yang jawaban awalnya tidak diubah.

Hasil penelitian di atas tidaklah mutlak benar, tetap akan ada kasus dimana justru kita membuat keputusan yang benar dengan mengubah jawaban awal.

Orang cenderung untuk mengingat saat-saat dimana mereka melakukan kesalahan ketika merubah jawaban awal yang semestinya benar menjadi salah. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi penyesalan yang mungkin timbul, maka kebanyakan orang lebih memilih untuk meyakinkan dirinya bahwa insting jawaban mereka yang pertamalah yang benar, sehingga tidak perlu untuk merubah jawaban. Orang cenderung takut untuk mengambil resiko dalam merubah jawaban awal, padahal sebenarnya keraguan yang muncul setelah jawaban dibuat juga patut untuk dipikirkan karena ada kemungkinan bahwa jawaban yang muncul belakangan itu adalah jawaban yang benar. Tetapi, biar bagaimana pun belajar tetaplah yang utama, karena hal itu akan membuat kita yakin dalam menjawab setiap soal.

Dari berbagai sumber



loading...
Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: