Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Sukses untuk Si Introvert

informasitips.com – Seorang direktur sebuah perusahaan berbicara pada para bawahannya di sebuah rapat penjualan. seorang wiraniaga bernama Harry berada disampingnya. Harry adalah orang sederhana. Sang direktur mengatakan pada para bawahannya bahwa Harry telah mendapatkan penjualan lima kali lebih banyak dari rata-rata. Padahal Harry tidak berkerja lebih keras. Harry bekerja seperti orang kebanyakan. Harry juga tidak berpendidikan lebih tinggi. Ia sama seperti kebanyakan orang. Namun apa yg membuatnya mendapatkan hasil lima kali lebih banyak? Sang direktur berkata, ” Perbedaan antara Harry dengan kalian adalah Harry BERPIKIR lima kali lebih besar.” Peristiwa di atas adalah pengalaman David J. Schwartz yg ia tuangkan dalam bukunya, The Magic of Thinking Big.

Anda pasti mengenal paling tidak satu-dua orang kawan atau kerabat Anda yg mirip dengan Harry. Meski penampilannya sederhana namun karirnya sukses besar. Pergaulan luas, tidak sulit baginya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. PAndai bicara , menarik orang dengan pesona dan kata-kata. Kita menyebut mereka sebagai golongan Ekstrovert. Kita sering iri melihat mereka. Atau lebih tepatnya, kita ingin menjadi seperti mereka. Kita semua ingin berpikir besar seperti Harry. Jika Anda menyadari diri Anda terperangkap dalam kotak introvert dan kesusahan menuju dunia eksrovert, jangan berkecil hati. Percayalah, hal itu bisa kita pelajari.

PERMASALAHAN DENGAN INTROVERT

Tips sukses Introvert
secara umum ekstrovert diartikan sebagai sikap terbuka terhadap lingkungan dan pergaulan sekitar. Orang-orang ekstrovert dicontohkan sebagai orang-orang yg ramah, pAndai menarik simpati dan disukai banyak orang. Sedangkan introvert adalah kebalikannya, yakni sikap menutup diri pada lingkungan dan pergaulan. Orang-orang jenis ini cenderung pemalu, memiliki sedikit teman & tidak memiliki kecakapan dalam berkomunikasi.

Memang benar jika kita ingin sukses, kita harus bersikap lebih terbuka. Kita tidak ingin lagi nervous dan malu saat berhadapan dengan orang-orang baru. kita ingin lebih berani. Namun, akar introvert telah menancap kuat ke dalam pikiran dan perasaan kita. Inilah yg membuat kita sering terjebak ke dalam sikap menutup diri, pemalu lalu berakibat pada “mandeknya” produktivitas kerja. Hal ini tentunya amat merugikan. Terutama bagi Anda yg dituntut untuk terus aktif. Mereka yg menutup diri, suka menyendiri, dan tidak pAndai bergaul cenderung sulit untuk mencapai posisi top-level. Pada umumnya mereka yang termasuk tokoh masyarakat , public figure atau orang-orang terkenal tidak memiliki sikap seperti ini.

Sikap introvert berlebihan dapat berujung pada mental block. Mental block adalah penjara pikiran yg menghambat kita meraih tujuan, impian dan cita-cita. Beberapa penyebab mental block ini antara lain; citra diri yg buruk, pengalaman yg tidak menyenagkan dan lingkungan yg kurang mendukung. Jika Anda sering mengalami gejala seperti suka mengeluh tentang pekerjaan, takut mengambil resiko, dan sering terjadi konflik batin, Anda patut curiga borgol mental block telah mengunci aliran pikiran dan perasaan Anda.

Perbedaan paling mencolok antara si introvert dan si ekstrovert adalah saat mereka dihadapkan pada masalah. Ketika badai stres menghajar, si introvert tampak bingung, panik dan frustrasi. sedangkan si ekstrovert cenderung lebih tenang , fokus dan mencurahkan pikiran untuk mencari solusi. Fatalnya bagi si introvert, ketidakmampuannya mengelola stress lambat laun dapat berujung pada penurunan daya tahan tubuh dan munculnya penyakit-penyakit kronis. Sudah jadi rahasia umum jika penyakit seperti kanker dan stroke menyerang tubuh seseorang diakibatkan dari rendahnya pengendalian diri orang itu terhadap stres.

Tembok pembatas utama yg sering merintangi para introvert untuk bergerak maju adalah RASA TAKUT. Takut menyampaikan pendapat, takut gagal, takut ditolak, takut dianggap remeh, dsb. Rasa takut mampu menghancurkan semua rencana dan harapan.

Menambah hasrat dan emosi pada tujuan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan meluluhkan rasa takut Anda. Pertama-tama pikirkanlah tentang keuntungan yg bakal Anda dapatkan jika Anda berhasil mencapai tujuan Anda? Coba tanyakan pada diri sendiri ” apakah manfaat yg Aku dapatkan nanti?” atau” hasil-hasil positif apa yg akan kuperoleh jika aku melakukannya?.” Jika perlu,buka kembali kenangan Anda tentang moment dimana Anda berhasil meraih tujuan. Putar kembali memori Anda. Pikirkan betapa menyenangkannya saat-saat itu. lalu kembalilah ke masa kini. Bayangkan akan sangat menyenangkan jika Anda dapat mengulang kembali momen-momen itu. Di sinilah proses penambahan hasrat dan emosi berlangsung. Semakin Anda meningkatkannya, semakin Anda memperkecil rasa takut.

Hal penting berikutnya yg harus Anda lakukan adalah BERTINDAK. Tidak ada gunanya Anda memupuk banyak hasrat dan emosi namun tidak pernah sekalipun mengambil langkah tindakan. Tindakan mampu sepenuhnya mematahkan rasa takut dan di saat bersamaan menambah intensitas kepercayaan diri. Hal ini penting sebagai langkah nyata Anda untuk keluar dari zona introvert. Mulailah melakukan hal-hal sederhana, misalnya menyapa dan berbicara dengan orang -orang baru, memberi saran dan masukan positif pada partner kerja.

Meski hasrat dan emosi adalah pijakan dasar yg penting, pada akhirnya TINDAKAN-lah yg menentukan. Semakin Anda mengasah keberanian untuk bertindak terhadap hal-hal kecil, lambat laun Anda akan belajar mengambil tindakan terhadap hal-hal besar. Kegiatan ini makin mendekatkan Anda ke arah cara “berpikir besar” seperti yg dimiliki Harry.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2012


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *