Informasi dan Tips – informasitips.com

Tips Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Mencuci Baju

informasitips.com – Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, kegiatan mencuci baju bukanlah suatu hal yang berat lagi. Berkat adanya mesin cuci, urusan cuci mencuci baju jadi terasa lebih ringan dan mudah. Meskipun begitu, bukan berarti kita bisa mengerjakannya sembarangan dan seadanya saja. Ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan dalam mencuci baju agar didapat hasil cucian yang benar-benar bersih dan warnanya tidak cepat pudar. Apa saja tipsnya?

  1. Pilah-pilihlah pakaian yang kotor dan pisahkan ke dalam 4 keranjang berbeda. Masing-masing untuk baju yang berwarna putih, berwarna terang, berwarna gelap, dan baju yang berbahan lembut, seperti pakaian dalam, handuk, kaus kaki, serta bahan rajutan.
  2. Jangan biarkan pakaian kotor terlalu lama menumpuk di keranjang. Akan lebih baik lagi, bila keranjang yang berisi pakaian kotor selalu tertutup agar tidak dimasuki serangga atau hewan-hewan kecil lainnya.
  3. Balik semua baju dan celana yang hendak dicuci. Tujuannya agar permukaan baju dan celana yang dicuci tidak cepat rusak atau memudar warnanya.
  4. Untuk pakaian yang ada label khusus “Dry Clean Only” artinya pakaian tersebut harus dicuci tanpa air. Sebaiknya tidak dicuci sendiri, tapi gunakan layanan Lundry dry clean untuk mencucinya.
  5. Bila ada noda pada pakaian, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu sebelum mencucinya bersama pakaian lain agar noda tersebut tidak ikut menempel di pakaian lain.
  6. Lokasi terbaik untuk mencuci baju adalah yang mempunya ventilasi baik dan berada pada titik yang mudah untuk mengalirkan air bekas cucian.
  7. Periksa lubang pembuangan air secara berkala, pastikan tidak ada sumbatan di lubang pembuangan air tersebut.
  8. Bila ingin mencuci dengan tangan, sebaiknya ruangan (area) mencuci baju tidaklah terlalu sempit agar proses pencucian baju benar-benar maksimal.
  9. Sesuaikan jumlah dan berat pakaian yang hendak dicuci dengan kemampuan kapasitas mesin cuci yang digunakan. Penggunaan yang tidak sesuai kapasitas akan membuat mesin cuci cepat rusak dan pakaian tidak tercuci dengan sempurna.

    wash-your-cloth

  10. Jika pakaian tidak terlalu banyak, tak ada salahnya mencuci dengan menggunakan tangan sendiri agar baju yang dicuci benar-benar bersih.
  11. Gunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan. Bila kebanyakan, otomatis penggunaan air akan jauh lebih banyak lagi untuk meluruhkan busanya. Jika terlalu sedikit, pakaian jadi kurang bersih setelah dicuci.
  12. Pilih deterjen dengan daya bersih efektif. Ada baiknya menggunakan deterjen yang memang diperuntukkan khusus untuk penggunaan bersama mesin cuci.
  13. Untuk hasil maksimal, gunakan deterjen cair saat mencuci dengan air dingin. Beberapa jenis deterjen bubuk ternyata sulit larut dalam air, sehingga akan meninggalkan bekas pada pakaian yang sudah dicuci, terutama pakaian yang berwarna gelap.
  14. Cucilah kain dan sprei dengan rutin. Sprei dan kain bisa menjadi sarang debu dan tungau yang bisa menimbulkan gatal-gatal dan alergi, makanya harus rajin dicuci
  15. Tambahkan sedikit baking soda pada air yang akan digunakan untuk mencuci. Diamkan selama kira-kira 10 menit, lalu masukkan pakaian. Baking soda akan menjadikan air lebih lembut, sehingga lebih aman bagi pakaian. Selain itu, baking soda juga berfungsi menghilangkan berbagai aroma tak sedap yang menempel pada pakaian, sehingga kotoran lebih mudah lepas
  16. Saat merendam pakaian, sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama. Cukup rendam maksimal 15-25 menit agar tidak menimbulkan bau yang kurang sedap. Terlalu lama merendam akan menimbulkan bau yang tidak sedap, dan bau tersebut akan ikut menempel di pakaian.
  17. Saat merendam pakaian, pisahkan pakaian yang sekiranya bisa luntur dengan jenis pakaian lainnya, terutama dengan pakaian yang berwarna putih.
  18. Hindari penggunaan pemutih pada pakaian berwarna. Pemutih hanya digunakan untuk pakaian yang berwarna putih saja.
  19. Perhatikan kadar pemutih yang digunakan. Bila terlalu banyak, justru dapat meninggalakan noda kekuningan pada pakaian, dan membuat bahan pakaian jadi rusak.
  20. Gunakan pelembut pakaian sekali saja, tak perlu dipakai setiap kali mencuci. Dalam setiap produk pelembut pakaian terkandung zat klorin yang berbahaya bagi paru-paru dan saluran pernapasan kita. Setelah dicuci, keringkan pakaian di tempat terbuka agar larutan klorin dan zat kimia berbahaya lainnya yang mungkin saja terkandung pada pelembut, pewangi, dan deterjen bisa menguap.
  21. Pisahkan pakaian yang akan dikeringkan di mesin berdasarkan jenis kainnya. Jangan mencampur baju berbahan tebal dengan pakaian dalam, misalnya.
  22. Masukkan satu per satu pakaian yang akan dikeringkan ke tabung pengering di mesin cuci. Pastikan tak ada pakaian yang terlilit, agar kain tidak rusak.
  23. Keringkan pakaian sampai kondisi “lembab” saja, bukan kondisi benar-benar kering. Hal ini penting sekali untuk mengurangi tekanan pada pakaian saat proses pengeringan berlangsung, agar pakaian tidak cepat rusak.
  24. Pakaian yang sudah dikeringkan dalam kondisi lembab tersebut dikeringkan secara alami dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Untuk pakaian berwarna, sebaiknya dijemur dalam kondisi terbalik agar warnanya tidak cepat pudar karena terkena sinar matahari.


loading...
Bagikan artikel:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOLLOW INFORMASITIPS

ARTIKEL PILIHAN

NEWSLETTER

Dapatkan Informasi dan Tips terbaru langsung ke Email Anda. Masukkan alamat Email Anda di bawah ini, kemudian klik langganan: